Impossible Love Epilog ‘Happiness’

Love-Poem-by-Sachi-joseph

Judul         : Impossible Love Epilog ‘Happiness’

Author      : HyukgumSmile

Genre        : romance, drabble

Rating       : PG-17

Main Cast  : Cho Kyu Hyun, Park Ji Yeon

Disclaimer : lets describe it, something what you call happiness

 

-The Begining-

‘Happiness is another word of workhard’

Aku masih disini. Duduk pada salah satu kursi meja makan apartemen. Sunyi. Sepi. Tak ada suara lain kecuali dentingan alat dapur dari arah depan.

Aku tersenyum. Senyuman yang sulit untuk kudeskripsikan dengan kata mengapa. Mengapa? Mengapa aku harus tersenyum?

But  short and simple reason. Im happy.

Dia. Masih berdiri disana. Menggerakkan tubuhnya untuk berlalu lalang entah mencari apa yang mungkin tertinggal untuk masakannya. Dia disana, berdiri telaten didepan tungku penggorengan, memasakkan sesuatu.

Untukku tentu.

Tapi bukan itu. Bukan hanya itu yang membuatku tersenyum. Ada banyak alasan yang tidak dapat kujelaskan secara harfiah pada semua orang jika aku benar-benar bahagia. Memilikinya sebagai sesuatu yang paling berarti.

Park Ji Yeon.

 

__

Everybody wants happiness nobody wants pain

But you cant have a rainbow without a little rain

Aku masih memperhatikannya. Jemari lentik yang memegangi pisau. Mengiris pelan entah apa yang ada ditangannya. Ia tersenyum. Meskipun dalam ketidak tau-an ku mengenai apa. Satu hal yang ku tau pasti, dia bahagia. Dan itu, adalah sumber kebahagiaanku.

Kau tau rasanya bahagia? Ya seperti ini.

Setelah hampir tujuh tahun tak pernah saling merasa bebas. Kami saling mencintai, namun tak ada yang mengerti. Semua berbicara seolah kami adalah manusia paling berdosa. Tapi tak pernahkah mereka mengerti jika cinta yang tuhan berikanlah yang menyababkan kami seperti ini?

Tujuh tahun.

Penuh air mata dan emosi. Aku melindunginya dan dia merawatku dengan baik. Lalu entah apa yang terjadi hingga ia memutuskan untuk pergi dan tak memilih untuk egois.

Aku mengerti, dari sekian banyak cinta yang kami miliki, dunia masih lebih luas untuk menentang kami. Membuat pertahanan betis agar kami tak bersatu. Menohok kehidupan kami dengan berbagai masalah berat yang melelahkan.

Tapi toh, pada akhirnya kami bertahan. Tetap saling mencintai meski sekali lagi, dunia menentang.

Aku masih menatapnya. Yeoja tak terlalu tinggi dengan kulit pucat pasi itu masih sibuk disana. Sesekali menangkap basah mataku yang tak pernah lepas dari dirinya. Ia tersenyum. Senyuman yang begitu menghangatkan dadaku. Senyuman yang tak pernah berhenti menyebabkan gemuruh besar dalam jantungku. Senyuman penuh cinta. Dan senyuman itu milikku.

That feeling you get when you see her smile and you find out that you’re the reason behind her smile.

 

__

“sebentar lagi”

Suara lembut itu menyapa pendengaranku. Menusuk gendang telingaku halus. Mengantarkan sebuah impuls agar aku menarik bibir. Melengkungkan sebuah senyuman dan mengangguk dalam diam.

Tak ada yang lebih membahagiakan daripada melihatnya berusaha untuk membuatku bahagia.

Dia memasak. Untukku. Disana. Dengan bibir pucat pasi setelah memuntahkan isi perutnya yang terasa seperti diaduk. Kebiasaan paginya saat ini, Morning sick.

 

 

__

Aku tak berhenti memperhatikannya. Wanitaku yang berdiri tenang didepan penggorengan dengan sebuah aproan menutupi kemeja cream kebesaran milikku.

Satu lagi kebiasaan barunya. Mencuri kemeja kerjaku dan menggunakannya sebagai baju rumahan dengan sebuah hotpants yang juga tertutup ujung kemeja. Dia pendek. Tak lebih dari 160 cm. Dan kemejaku telah menutupi tubuhnya hingga lutut.

Lucu. Tak ada yang terlihat salah disana. Yang ada hanyalah wanita yang terlihat konyol karena memasak tanpa celana. Maksudku, celana yang tertutup.

Dia sibuk. Menggulung lengan kemeja yang kembali turun karena terlalu longgar. Mengusik acara memasaknya dan membuatnya sesekali mengumpat dengan bibir yang mengerucut. Membuatku ingin sekali berdiri dan berlari cepat lalu melumatnya habis-habisan. Dia, sangat menggemaskan.

Wajah bangun tidur itu.. masih alami. Tanpa memakai lapisan apapun, ia justru terlihat sangat cantik. Wajah pucat dengan hidung yang sedikit berminyak dan kedua pipi yang terlihat semakin menggembung. Dia.. terlalu sempurna. Bahkan sebelum dipoles sekalipun.

 

 

__

You fill my heart with love and my world with happiness

Dia berdiri. Dengan sebuah kuncir kuda berantakan yang lucu. Menggulung rambutnya keatas lalu mengikatnya membentuk bulatan kecil. Menyisakan rambut-rambut halus yang tak terbawa kuncirannya.

Memperlihatkan leher putih jenjang yang terekspos dan jelas membuatku sesak nafas. Ia, tak pernah tak membuatku menginginkannya. Dengan segala tingkah kekanakan miliknya, dia membuatku selalu merasa jika aku tak dapat hidup tanpanya.

Well, ini pagi pertama kami. Dan memperhatikannya seperti ini akan kujadikan sebuah kebiasaan yang tak pernah membosankan.

Aku tersenyum. Menatapnya semakin antusias. Dia berdiri dengan tubuh melengkung menghindari minyak gorengan yang terlihat melambung kearahnya.

Dia cantik. Untuk ukuran seorang wanita pucat yang memasak dengan perut yang sedikit membuncit.

Ah, itu juga adalah sumber kebahagiaan terbesarku. Jika kalian ingin tau.

Dia,, hamil. Mengandung anakku dalam tubuhnya. Menjaga satu nyawa atas benihku dalam dirinya. Dia, adalah calon ibu dari anak-anakku. Membiarkanku untuk menitipkan satu hal yang nantinya akan sama sepertiku. Aku yang junior.

Aku terkikik pelan. Wanita itu, adalah malaikatku. Bidadari yang diturunkan tuhan untuk melengkapi hidupku yang tak sempurna. Tak juga akan sempurna karena kehadirannya. Namun setidaknya aku mampu merasakan jika semua ini telah lebih dari cukup bagiku.

Dia, dan malaikat kecil dalam tubuhnya. Dua malaikat yang tuhan titipkan untuk kujaga. Kurawat dengan baik dan kubahagiakan. Tuhan begitu baik telah memberikanku dua malaikat penyempurna kehidupanku.

Hidupku, sempurna. Sesempurna apapun diluar ekspetasi banyak mata yang tak pernah merasa bahagia karena terlalu memikirkan kehidupan kami. Mungkin mereka,, hanya tak mampu menjadi sepertiku yang telah merasa cukup. Cukup dengan dua malaikat yang membahagiakanku di apartemen kecil kami.

Dimana nantinya akan ada suara tangisan yang memekakkan telinga. Akan ada seorang yang memiliki jemari kecil merengek memaksaku untuk bermain bersamanya. Dimana nanti aku akan memeluk wanita itu hangat sebelum tidur. Bahkan mungkin menikmati malam panjang bersamanya.

Intinya, segala kebahagiaanku hanya berujung padanya dan malaikat kecil didalam sana.

Sederhana saja.

Sesederhana aku menghargai segala pemberian tuhan yang luar biasa ini. Sesederhana aku yang mencintainya dengan segala kekurangan dalam dirinya. Dan sesederhana dia yang menatapku dengan cintanya. Menerimaku dengan segala kekurangan yang kupunya dan berusaha membahagiakanku meskipun keberadaannya saja sudah cukup untuk mengisi setiap sudut ruang bahagia dalam hidupku.

Dia, Park Ji yeon.

Kunci sederhana dari seluruh kebahagiaanku.

 

You are the cause of my happiness.

The only person who can make me happy in this world is you

love is when you sit beside someone doing nothing yet you fell perfectly happy.

Love is when the other person’s happiness is more important than your own

Love is just you

Love is Park Ji Yeon

 

 

-epilog-

When life gives you a hundred reasons to cry, show life that you have a thousand reasons to smile.

Being happy doenst mean that everything is perfect,it means you’ve decided to look beyond the imperfections

Coz if you’re happy, happiness will come to you.

Thanks god, for an extraordinary happiness in my life.

 

“Park Ji Yeon, you’re my everything”

 

-FIN-

With love, Park ji yeon.

10 thoughts on “Impossible Love Epilog ‘Happiness’

  1. ai-sparkyu says:

    Akhirnya mereka berakhir bahagia setelah perjuangan panjang yg sudah mereka lalui..
    Tidak ada yg sia” di dunia ini..
    Dan kebahagiaan mereka saat ini adalah buah dari segala perjuangan dan kesabaran mereka utk ttp mempertahankan cinta.. :’)

  2. elfexotic says:

    aku suka ff ini🙂
    suka gimana kyuhyun begitu memuja Ji Yeon ..

  3. aaaahhhh..
    kata2 yg km pke dq, bikin merinding..
    feelnya berasaaa bgt, gmna perasaan kyu yg syg, cinta dan ngejaga ji yeon itu bener2,..
    aaahh gatau lg ngomen apa akunya..
    dan aku selalu suka akhir yg bahagia..🙂

  4. vita says:

    Perjuangan cinta yg tak sia-sia, akhir nya mereka bahagia. Happiness

  5. Sapphire says:

    Wah kenapa kata2nya bikin senyum2 sendiri

  6. tata says:

    aaaaa
    ji n kyu romantis banget ya
    seneng akhirnya mereka bisa bersatu
    tapi, ini emang agak tabu sih, brother complex kek gini kan banyak yang nentang

    i hope their happy always

  7. al says:

    Akhirnya…..kyu-jiyeon bisa bernafas lega,,,,berharap ada sequel lagi…:D

  8. Hai,, Public
    kami dari Poster Channel menerima request poster segala cast n genre..
    Kami juga membuka lowongan utk designer poster & staff.. Ikuti persyaratan2 mudah yg kami tentukan..
    Let’s join with us
    https://posterfanfictiondesign.wordpress.com/join-us-open/
    Sorry for spamming

  9. ceritany bgus dh. walaupun blm bca- nyengir, entar aku bca satu-satu . keke

  10. auliatarzia says:

    maaf sebelumnya belum bisa komen di beberapa ff series ini . tapi ini keren ko , konfik situasi penjabaran sama bahasanya bener2 selaras . salut sama author🙂
    semangat terus nulisnya🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s