Fabulously Castle part 18

FC

Judul         : Fabulously Castle 18

Author      : HyukgumSmile

Genre        : romance, friendship

Rating       : PG-17

Main Cast  : Cho kyu hyun, Lee hyuk jae, Lee donghae, Choi siwon

 

 

‘tidakkah kau sadar jika itu pertanda bahwa kau masih mencintaiku?’

Kyu hyun terus terpakur dalam renungannya. Pertemuan sengitnya bersama jessica tempo hari sedikit banyak membuat masalah dalam hidupnya bertambah.

Kyu hyun menggeram kesal. Dugaannya memang tak pernah salah. Jessica menemukan banyak fakta baru yang bisa ia jadikan pancingan agar kyu hyun tak berkutik. Sejauh ini, meski tak pernah kalah dalam mendebat siapapun, setidaknya kyu hyun belum pernah terpaku pada ucapan seseorang.

Dan siang itu, ia melakukannya. Tepat ketika jessica berkata..

‘aku tau kau bertemu eommamu di jeju’

Kyu hyun tersentak. Tiba-tiba saja seluruh bulu halus yang tumbuh pada bagian tengkuknya meremang. Ia tak terbiasa dengan kata-kata seperti itu. tidak semenjak bertahun tahun lalu.

Bunyi telefon menggema. Kyu hyun meliriknya sebentar lalu menutup mata untuk berfikir lebih jernih. Jemarinya diam, tak melakukan apapun hingga bunyi yang ketiga akhirnya kembali menggema.

“ya?” jawabnya tak perduli.

“maaf tuan, shin je young__”

BLAM

Bunyi pertanda jika hubungan terputus tiba-tiba menyeruak. Kyu hyun menghempas kabel kecil yang menghubungkan dirinya dengan beberapa pesawat telepon lainnya didalam kantor dengan kasar.

Tak berapa lama terdengar bunyi gebrakan kuat, dan pesawat telpon terurai menjadi potongan kecil disudut ruangan.

Sial! Kemana yeoja itu?! batinnya.

Kyu hyun sadar ada yang salah dengannya semenjak hari itu. sungguh, ia lupa jika pada kenyataannya shin je young memang hanya kekasih virtual-nya. Yeoja itu tak lebih dari penutup dan pelengkap sandiwara dirinya untuk menjauhi jessica.

Tapi kyu hyun tak pernah benar-benar tau alasan lain yang ia gunakan untuk tetap bertahan sementara logikanya, ia bisa melakukan apapun untuk menjauhi jessica. Apapun, kecuali memainkan peran bodoh ini bersama je young.

Kyu hyun bodoh. jelas itu tak dapat ia pungkiri. Menikmati peran memanggil je young dengan panggilan kekasih entah mengapa membuatnya merasa lebih menikmati hidup. Bodoh bukan?

Entah sejak kapan, yang jelas sepulangnya mereka dari jeju, kyu hyun tak pernah berniat membahas apapun tentang perjanjian itu bersama je young. Baginya, terus melanjutkan sandiwara konyol ini adalah jalan terbaik. Meski ia tak tau sampai kapan harus terus berfikir seperti itu.

Shin je young gadis yang baik. Kyu hyun tak perlu membeberkannya pada setiap orang. Senyum ramah milik yeoja itu bahkan menjelaskan segalanya.

Dan kyu hyun,, tertarik. Hanya sebatas itu saja.

Meski berkali-kali menolak untuk percaya, nyatanya, seusai ciuman mereka beberapa hari yang lalu, kyu hyun merasa jika ia tak akan pernah bisa menghindari tantangan perasaannya untuk lebih mendekati je young.

Bodoh!

Setelah jeju, ciuman dan pesta mewah itu, kyu hyun tak menampik keberadaan je young yang ia tau, siang itu berada didepan pintu ruangannya.

Kyu hyun menggeram berkali-kali. Baru menyadari jika keputusannya untuk membiarkan je young terus mendengarkan pembicaraan mereka bukanlah keputusan yang tepat. Ini salah. Karena pada awalnya ia hanya berniat mempertontonkan betapa begitu banyak wanita yang mengejarnya.

Hanya sebatas itu saja.

Tapi nyatanya kyu hyun tercengang hebat.

Kyu hyun bermain, dan ia kalah dalam permainannya sendiri.

 

 

__

Hyuk jae menggeram. Meneguk segelas lagi vodka lalu memejamkan matanya erat. Bibirnya terbuka. Dan belaian wanita jalang disampingnya tak terlalu ia perdulikan.

Ia di arcade.

Milik donghae.

Hyuk jae memutuskan untuk menghabiskan waktu yang ia punya untuk merenung. Meski ia tetap bisa bersenang-senang dengan banyak wanita.

Hyuk jae kembali menenggak minuman beralkohol tinggi itu untuk yang kesekian kalinya. Mencoba untuk melupakan segala hal yang belakangan ini terasa mulai menghimpit benaknya.

“ini sudah yang ketujuh. Berhentilah”

Hyuk jae menurunkan tangannya lalu menghalau tangan lainnya dengan sopan. “berhenti mencemaskanku, junsu”

Hyuk jae memang berhenti. Tak melanjutkan tenggakannya yang kesekian setelah junsu berhasil merubah seleranya. Ia menjadi tak lagi berselera. Dengan vodka, ataupun wanita.

“aku tak pernah mencemaskanmu. Aku hanya ingin tak ada keributan ditempat ini, malam ini”

Hyuk jae melirik namja itu kesal. Sial! Seharusnya ia memilih ruang VVIP jika tau junsu akan terus mengusiknya seperti ini.

Hyuk jae menggeram gusar. Menyurukkan kepalanya dalam lipatan langan dan kembali menggeram. Ada besi besar yang saat ini menghimpit belakang kepalanya. Selain karena vodka, alasan lainnya tentu saja..

“satu minggu lagi?”

Hyuk jae belum menyahut. Kepalanya masih menunduk dan keheningan tercipta. “brengsek, seharusnya bulan-bulan seperti ini tak pernah ada” umpatnya.

“tahun lalu kudengar kau pergi ke amerika”

Hyuk jae tetap tak mengangkat kepala. Yang jelas, ia tetap akan mendengarkan junsu berbicara selama pengaruh alkohol itu belum benar-benar mengaliri peredaran darahnya.

“mengapa tak pergi saja tahun ini?”

Junsu menatap hyuk jae ragu. Tangannya masih sibuk memberikan minuman pesanan beberapa orang sebelum akhirnya menyerahkan tugasnya pada karyawan lain.

“atau kau bisa terbang menuju paris. Atau kemanapun. Kurasa itu bukanlah hal yang mustahil bagimu mengingat setiap tahun kau memang selalu seperti itu”

Hyuk jae tersenyum tipis. “its a bulshit”

Keheningan tercipta. Hyuk jae mengangkat tubuhnya lemas lalu menatap junsu juga dalam kelemahan yang sebenarnya “disana, aku akan tetap seperti ini. Jadi, lebih baik memang tak perlu pergi kemanapun” tandasnya menutup malam di arcade.

 

 

__

“aku ingin pulang..”

Je young terhenti ketika jemari donghae mencekalnya. Namja itu mendesah malas lalu kembali menarik je young untuk duduk.

“sial, berurusan dengan dua bocah keras kepala seperti kalian benar-benar merepotkan” gumamnya congak. Donghae menahan pergelangan tangan je young. Semetara yeoja itu sendiri menatap donghae dengan tatapan matanya yang tajam.

Seharusnya, je young tak usah datang saja ketika donghae menghubunginya sore itu. lelaki yang penuh sifat angkuh ini nyatanya hanya terdiam dan beberapa kali menatap je young dengan tatapan yang ia sendiri tak mengerti.

Je young tentu tak menyukai hal semacam itu. Baginya, donghae akan terlihat semakin brengsek jika ia terus melakukannya pada je young.

Yeoja itu akhirnya mendengus malas lalu menatap donghae meminta penjelasan. “apa maumu?!” tanyanya geram.

Donghae bereaksi dengan melonggarkan cengkraman tangannya “kau marah padanya?”

Je young memalingkan wajah “padanya? Siapa?” lalu ia mendengar donghae mendengus kasar. Cih, dasar pria brengsek. Maki je young dalam hati.

“jangan pura-pura tidak mengerti. Kau tau hanya dia yang berada diantara kita”

Je young bergumam kecil. Meskipun benar, penghubung antara dirinya dan donghae tentu hanyalah kyu hyun. jadi seharusnya ia tak perlu bertanya ‘siapa’ karena tak ada topik lain selain kyu hyun diantara mereka.

“tidak. Aku tidak marah”

“lalu? Kau sakit hati? Cemburu?”

Je young menatap donghae penasaran. Apa? sakit hati? Cemburu? Kenapa harus? “tidak” jawabnya membantah.

Je young sadar ketika donghae bergerak mengunci ruang pribadi itu lalu menaruh kuncinya pada saku jins yang ia gunakan. “kita perlu berbicara serius”

Je young terus memperhatikan donghae yang mulai terlihat ragu. Sebenarnya, apa yang terjadi? Apa yang harus donghae katakan dengan tema ‘serius’ miliknya? Dan apa yang serius diantara mereka?

“kyu hyun menyukaimu”

“aku tau a—APA?!”

Je young terbelalak tak percaya. Kenyataan itu, entah mengapa membuatnya hampir kehilangan nafas, kehilangan jantung bahkan nyawanya sendiri. Donghae tak merespon tindakan berlebihan je young. Ia hanya kembali duduk dan menatap je young penuh selidik.

“dan aku rasa kau juga begitu”

“ha! Ini lucu. Kau memang konyol sekali donghae-ssi!!” potong je young cepat.

Donghae tersenyum miris. Shin je young ini terlalu bodoh atau idiot? Jika ia tak menyadari perasaan kyu hyun, mungkin itu suatu hal yang wajar. Karena kyu hyun sendiri tak akan tau perasaannya. Namja itu tidak peka dan seringkali tak mau tau.

Hanya donghae, siwon dan hyuk jae lah yang mengerti sifat kyu hyun yang seperti apa yang harus mereka waspadai sebagai hal-hal asing.

Tapi, bagaimana je young tak tau mengenai perasaannya sendiri?

“aku melihatmu siang itu__”

“kau bahkan mengolokku. Kau pikir itu lucu? Aku disana sejak awal, tentu aku sudah mendengar semuanya. Puas?!” potong je young.

“itu bukan olokan” donghae memajukan diri dan menopang dagu dengan tangannya “aku hanya bertanya, apa kau sudah mendengar semuanya?”

Je young kembali mengingat kejadian sore itu. ada banyak hal yang ia benci, salah satunya adalah rasa sakit yang selalu timbul dari dalam hatinya.

“lalu, jika memang aku sudah mengetahui segalanya, kau mau apa?!”

Donghae mengedikkan bahunya malas “tidak banyak, sebenarnya. Aku hanya ingin kau tau beberapa hal” Je young melengkungkan sebelah alisnya tak mengerti. Mengetahui beberapa hal? Yang seperti apa?

“ah,, tidak tidak. Aku akan menjelaskan banyak hal padamu, shin je young” je young mendelik, mendesis ragu. Dasar lelaki plin plan. “tapi setelah kau jujur akan perasaanmu, pada kyu hyun”

Je young terbelalak kaget. Perasaan? Perasaan yang semacam apa? dan mengapa pembicaraan ini harus terjadi setelah pengakuan perasaannya?

“kau menyukainya?”

Je young tersentak. Ia menyukai kyu hyun? Ha! Je young bahkan tak mengerti perasaannya sendiri. Ia dan kyu hyun dipertemukan dengan cara yang rumit. Kebenciannya terhadap namja tak bermoral itu terlalu menggunung, dulu.

Walaupun harus je young akui jika perlahan rasa yang seperti itu tak lagi ada dalam benaknya, tapi ia juga tak bisa begitu saja mengatakan jika ia menyukai kyu hyun. setidaknya, harus ada beberapa hal yang membuatnya yakin jika perasaannya__

“kau tak marah dia menciummu saat itu?”

Je young terkejut bukan main. “b—bagaimana kau bisa tau?” tanyanya tak sabar.

Donghae tersenyum. Ia menyandarkan diri lalu menatap je young penuh rasa kuasa “aneh, aku juga tak tau mengapa aku harus selalu ada setiap kali kalian mencoba untuk mengerti perasaan masing-masing”

Mengerti perasaan masing-masing? Sebenarnya apa yang ingin donghae katakan padanya?

“aku ada didepan pintu pagi itu, pagi saat kyu hyun mencium pipimu, saat ia tersenyum usai menciummu. Saat kau melewatiku tanpa menoleh, saat kau__”

“kau membuntutiku?!”

Donghae berdiri dan menjatuhkan genggaman tangannya pada kening je young “untuk apa? yang benar saja!” gumamnya kesal.

Je young mengusap keningnya cepat. lalu ia berkerut tak mengerti. Sejak kapan donghae membiasakan diri seperti ini dengannya? Aneh, ia bahkan baru pertama kali berbicara langsung pada namja ini.

“intinya, kau harus tau banyak hal jika kau menyukainya”

“aku tidak menyukainya!” Donghae tak lagi terlihat perduli. Ia seperti sedang mempersiapkan diri untuk membicarakan banyak hal kemudian berdehem sekali.

“shin je young, aku hanya akan membicarakan ini padamu”

Je young hampir merinding ketika rauh wajah donghae tiba-tiba berubah menjadi lebih serius. Je young merasa ada yang salah. Mengapa secepat ini donghae memutuskan untuk bercerita padanya?

“tunggu! Tunggu! Kau benar-benar berfikir jika aku menyukainya?” Donghae mengangguk. “tidak. Sungguh! Kau harus lebih mempertajam instingmu jika akan menuduh orang sepertiku”

Je young berdiri menghentak meja. Ia pun tak tau alasan macam apa yang ia gunakan untuk terlihat lebih garang didepan donghae. Yang jelas ia tak ingin, atau mungkin belum ingin tau banyak hal tentang kyu hyun. tidak setelah sakit hati yang namja itu ciptakan.

Je young berjalan mendekati pintu, lalu langkahnya terhenti.

“kyu hyun sangat mencintainya, jung jessica”

Je young merasakannya! Ada yang meremas perasaannya saat ini. dan ia benci jika harus terus berada didalam ruangan itu, mendengar kenyataan yang lebih pahit lagi dan ambruk. Je young menggedor-gedor pintu ruangan ketika ia sadar jika donghae menguncinya tadi.

“kyu hyun dan jessica saling mencintai. Mereka sudah saling mengenal semenjak sekolah menengah dan kyu hyun tak pernah berhenti mencintainya semenjak saat itu.” donghae menatap je young yang berdiri mematung didepan pintu.

“kyu hyun melindunginya, menatapnya dengan binar mata yang terang, mengaguminya, dan itu semua terjadi karena jessica adalah cinta pertamanya”

Je young terpukul hebat. Jadi yeoja itu..

“dan kemudian dunia menjadi lebih buruk ketika jessica meninggalkannya. Pergi menjauh dan menikah dengan lelaki lain”

Je young mematung semakin kuat. tubuhnya membeku. Mendengar kenyataan itu memang bukan yang pertama untuknya. Kyu hyun pernah bercerita, meski tak sedetail ini.

“kau akan menemukan cerita yang sama jika kau menyukai lee hyuk jae. tapi ini berbeda ketika jessica berkata jika sejak awal, ia tak pernah mencintai kyu hyun”

Donghae membasahi bibirnya cepat. sungguh ia tak tau harus mempercayai yeoja mana lagi selain je young “dan kedua pria brengsek itu berhenti menghormati wanita semenjak mereka hancur”

Donghae bergerak, melangkah ketika je young belum juga bereaksi “kau tau, kau satu-satunya wanita yang masih utuh setelah bersamanya selama berbulan-bulan” je young mengerjap “kau juga harus tau, kyu hyun tak pernah mencium yeoja manapun menggunakan perasaannya. Ia tak pernah menginginkan yeoja manapun. Tapi kau..”

Donghae berhenti, menghela nafasnya lega “dia menyukaimu. Dan meski kau menolak untuk mengakui hal yang sama, aku tetap bersikeras dengan pendapatku”

Namja itu menepuk bahu je young lembut “sebagai sahabatnya, wanita sepertimu sungguh harapan besar bagiku. Galilah perasaanmu, dan kau akan menemukan namanya ditempat yang paling dalam. Kumohon, bantu dia untuk kembali hidup, seperti cho kyu hyun yang dulu selalu bertingkah seperti saat bersamamu saat ini”

Je young tetap belum mampu berfikir. Ini terlalu berat untuknya. Bagaimana mungkin donghae menceritakan semua ini padanya dalam sekali jalan? Ia masih terpukul, atau mungkin penasaran dengan ribuan pertanyaan yang berkeliling didalam otaknya.

“dan lagipula, shin je young.. perayaan ulang tahun eommamu itu sungguh mengejutkan. Aku, hyukjae dan siwon baru menyadari jika bocah itu tengah merindukan eommanya”

 

 

__

“iya iya sebentar!!”

Eun na berjalan cepat menuruni tangga. Langkahnya menjadi lebih cepat ketika bel kembali berbunyi nyaring. Sial! Ia hampir saja mengumpat jika pintu masuk masih jauh. Eun na membuka dengan kombinasi angka lalu terkejut bukan main ketika tubuhnya menghangat dengan cepat.

“sore” sapa donghae hangat ditelinganya. Eun na kembali memekik ketika lengan donghae yang melingkari pinggangnya menjadi lebih kuat untuk mengangkat eun na menuju ruang keluarga.

“ya! Apa yang kau lakukan!! Turunkan aku!!”

Eun na memekik meski donghae tak memperdulikannya. Jemarinya memukul bahu donghae hingga namja itu berhenti tepat setelah menjatuhkan kakinya diatas sebuah sofa.

“apa yang kau lakukan?!” eun na kembali bertanya.

“memelukmu” donghae mengeratkan pelukannya. Dengan posisi eun na yang berdiri diatas sofa, donghae tentu bisa memperhatikan betapa yeoja itu tengah kesal bukan main padanya.

“turunkah aku! Bagaimana jika ada yang melihat?!”

Donghae menatap sekeliling ruangan, lalu dengan wajah malaikat miliknya kembali menatap eun na “aku tau semua orang sedang berada dijepang”

Eun na membelakak kaget “bagaimana kau bisa tau?”

“ho,, kau lupa jika aku calon suamimu?”

Eun na tak lagi dapat mengeluarkan suaranya. Mata dan senyuman donghae yang terlalu memikat melumpuhkan kerja otaknya dengan cepat. ia hanya bertumpu pada dua lengan yang ia letakkan pada bahu donghae, sementara donghae sendiri terlihat memeluk pinggangnya dengan erat.

Eun na tersipu ketika namja itu tak berhenti menatapnya. Heish sial! Mengapa lee donghae harus memiliki mata malaikat seperti itu? eun na bahkan begitu sulit untuk tidak terlihat mengaguminya.

“merindukanku?” Donghae menggerakkan salah satu tangannya, mengusap punggung eunna lembut.

“tidak”

Donghae justru tersenyum menanggapinya. Bibir eun na yang mengerucut membuatnya terpancing untuk melumat bibit tipis gadis itu.

Donghae memajukan dirinya lalu meraih rahang eun na dan detik berikutnya bibir mereka bertemu. Namja itu melumatnya lembut penuh perasaan. Dan meski eun na tak mengerti mengapa donghae harus datang untuk menemuinya, eun na tetap saja tak bisa menghindar.

Donghae terus melumat bibirnya lembut. Eun na baru tau jika bibir donghae adalah hal yang paling ia suka. Oh, matanya juga. Tidak! Eun na menyukai semua hal tentang namja itu. semenjak.. entah kapan.

Donghae tersenyum ketika eun na membalasnya. Tangannya menggenggam pinggul eun na lebih erat kemudian ia berjalan mundur.

Eun na membuka mata ketika ia merasa donghae bergerak. Yeoja itu sempat memukulkan kembali jemarinya pada tangan donghae.

Posisi mereka menjadi begitu aneh karena donghae telah terlihat jauh dari sofa, eun na masih mempertahankan kakinya agar terus menapak pada sofa sementara mereka sendiri masih terhubung pada pagutan mesra mereka.

Donghae tersenyum lalu melumat bibir eun na kuat hingga yeoja itu kehilangan keseimbangan. Kaki eun na terlepas, dan mau tidak mau, ia harus bergantung pada tubuh donghae.

Eun na baru sadar jika tatapan donghae mulai terlihat berbeda. Oh tidak. Yeoja itu berusaha menurunkan diri dari gendongan donghae sementara donghae tak berhenti barang sedetikpun untuk menatapnya.

“w wae?” tanya eun na menudukkan kepala.

Donghae terkekeh “kau lucu” ujarnya lembut. Donghae membenamkan diri pada bahu eun na, mencium pundak berlapis tanktop tipis milik eun na dan sesekali menghisapnya. Meninggalkan bekas kepemilikannya disana.

Eun na melenguh hebat. Dan disaat itulah donghae membungkam bibirnya. Mendorong eun na menuju dinding dan menciumnya dalam.

 

 

__

“mau apa kau?”

Je young berdiri tepat didepan pintu apartemennya. Ada ji yeon disana, dibelakangnya, yang juga terkejut bukan main mendapati kyu hyun tengah berdiri didepan mereka.

“menemuimu”

Kyu hyun tak kehilangan ekspresi angkuh miliknya meski je young tetap menunjukkan rona ketidak sukaan itu didepan matanya sendiri.

“ada yang ingin aku bicarakan”

Kyu hyun bersumpah akan merutuki dirinya yang kemudian harus mendatangi apartemen je young setelah merasa jika tiga hari bukanlah waktu yang sebentar untuk tidak mendatangi kantor tanpa alasan.

Kyu hyun tau, je young tengah menghindarinya. Yeoja itu tak akan bisa mengelak meski dengan alasan sakit, ada urusan mendadak atau apapun. Yang jelas, jika memang sakit, kyu hyun justru akan menggunakan alasan seperti itu untuk mengunjunginya.

Je young pun tak bereaksi. Tak meminta ji yeon ataupun kyu hyun untuk pergi. Beruntung eommanya sedang berangkat menuju busan hingga lusa, jadi tak ada yang perlu je young cemaskan dari beradu argumen bersama kyu hyun malam itu.

Lagipula, terasa sedikit aneh baginya ketika kyu hyun datang pada waktu seperti ini. Ini sudah malam, jelas orang-orang seperti je young dan ji yeon tak akan menganggap tamu boleh masuk saat jam menunjukkan pukul sebelas malam.

Itu juga alasan je young untuk tak meminta ji yeon meninggalkan tempatnya.

“ini sudah malam” sahut je young dingin.

Sungguh, kenyataan yang baru saja ia dengarkan dari seorang lee donghae mungkin saja membuatnya menghambur memeluk kyu hyun. Tapi je young tau kyu hyun bukanlah namja rapuh yang perlu ia kuatkan. Yang sangat ingin je young lakukan saat ini hanyalah bertanya.

Bertanya mengapa kyu hyun memerlukannya untuk melakukan sandiwara konyol ini.

Je young lupa menanyakan itu secara mendetail diawal pertemuan mereka. Dan ia baru menyesali hal besar seperti itu sekarang. Setelah perkataan donghae tiba-tiba menjadi bumerang baginya.

Je young benar-benar menggali hati, dan tepat sekali. Ia menemukan nama kyu hyun disana. Ya tuhan, benarkah dia mencintai namja itu? bagaimana bisa? lalu hal macam apa lagi yang harus ia gunakan untuk menjalani hidup?

Je young jelas dari awal tak menyukai segala macam bentuk dan cara mereka menjalani kehidupan. Ia masih ingat bagaiman panggilan ‘brengsek’ adalah panggilan yang paling cocok untuk empat sekawan itu.

Ia juga pernah berniat meneriaki panggilan itu didepan wajah mereka agar mereka sadar betapa besar rasa benci je young. Tapi nyatanya, je yong tak melakukannya.

Semua berubah semenjak satu persatu asumsinya berbelok arah. Je young tak menemukan siapapun diantara mereka mempermainkan wanita lagi. Setidaknya tidak didepan je young.

Tidak dengan siwon –jelas, siwon tak termakan sifat brengsek tiga sahabatnya sejak awal-, tidak pula dengan donghae. Je young bahkan terkejut ketika salah satu sahabat kyu hyun itu memutuskan untuk menikah lebih cepat.

Lain lagi dengan hyuk jae. je young justru mendapati sahabatnya tengah menyukai namja itu mati-matian.

Dan,, ya, rasa benci itu menguap saja. Je young tak lagi sempat memikirkan kebencian macam apa yang harus ia gunakan untuk menatap kyu hyun dengan delikan tajam seperti yang dulu sering ia gunakan.

Je young jatuh cinta, dan donghae menyadarkannya.

“banyak hal yang harus kujelaskan. Disini saja, aku berjanji tak akan masuk”

Je young terpekur menatap kyu hyun. Satu lagi, kyu hyun berubah. Ia juga masih ingat saat dulu kyu hyun menatapnya dingin, penuh delikan tajam dan aura ketidaksukaan.

Tapi itu dulu, saat ini, je young bahkan merasa jika kyu hyun begitu melindunginya. Semenjak pertama ia menemukan diri didalam kamar villa, di jeju, je young sadar jika kyu hyun,, menghormatinya.

Cara namja itu berbicara sungguh membuatnya terpukau. Kyu hyun tak lagi berbicara seperti remaja yang masih diselimuti emosi, ia jauh lebih tenang, dan tak lagi berteriak dengan lantang didepan je young.

Je young tentu menyukai perubahan semacam itu. Banyak hal yang ia sadari, dan semakin lama perkataan donghae semakin terasa benar dalam benaknya.

Benarkah kyu hyun berubah karenanya?

Karena je young?

Je young mengangguk sekali. Ia tetap membiarkan ji yeon menonton sesi pembicaraan dua kekasih itu hingga akhirnya kyu hyun membukan suara.

“maaf..” Je young tersentak. Dadanya bergemuruh tak menentu. Kyu hyun,, meminta maaf? Meminta maaf padanya?

“maaf, aku menyakitimu” Je young semakin tak dapat berfikir jernih. Kyu hyun tau ia tersakiti? Tuhan, jika kyu hyun tau ia tersakiti maka dengan jelas lah kyu hyun tau perasaannya selama ini. Jadi,, dia,,

“benar aku menyakitimu?”

Kyu hyun bertanya, dan je young belum mampu menjawabnya. Bahkan untuk sekedar mengangguk ataupun menggeleng ia tak bisa. Je young sadar ketika kyu hyun melangkah untuk maju. Dan je young dengan refleks mundur satu langkah.

“pembicaraanku dan jessica hari itu..” kyu hyun diam, mencari kata-kata yang tepat untuk meneruskan ucapannya “bukan maksudku untuk.. kau tau.. aku__”

“masih mencintainya?”

Kyu hyun menatap je young dengan rahang mengeras, berbeda dengan ji yeon yang membuka mulutnya tak percaya. Kyu hyun kembali maju selangkah,

“tidak. Percayalah, itu hanya pikirannya”

Je young tak tau mengapa kyu hyun harus memintanya untuk percaya. Ini mulai terasa berbeda, dan je young bersumpah akan menguliti namja itu jika perasaannya kembali terhempas.

“dan juga perasaanmu?”

Kyu hyun menggeram kesal, menghadapi je young terasa begitu berat baginya dan sungguh ia belum pernah menghadapi situasi seperti ini sebelumnya. Bagi kyu hyun sendiri, bersama je young segalanya terasa begitu nyata dan baru.

“aku tak lagi mencintainya je, sungguh” kyu hyun melangkah maju. Setelah mendekat, jemari hangatnya menyentuh pundak je young lembut. Dan ia benar-benar tak dapat melakukan apapun selain menatap legam mata je young yang kini juga menatapnya dalam.

“aku,, bukan itu alasanku melakukan semua ini”

“lalu apa?”

Kyu hyun tercekat. Bibirnya menjadi lebih kelu ketika tatapan je young benar-benar menindas rasa percaya dirinya hingga titik minus.

“kau menggunakanku untuk melupakannya?”

Kyu hyun membesarkan bola matanya kilat “tentu tidak!” jawabnya spontan “semua yang kulakukan bersamamu tidak ada hubungannya dengan wanita itu”

Je young terdiam, mencoba memproses setiap perkataan yang kyu hyun lontarkan dihadapannya. Tidak ada hubungannya? Jadi, je young hanya mainan? Tidak untuk kerjasama apapun? Apa apaan ini?!!

“jadi,, selama ini..”

“aku..”

“JADI SELAMA INI KAU MEMPERMAIN__”

Ji yeon memekik, menutup mulutnya dengan kedua tangan melihat kyu hyun dengan begitu cepat membekap bibir sahabatnya.

Kyu hyun kalap. Jelas, tak pernah sekalipun ia berniat mempermainkan je young. Matanya terpejam, menikmati bibir je young yang mulai basah. Kyu hyun menginginkannya. Ia menginginkan yeoja ini.

Coba ingatkan dia terkahir kali menyentuh seorang wanita. Ya tuhan, je young merubah segalanya!

Kyu hyun menghentikan ciumannya. Jemarinya masih menekan tengkuk je young agar tak menjauh. Kening mereka beradu dengan deru nafas yang saling menghangatkan. “kau nyata. Setiap yang aku lakukan bersamamu terasa begitu nyata”

Je young tak merespon. Tubuhnya masih begitu kaku setelah mendapati ciuman kyu hyun yang tiba-tiba.

“aku tak pernah benar-benar merasa memiliki kekasih sebelum ini..”

Mata mereka beradu, lembut, sangat lembut. Kyu hyun tersenyum tipis, bukan senyum yang mempesona namun membuat je young semakin bungkam.

“kurasa aku menc__”

Drrt drrt..

Kyu hyun menggeram kesal. Jemarinya merogoh saku coat hitamnya lalu menemukan sebuah ponsel yang bergetar.

“halo?”

 

 

__

“halo?”

Donghae memposisikan dirinya terlentang. Memperhatikan ruang sekitar yang gelap, hanya tersentuh cahaya dari bilik seberang. Donghae mengerutkan dahinya sejenak.

“sial, salah sambung!” rutuknya kesal.

Namja itu kembali berbalik dan memeluk eun na lebih erat. Donghae tersenyum memperhatikan eun na yang terlelap dalam pelukannya. Gila, gadis ini benar-benar membuatnya gila.

Donghae menarik eun na agar lebih dekat. Jam sudah menunjukkan pukul sebelas malam. Eoh, berapa jam mereka bermain? Apa donghae terlalu menyiksa gadis ini dengan gairahnya?

Donghae memajukan diri, mengecup bibir eun na kilat lalu beralih pada bahunya yang telanjang. Donghae tersenyum malu. eun na, wanita terakhir yang ingin benar-benar ia sentuh.

Donghae menghentikan kebiasaan buruknya semenjak gadis keras kepala ini menerjang masuk dalam kehidupannya. Dan sepatutnya, donghae bersyukur memiliki eun na karena gadis itu tetap mau menerima kekurangan donghae meski –donghae sendiri baru menyadarinya- kesalahan yang ia lakukan sangat fatal.

Donghae senang mempermainkan wanita, dan eun na dengan bersabar hati merubahnya menjadi idiot. Hanya mencintai eun na dan hanya menginginkan gadis itu.

Donghae kembali tersenyum, feromon eun na benar-benar membuainya. Donghae kembali mengecup lembut bahu eun na, tak perduli meski setelahnya, eun na justru terbangun dan langsung menyembunyikan diri dalam pelukannya.

Donghae terkekeh “apa yang kau sembunyikan?” tanyanya.

Eun na menggeleng malu. gadis ini memang selalu saja bisa menjadi begitu menggemaskan. Donghae beruntung memiliknya. Didalam sifat eun na yang luar biasa keras kepala, donghae justru menemukan sifat manja dan keibuan darinya.

“kau malu?”

Donghae mengusap punggung eunna yang berada dalam pelukannya. Senyumnya mengembang ketika gadis itu mengangguk pelan.

“apa yang membuatmu malu?”

Donghae tak mendapatkan jawaban apapun. Disini, ditengah keremangan malam dan kamar yang terlalu minim cahaya, donghae bisa merasakan betapa kamar eun na telah ia hancurkan.

Pakaian mereka berserakan dimana-mana.  Ranjang kingsize eun na tak lagi dilapisi bedcover. Semua menjadi begitu kacau. Lalu donghae tersenyum semakin lebar saat bayangan eun na yang meneriakkan namanya menggema.

Donghae tersipu. Sungguh, hanya eun na saja yang mampu membuatnya merasa menjadi lelaki sejati bahkan setelah meniduri banyak wanita lain sebelum ini. Donghae membutuhkan eun na, lebih dari sekedar pemuas nafsu belaka.

Meski harus ia akui menahan diri membuatnya cukup tersiksa. Sial! Seharusnya ia tak mangikuti saran eun na untuk menunggu beberapa bulan lagi sebelum merencanakan pernikahan. Itu terlalu lama.

“engghhh..”

Donghae meremang ketika eun na melenguh lemah dalam pelukannya. Gadis itu terlalu sensitif, bahkan ketika donghae hanya menggesekkan tubuh mereka dibawah selimut.

Donghae tersenyum, mungkin sekali lagi bukanlah masalah besar. Batinnya.

Tangannya kembali bergerak, menelusuri garis pinggang eun na hingga berakhir pada pinggulnya. Donghae mengecup bahu yeoja itu lembut. Lalu ketika bibirnya hampir menjangkau leher jenjang eun na..

Drrt drrt

Donghae menggeram kesal. Brengsek! Mengganggu saja!

Donghae berbalik dan menemukan ponselnya bergetar. Ia meraih dan menatap layar ponselnya lekat.

“siwon?” gumamnya tanpa suara. Namja itu berdehem kecil, lalu mengangkat panggilan dengan cepat. “ya, ada apa?”

“….”

Raut donghae tiba-tiba berubah suram. Ia segera terduduk, membuat selimut yang bertengger pada tubuhnya melorot sebatas pinggang.

“APA?! BAGAIMANA BISA?!”

Donghae menaikkan suaranya satu oktaf lebih tinggi, keningnya berkerut kasar, membuat eun na mengikutinya untuk duduk dengan satu tangan menahan selimut putihnya didada.

“…..”

“baik. Ya aku kesana, sekarang”

Eun na menatap donghae yang segera menghempaskan ponselnya pada bufet disamping tempat tidur. Namja itu menggeram meremas rambut atasnya yang tampak kusut.

“a-apa yang terjadi?”

Eun na berusaha bertanya dengan nada prihatin yang kentara. Ia tak menuntut donghae menjawab, ia hanya ingin donghae tau jika ia menghawatirkan namja itu. donghae berpaling, menatapnya dengan mata sayu lalu menutup erat kedua bola legam itu.

“hyukjae kecelakaan..” jawabnya parau.

 

 

 -TBC-

 

haa maaf lama sekaleee. tidak bermaksud kok T^T satu minggu lagi part 19nya langsung caw. ingetin dian ya :’)

 

With love, Park ji yeon

 

36 thoughts on “Fabulously Castle part 18

  1. oNeL says:

    Q tunggu nextnya!

  2. elfexotic says:

    ya ampuun Yg nelphone kyuhyun mengganggu!
    menghambat ungkapan cinta kyuhyun

  3. kricika says:

    yeaaaay tx dian nyempetin update😀
    suka sama partnya donghae eunna, sumpah ya mereka cucoook bgt. Cewek tajir sama cowok tajir yg kelakuannya err ngegemesin,

    ohiya tega bgt sih sama hyukjae, masih aja dibuat merana hahaha. Tp beneran loh kasian dia,, dari keempat cowok2 tajir dia doang yang masih belum ada kemajuan, eh skrg malah kecelakaan.. Asal jangan dibuat sekarat aja pliiis, apa lagi hilang ingatan. Oh noooo!
    Terus, penasaran se ribet apa masa lalu dia. Ditungguin jalan ceritanya hyukjae jiyeon yaa. Seromantis mungkin dooong heheuw semangat nulis dian!!!😀

  4. ai-sparkyu says:

    Yes, ada HaeNa moment..
    Rasa”nya udh lama gk liat couple ini muncul..
    Sekalinya muncul langsung begituan..
    Iya sih, kangen.. Hehehe…
    Itu yg nelpon Kyuhyun ganggu amat! Padahal dikit lagi kata cinta keluar dari bibir Kyuhyun..
    Suka bgt pas adegan Kyu cium Je Young, gk peduli meskipun ada Ji Yeon disana. Ji Yeon dapat tontonan gratis deh..
    Eh, itu HyukJae kenapa bisa kecelakaan?? T_T

  5. astagaaaaaaaaaa..
    aku sempet lupa cerita sebelumnya dq..
    hahahahaha, saking lamanyaaaaaaaaa~..
    tp its okee, ga sia2 deh aku nungguin, dgn cerita yg seperti ini..
    truth out..
    naah kan, je young sm kyu akhirnyaaaa..
    ji yeon ngapain bediri dsna..?? ngeliatin je sm kyu..
    hahahahahahah..
    eeeh, hyuk jae kok jd galau..?? dan itu apaa..?? kecelakaaan..??
    seperti biasa, donghae slalu ajj ga bisa then itu napsu.. astagaaaaaaaa…
    aku nungguiiin part 19 nyaaa..
    dan semoga hyukjae baik2 ajj..

    dan seperti biasa, selalu suka penggunaan kata2nya..
    ciyeee yg bntr lagi ga pake seragem putih abu2..

  6. vita says:

    Ahhh telpone nya mengganggu moment kyu-je. Tpi apa itu tlpn yg sama dri siwon jga, yg mengganggu donghae n eun na ?. Aduhhh knpa hyukjae ampe kecelakaan?, jgn di buat galau terus dong dian. kasian, cepetan biar dia cepet ngungkapin perasaan nya ke ji n mrk semua bsa happily everafter ha ha ha

  7. little devil says:

    wahhh….kyuhyun uda hampir blang kalau gx ad suara telfon

    Omo! Maksud junsu ‘satu minggu lagi’ itu ap…dan knpa hyukjae bisa sampai kcelakaan…gmna reaksi jiyeon ya?? Wahhhh jngn smpai lupa part 19.a.. D tunggu hlo yan..fighting🙂

  8. rhaaa18 says:

    Yaa chingu FC nyaa dilanjut aku baru tau :))
    Errrr suka banget sama Sifat Donghae yang romantis kalo sama Eun Na.. Cepet nikah kenapa biar punya aegy dan Donghae tambah cintanya sampe mati kkk ~
    Kyuhyun lanjutkan perjuangan mu untuk mendapatkan Je Young ~
    Mwoya ?? Hyukjae kecelakan .. Naas nyaa dirimu nak ~
    Kasian Ji Yeon dong ..
    Gaada scene Siwon oppa yee ({})
    Yeahh ditunggu sekalee kelanjutannya chingu ,, ;))

  9. Gummy eunhyuk says:

    Oh my god hyuk jae kecelakaan bagaimana ini?

    Ah penasaran part 19 ya

  10. setia says:

    siwon sudah bertunangan. begitu jg donghae. kyuhyun sudah sadar dg perasaannya. tinggal hyukjae y. pke kecelakaan segala lg.🙂

  11. adelcho says:

    hyukjae kecelakaan

  12. naina says:

    jdi laki laki itu donghae…
    apa maksud nya omongan nya donghae ke je yg mengenai mencintai hyukjae berbeda lagi cerita? (nggak ngerti bagian itu)
    trus namja ku yg satu itu (nunjuk nunjuk hyukjae :D) lagi ada masalah tahunan apasih?? kamu mah suka bikin aku kepo…
    dan apa itu???? surprise bgtttt kyu udah memantapkan hatinya… ishhhh kalau gda tlp dri donghae mungkin kyu udah menyatakan perasaannya…
    hahaha nahae moment🙂

    ommona hyukjae kecelakaan, apa karena mabuk???
    di tunggu kelanjutannya saeng, gomawo sebelumnya😉

  13. Sapphire says:

    Sumpah aku bca ini wah bgt,,, akhirnya kyuhyun ngungkapin perasaanya ke jeyoung,, dan apa itu donghae sama eun na haha makin mesra ni orng,, huaaaaa knpa hyukjae kecelakaan,,, di tunggu part 19., semangat aja buat dian.,,,,,,,,

  14. Ayunie CLOUDsweetJewel says:

    Aish, penyataan cinta Kyu Hyun jadi terhambat deCh. Apa jangan-jangan itu Siwon yang mengabarkan kecelakaan HyukJae?? Jadi penasaran apa maksud percakapan Hyuk dan Siwon sebelum kecelakaan, terutama tentang yang tinggal satu minggu. Aigo aigo aigo, suka banget ma HaeNa moment-nya >_<. Sayang skip. Ahahaha…

  15. tiwi says:

    Hyukjae kecelakaan??
    Duh, hp kyuhyun mengganggu saja.

  16. Quiny says:

    Uweeee finally kamu hadir lagi bawaiin ini ff -3- lama bangeeeet nunggunya, semangat(ง’̀⌣’́)ง (ง’̀⌣’́)ง

    Penasaran sama Kyu-Je banget bangetbanget ayooo bilang aku mencintaimu pake segala dipotek xD

    Hyukjae…bae bae ya boy! :p

  17. tata says:

    oooo jinjja!!! dari kemaren mau komen kok ga bisa2. ><

    ini part uda ditunggu lamaaaaaaaaaaaaaaaaa bgt

    god. unnie pikir kyu 'dong-dong', ternyata dia nyadar sama perasaannya ke je. duuh… senangnya…

    n itu, hyuk kenapa sampai galau begitu? ada apa disana?

    kirain ada yang salah dengan hae n je. eh, ternyata lagi curhat toh hihihi
    omg, itu bener jess uda nikah?? O.O
    n, ada apa sebenernya antara kyu n sang eomma??
    makin penasaran

    heoooll… itu kyu maen nyosor bibir je aja. gak lihat sikon. kan kasihan ji yang jadi cengo lihat mereka ciuman|

    n so, bang hae, aigoooo…. dasar ikan mesum. cari kesempatan dalam kesempitan kkkkk😛
    mentang2 ortu eunna ga ada di rumah jadi anaknya langsung diseret ke kamar =='

    uwoooo…. dian tumben kok sadis sama hyuk? kkkkk kasihan tuh si cassanova. ayo cepat buat ji ngerawat hyuk!!

  18. woah woah woah nunggu part ini sekian lamanya akhirnya keluar yeeaaayyy.itu kyu diki tlagi mau ngomong aduh sayang banget.

    sip eonni selalu membuatku penasaran. Jgn lama lama yaa part 19 nya hihi,

    hwaiting eonni

  19. marly says:

    Ommoo omoooo….hyukjae kecelakaan??? *tahan napas…. ahh trus ji yeon gmana?? Huhu
    woahhh akhirnya kyuhyun sadar juga klo dia itu pnya perasaan sama je young..tralala trililii..

  20. Jeye says:

    Salut deh ma Kyuhyun,mw nyatain prsaannya wlaupun ngak scra lgsung#Yeeyyy
    Donghae jga yadongnya mkin kumat klo ad eunna…
    Thor jg smpe trjdi sesuatu m hyujae,waduh..berasa ngak lngkap klo dri ber 4..ilang 1…mudahan aj hyuk ngk kenapa2..ksian si jiyeon dnk ntar…
    Truz scene si siwon dnk thor kok ngak ad…
    Aduh jdi bnyak maunya#Mian😀
    Ditunggu aj part 19nya thor… SEMANGAT!!!😀

  21. al says:

    Yah….ungkapan cinta kyuhyun gak kelar….Dari semua part FC part ini yg menurutku paling ngena,,,gak tau kenapa saya suka bgt part ini hehe…..
    Semangat buat part selanjutnya ya Di….
    Thanks^^

  22. mira_MM says:

    Hyukjae ad apa dgn dirimu???!!!
    aduhhh…moga2 ga parah..amin

    aku..paling suka pas bagian KyuJe d apartmentnya Je..
    ns bayangin ak situasinya kyk apa..hahhaha
    jd skrg dh pd sadar sm perasaan masing2 ni critanya.. cieee….
    tp sayang pengakuannya kyu blm beres.dh d interupsi sm telp

    beneran mgg dpn mau d post part 19?
    d tgg dian ^^

    ciee yg sbntr lg mau kuliah..hehehhe
    kuliah d mn ni rencanany dian?

  23. lia aprilia says:

    Ya ampunnnnnn itu telepon menganggu aja $_$
    menganggu pengakuan cintanya Kyu ke Je dan menganggu permainan yg akan ditreuskan pasangan HaeEun aigooooo *tepokjidat~
    My hubby ku kecelakaan andweeeeeeee itu pasti gara2 dia minum banyak deh apa yg menbuat dia mabuk2 an kaya begitu sih?? ada masalah sama ji?? emang kenpa lagi?? di part ini ga dijelasin ya hyuk mabuk2an karna apa??
    baiklah saya menunggu next part aja emoga di part selanjutnya bisa terjawab kenapa hyuk mabuk2an sehingga sampe dia kecelakaan, pasti ji sedih banget ini liat hyuk begini T_T

  24. maitatamita says:

    haii…aku reader baru..salam kenal..
    penulisannya rapi keknya gak ada typo..
    kyuhyun dan hyukjae hanxur gegara wanita dan yang bakalan bisa nyembuhin jga wanita…
    posisi ciuman donghae sama eun nae serasa ngebentuk segitiga siku-siku..keke
    hampir aja kyuhyun ngungkapin perasaannya tapi kalah cepat sama bunyi telpon..
    moga aja kecelakaannya hyukjae gak parah..

  25. @uliezgaem says:

    beuuhhh hyukjae menggalon, acara pernyataan cinta kyu-je gagal… msh blm jelas kn jdinya ==”…

    omg donge,, maen hajar mulu nih ckckckk

    ditunggu part selanjutnya saeng🙂

  26. maria says:

    ditunggu part selanjutnya minta pwnya dong yg supposition

  27. puput says:

    Next chap..soon y thor..tinggal eunhyuk yg msh blm jlas pasanganna..

  28. Shannon Shin says:

    Akhirnyaaaaaaa Kyuhyun ngaku juga. Ooh jadi itu sejarahnya Kyuhyun dan Hyukjae jadi nakal. Tapi kesian banget lah Kyuhyun. Terus Jessica gak tau malu banget pengen balik sama Kyuhyun. Terus kalo alasannya Donghae jadi brengsek kenapa? Dih, Hyukjae kanapa malah jadi nyakitin diri sendiri coba? Kyuhyun sama Donghae aja bisa move on dari sifat brengseknya. Itu kalo yang nelpon Kyuhyun adalah Siwon dan ngasih tau kalo Hyukjae kecelakaan berarti Jiyeon juga tau dong ya? Aaaaaack, penasaran sama lanjutannya.

  29. nadia1 says:

    ini blm satu minggu?

  30. gaemsaaaa says:

    Aaaa akhirnya kyu ngaku juga..
    Hahaaa pdhal mau ngomong eh ada telp yang ganggu..
    Hyuk kenapa lagi itu, semoga gak knp2 deh.. Kasian :((

  31. BebyPanda says:

    , whatt.. eunhyuk kecelakaan..
    mkin penasaran aja

  32. SHAwol noNAME says:

    ah, kyu kenapa tak bisa langsung aja bilang 1 4 3
    kyaaa donghae kau*bulan puasa
    ada apa ma hyukkie, jangan yg parah“
    next part

  33. uwaaa gmn nasib hyuk jae?

  34. iyha buchu says:

    ichh so sweet..akhirx kyu ngaku jg klo dia jatuh cinta ma je young…
    astga hyukje kclakaan…
    ya amyuuunn..
    pantes aja siwon mengganggu di waktu yg tak tepat…
    xixixi

  35. minrakyu says:

    ahahaha…..
    kyuhyun kena skip,,,
    g jadi ngomong deh…

    btw enyuk g apa2 kan???

  36. dewi says:

    Hyukjae kecelakaan
    semoga dia baik2 saja lanjut ya thor

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s