Fabulously Castle part 17

FC

Judul         : Fabulously Castle 17

Author      : HyukgumSmile

Genre        : romance, friendship

Rating       : PG-17

Main Cast  : Cho kyu hyun, Lee hyuk jae, Lee donghae, Choi siwon

 

 

Je young mengerjap. Memperhatikan dengan baik seseorang yang berdiri dengan gaun panjang dari balik meja. Je young hampir tumbang memperhatikan wanita yang mirip eommanya menggunakan gaun seperti itu.

Atau memang matanya saja yang salah? Itu seperti..

“eomma?!”

Je young berbalik, menatap ji yeon yang juga memunculkan ekspresi tak percaya. Oh, jelas bukan mata je young yang salah. Jadi itu,, benar eommanya?!

Je young berjalan mendekat. Entah sejak kapan, yang jelas ketika yeoja itu menjauh, kyu hyun baru melepaskan genggamannya. Semua orang melihat itu dengan jelas.

“e eomma,, apa yang,,eomma..”

Je young bergeser saat wanita paruh baya itu tersenyum senang. Dan meski ada beribu pertanyaan dalam batinnya, je young ikut tersenyum. Mengulum bibirnya tipis lalu memeluk wanita itu erat.

“jadi,, kau sudah memiliki seorang kekasih?”

Je young membesarkan matanya tak percaya. Tangannya mendorong wanita tua itu pelan lalu menatapnya bingung. “kekasih?”

“dia bilang dia kekasihmu. Jadi, bukan?”

Je young mengikuti arah pandang eommanya. Bertumbuk pada kyu hyun yang tengah berbicara dengan raut wajahnya yang serius seperti biasa. Namja itu kemudian tersadar dan membungkuk ketika manik mereka bertemu.

Kyu hyun tersenyum, pada eommanya.

Je young tersentak ketika hyuk jae tersenyum, melepaskan jemari ji yeon lalu berjalan menuju pintu masuk rumah kaca. Tak lama seorang yang ji yeon kenali masuk bersama seorang wanita lainnya.

Je young membalas anggukan sopan choi siwon, tersenyum dan menatap seorang wanita yang je young kenali sebagai han hye yo dengan senyuman yang sama.

“eomma, aku permisi sebentar”

Je young mendekati kyu hyun. membuat siwon tersenyum semakin menggoda padanya. Namja itu menyeret hye yo mendekati mereka lalu memeluk je young  sebentar. Ia memperkenalkan hye yo dan berbincang hingga akhirnya..

Lee donghae pun datang.

Oh, coba jelaskan acara macam apa ini?!

 

__

“apa yang kau lakukan?”

Je young mendekati sahabatnya. Ikut berdiri ditepian gedung dan melipat tangannya menahan semilir angin malam.

Ji yeon menatapnya dengan mata polos yang penuh tanda tanya. Yeoja itu terlihat bingung dengan keadaan. Ia berbalik, memposisikan diri tepat didepan je young.

“aku tak percaya lee donghae memelukku” ujarnya tanpa ekspresi.

Je young tersentak. “a apa?!” pekiknya.

“iya, donghae oppa memelukku” ji yeon memperjelas “didepan hyuk jae oppa”

Je young tak tak harus berkata apa. pun tak mengerti harus menanggapi pernyataan ini seperti apa. yang ia ingat, siwon juga memeluknya sebentar, didepan kyu hyun, tadi.

Tiba-tiba je young ingin tersenyum. Benaknya seakan ingin tau hal semacam apa yang batin kyu hyun perdebatkan ketika siwon memeluknya tepat didepan mata.

“kau terlihat senang sekali. Apa dipeluk seorang choi siwon itu menyenangkan?”

Je young mengerjap “menyenangkan apanya?!” kilah je young “aku kan__”

“kau kan sudah memiliki kyu hyun oppa. Jangan mengganggu tunangan orang, je”

Je young menggeram “siapa yang berniat seperti itu? aku hanya sedang..” je young diam. Oh sial! Dia terjebak dalam perkataannya sendiri. Apa terdengar wajar sekarang jika ia berkata ‘aku sedang memikirkan cho kyu hyun’?

“sedang apa?”

Je young mengerjap. “hanya__”

“maaf menyela..” mereka beralih pandang, seorang yeoja tinggi lainnya berjalan anggun menghampiri mereka lalu tersenyum “maaf. Tapi, shin je young, eommamu memanggil”

Je young menatap yeoja itu lama. Ia tersenyum ramah dengan garis tipis yang menyembunyikan matanya dengan cantik. Gadis itu ramah, dan seketika saja je young menjadi menyukainya.

Mungkin, alasan siwon untuk tetap bertahan dan setia adalah ini. yeoja seperti han hye yo tentu tidak mudah didapatkan disembarang tempat dan waktu.

Siwon beruntung.

Je young mengangguk dan berterimakasih. Ia berjalan meninggalkan ji yeon yang akhirnya berdiri kaku tepat dihadapan hye yo. Oh, mereka lupa jika tunangan choi siwon ini seorang model. Lihat saja betapa kecilnya ji yeon dihapan hye yo.

“kau,, park ji yeon?”

Ji yeon mengerjap kaget.  Ia mendongak menatap hye yo bingung. Eeh? Yeoja itu mengetahui namanya?

“ne,, aku park ji yeon”

Hye yo berjalan semakin dekat.  Lalu tersenyum ramah “kau lucu” komentarnya sukses membuat ji yeon merasa konyol.

“ne?”

Hye yo kembali tersenyum ringan “bukan apa-apa. bisa kita mengobrol sebentar? Berada disekitar pria-pria brengsek itu membuatku bosan”

 

 

__

Ji yeon cukup berdecak kagum dengan sikap hye yo yang benar-benar ‘semaunya’. Bahkan kata-kata ‘pria brengsek’ tak lagi ia gunakan dengan lebih berhati-hati. Jadi, inikah wujud persahabatan mereka dengan tunangan siwon?

Hye yo bahkan terlihat biasa saja. Tak menyimpan kecanggungan yang berarti setiap berada disekitar para sahabat choi siwon.

“bukan tipeku untuk menyembunyikan kenyataan”

Hye yo tersenyum ringan disambut ji yeon. Mereka memilih untuk duduk pada bangku kosong dipinggiran rumah kaca.”jadi, mereka tak merasa keberatan?”

Hye yo menggeleng “aku dan para pria brengsek itu memiliki cara tersendiri untuk berkomunikasi” jawabnya.

Ji yeon tersenyum tipis. andai saja ia bisa seperti hye yo. Wanita cantik itu terlihat sempurna dengan karamahan dan cara berbicara yang hangat. Ji yeon perlu mengakui jika hye yo benar-benar pantas untuk berdampingan bersama siwon.

Yeoja itu dan choi siwon sendiri, sama-sama beruntung. Memiliki seseorang yang luar biasa mendekati sempurna.

“aku melihatmu bersama lee hyuk jae, tadi” hye yo menatap ji yeon dengan rona bersahabat. Senyumnya tak pernah luntur membuatnya terlihat jauh lebih cantik “kau menyukainya?”

Ji yeon tersentak kaget. Oh, hye yo terlalu frontal. Bisakah hal seperti itu ia tanyakan dengan pemilihan bahasa yang lebih halus? Bahkan ketika hye yo memberi jeda beberapa saatpun,  ji yeon tetap belum bisa memikirkan jawaban yang pantas untuk ia ungkapkan.

“yeon??”

Ji yeon mengerjap menatap hye yo ragu. “bukan seperti itu eonni,, aku__”

“jadi kau tidak menyukai hyuk jae?”

Ji yeon tertunduk dalam sementara hye yo memperhatikannya dengan seulas senyum mengerti “kau menyukainya, bukan?”

Dan pada akhirnya ji yeon mengangguk. Menyembunyikan kenyataan yang menjadi rahasia publik bukanlah sesuatu yang berguna. “tapi aku tidak bermaksud apapun” sela ji yeon ditengah pergolakan batinnya.

Hye yo tersenyum. Jemarinya menggapai bahu ji yeon dan mengusapnya lembut. “aku tau. kau terlihat seperti gadis yang terlalu lugu”

Ji yeon menunduk malu. setiap orang memang selalu berkata jika ia lugu. Meski terkadang ji yeon tak merasa seperti itu. baginya, lugu seperti sebuah pernyataan untuk anak-anak. Sementara dia sendiri bukan lagi bocah kecil.

“eonni,,, jangan beritau siapapun. Kumohon”

Hye yo hampir terpingkal menanggapinya. Park ji yeon, andai kau tau hampir semua orang yang memperhatikan tatapanmu akan mengerti betapa kau mencintai lee hyuk jae. hye yo membatin. Lalu mengangguk.

Mereka terdiam untuk beberapa saat “lee hyuk jae itu…” ji yeon mendongak, menunggu hye yo melanjutkan ucapannya “brengsek. Kurasa kau cukup tau”

Ji yeon mengerjapkan matanya beberapa kali. Tak lama ia tertawa kecil menanggapi hye yo “aku tau eonni. Aku tau” ucapnya terbata. Mata ji yeon meredup perlahan “aku bodoh, bukan?”

Ji yeon merasa jika jemarinya menghangat. Aneh, mereka baru saja bertemu namun hye yo merasa jika ji yeon dan dirinya sendiri akan mengalami banyak waktu bersama setelah ini. hye yo begitu simpatik. Baginya, orang-orang seperti ji yeon justru adalah yang paling tepat untuk mendampinya lelaki baik-baik diluaran sana dan bukan ketiga sahabat tunangannya.

Tapi keadaan justru membawa wanita-wanita lugu ini pada pusara pesona lelaki brengsek seperti mereka. bahkan hye yo hampir memekik tak percaya saat siwon mengabarinya mengenai donghae yang mulai berfikir untuk menikah.

Kyu hyun yang menggandeng seseorang dengan status baru. Maksudnya, memang sejak kapan tiga namja brengsek itu memperkenalkan seseorang sebagai kekasih mereka?

Lain lagi dengan hyuk jae. Hye yo ingin tau, sangat ingin tau bagaimana perasaan ji yeon ketika hyuk jae tak sedikitpun memberikannya celah untuk masuk.

Hye yo hapal betul sifat namja brengsek itu. ia tak akan pernah bermain dengan wanita baik-baik. Hyuk jae benci jatuh cinta. Dan kenyataan seperti itu justru menambah rasa simpatinya pada ji yeon.

“apa dia pernah menyakitimu?”

Ji yeon terdiam. berfikir hal seperti apa yang hyuk jae lakukan hingga menyakitinya. Detik berikutnya ji yeon tersenyum samar “aku pernah melihatnya mencium wanita lain dikantor”

Hye yo belum ingin menanggapinya. Ji yeon tentu masih ingin melanjutkan cerita singkatnya mengenai hyuk jae.

“hari itu,, tepat setelah dia mengetahui bahwa aku menyukainya” ji yeon tersenyum tipis “konyol bukan? Aku fikir setiap namja akan mempergunakan kesempatan itu untuk setidaknya bermain. Tapi dia justru bersikap menjauh”

Hye yo tersenyum. ‘hyuk jae tak ingin menyakitimu, yeon’ batinnya.

“dia,, menjauhimu?”

Ji yeon menggeleng “dia ingin aku menjauh” jawabnya “setidaknya itu kesimpulan yang dapat kuambil”

Hye yo menggenggam jemari ji yeon makin erat. “yeon, meskipun hyuk jae terlihat begitu brengsek, dia sebenarnya lelaki yang baik” hye yo menghela nafasnya ragu, haruskah ia menjelaskan ini? “dia,,”

“ji? Kau disana?”

Hye yo berbalik, menangkap sosok hyuk jae yang berdiri dibelakangnya. Namja itu mendekat dengan cepat kemudian berhenti dihadapan mereka. hyuk jae berdecak kesal, mengacak rambut hye yo sebentar lalu menatapnya garang.

“kau dicari kekasihmu!” tuturnya.

Hye yo berdiri dengan wajah yang sengit. Berubah cepat dan tentu saja berbeda dengan yang sebelumnya ji yeon lihat. “tunanganku!” pekik hye yo memamerkan cincin pada jemarinya.

Hyuk jae menurunkan tangan hye yo tak perduli. Matanya menatap ji yeon tajam lalu dengan cepat berubah lembut “aku mencarimu. Je young dan eommanya sudah turun bersama kyu hyun. kau pulang bersamaku”

Lalu namja itu merebut jemari ji yeon dan menyeretnya menjauh. Meninggalkan hye yo dalam sebuah kuluman senyum samar.

 

 

__

“kau lelah?”

Hye yo merasakan jemari siwon yang membungkusnya hangat. Namja itu memeluknya ringan ditepian balkon apartemen hye yo, malam itu.

Hye yo menggeleng “tidak” jemarinya mengusap pergelangan tangan siwon lembut “hanya aku harus kembali mengundur penggantian nail art-ku karena rencana bodoh sahabatmu”

Siwon terkekeh dibahunya. Menghembuskan nafas hangat yang nyaman “kau tidak boleh berkata seperti itu”

Hye yo mengangguk paham “maaf” ujarnya.

Hye yo merasa jika siwon melonggarkan pelukannya. Namja itu menarik tangan hye yo untuk duduk pada sofa dan melipat kakinya cepat. “jadi, kau belum mengantuk?”

Hye yo menggeleng “ck, seharusnya aku membawamu ketempat lain selain apartemen ini”

Hye yo menjatuhkan pukulannya pada lengan hangat siwon. Membuat namja itu terkekeh kemudian memeluk hye yo erat. “iya, aku tau ini sudah malam” sambungnya.

Namja itu mengusap lembut lengan hye yo yang bersandar padanya. Entahlah, terkadang ia tak mengerti mengapa memilih untuk bertahan bersama hye yo. Yang jelas, mempertahankan hye yo membuatnya harus terlihat berbeda dengan kyuhyun, hyukjae dan donghae.

Meskipun perlu siwon akui, jalan yang seperti ini memang terasa lebih benar. Lagipula, menemukan kekasih seperti hye yo bukanlah perkara mudah. siwon ingat betul usaha kerasnya untuk bertemu hye yo.

Dan setelah pertemuan pertama yang dilewati secara dingin oleh hye yo, siwon merasa lebih tertantang. Hampir satu tahun berusaha membuatnya sukses dengan mendapatkan hye yo.

Perjuangan itu tentu belum berakhir. Siwon ingat dua minggu setelah menjadi kekasihnya, hye yo meminta perpisahan karena ulah lee hyuk jae yang menurut hye yo begitu melecehkannya.

Siwon tersenyum tipis. hye yo itu segalanya. Wanita paling berharga setelah eomma dan adiknya.

“kau memikirkan apa?”

Siwon mengerjap beberapa kali sebelum menatap hye yo polos. “eung? Sudah jam berapa?”

Hye yo kembali memukul lengan siwon. Kali ini lebih keras dan sedikit membuat siwon sadar “aku bertanya kau sedang memikirkan apa?” sungut hye yo.

Siwon tersenyum “maaf,,” lengannya menarik hye yo lebih dekat, menjatuhkan kecupan ringan pada pipi yeoja itu “aku hanya mengingat masa-masa sulitku untuk mendapatkanmu”

Hye yo masih diam. Tak menggubris pernyataan siwon yang sebenarnya, jika ia mau, dapat menjadi perbincangan seru malam itu. tapi urung, hye yo sudah merasa kesal sebelumnya. Jadi, ya..

“hye,,”

“hmm”

Siwon tersenyum lucu. Heish, yeoja ini terkadang mampu membuatnya hampir melewati batas. Perlu siwon akui jika berada disekitar tiga orang namja brengsek bukanlah perkara mudah. terkadang, -hanya kadang kadang- siwon mau tak mau harus membayangkan serunya bercinta bersama hye yo.

Ia tak munafik. Selain cantik, hye yo memiliki segala hal yang tentu saja akan membuat setiap namja meliriknya dengan cepat. siwon mengakui itu.

Dan karena alasan itulah terkadang memikirkan tubuh hye yo menjadi malapetaka yang besar untuknya. Beruntung, ia masih mampu menahan diri sejauh ini. setidaknya, ia tetap akan berjanji jika tubuh hye yo akan menjadi miliknya. Nanti, jika janji suci mereka telah terucap.

“hye…”

“hmm”

Hye yo menjawab dengan lebih sengit. Meski siwon tak pernah kehilangan akal untuk membuat yeoja itu kembali jatuh dalam pesonanya.

Siwon menarik hye yo, semakin mendekat hingga bibirnya kemudian bersentuhan langsung dengan piyama yang membalut bahu kekasihnya.

“tuan chohmp__”

Siwon mengecup bibir tipis hye yo lembut. Dan sekalipun yeoja itu terlihat garang, mendapatkan ciuman dari seorang choi siwon bukanlah hal yang perlu ia tolak. Namja itu tersenyum dalam pagutan mereka.

Oh han hye yo, kau..

Siwon mendekap tengkuknya dalam. Menarik hye yo agar lebih terhanyut sebelum akhirnya menjauhkan diri. tahan dirimu choi siwon! Batinnya.

Siwon cukup terengah untuk kembali mengatur nafas. Bibirnya tersenyum saat hye yo, menunduk dan menghela nafas tak kalah berat.

Siwon kembali meraih pipi hye yo, menariknya dan kembali mengecupnya kilat “sudah malam. Aku harus pulang”

Hye yo tak mengajukan protes. Kakinya mengikuti siwon melangkah menuju pintu apartemen. Setelah sebelumnya siwon mengemasi jas coklat miliknya. Hye yo terus memperhatikan namja itu dalam diam.

‘apa kemungkinan hyuk jae menyukai ji yeon,, mungkin tercipta?’

“aku pulang” siwon merangkul hye yo untuk merapat, mengecup kening yeoja itu lama. Berusaha menyampaikan perasaan berlebih miliknya pada yeoja itu. tak lama ia menjauh lalu tersenyum manis.

Siwon baru saja hendak melangkah ketika lengannya kembali tertahan. Ia berbalik, mulanya berniat menggoda kekasihnya itu, namun pada akhirnya siwon terdiam. ekspresi hye yo tentu bukanlah ekspresi seperti yang ia bayangkan.

Hye yo menatapnya ragu. Dan dalam keragu-raguan itu ia bersuara “mungkinkah jika hyuk jae jatuh cinta ‘lagi’?”

 

 

__

“terimakasih”

Je young terus memperhatikan eommanya yang tak kunjung berhenti membungkuk dan mengucapkan kata terimakasih pada kyu hyun. entahlah, hanya hatinya merasa jika itu terlalu berlebihan. Meski mungkin dana yang kyu hyun keluarkan juga bukanlah hal yang kecil.

“ne ahjumma. Sekali lagi selamat ulang tahun”

Kyu hyun menyentuh bahu wanita tua itu dan mengangkat tubuhnya. Ia merasa menjadi anak yang terlalu kurang ajar jika wanita tua itu terus membungkuk padanya. Kyu hyun tersenyum manis, lalu tubuhnya sempat tersentak ketika wanita itu memeluknya erat.

Je young tak kalah terkejut. ‘yak! eomma apa-apaan ini?!’ batinnya.

Wanita itu menepuk punggung kyu hyun beberapa kali “hati-hati dijalan” dan kalimat singkat itu kemudian membuat kyu hyun merasa disirami berliter-liter air es. Tubuhnya terkejut bukan main. Dan jantungnya terasa jauh lebih keras berdetak.

Je young menatap eommanya berjalan menuju pintu masuk apartemen. Setelah wanita itu hampir sampai ia berniat menyusul, namun pergelangan tangannya tercekat. Kyu hyun menahannya.

Je young hampir saja emosi ketika akhirnya ia menemukan ekspresi yang belum pernah ia dapatkan sebelumnya. Kyu hyun tersenyum seperti orang bodoh, lalu tanpa berkata apapun namja itu mengacak rambut je young sebentar dan berkata “eommamu… pribadi yang hangat”

 

 

__

Je young berguling tak tentu arah. Pikirannya berkecamuk dan menolak untuk beristirahat meski jam telah menujukkan hampir pukul duabelas malam.

‘eommamu,, pribadi yang hangat’

Je young kembali menelaah perkataan itu. lalu rentetan peristiwa di pulau jeju kembali menghantui benaknya. Je young sempat mengerutkan dahinya berkali-kali ketika kemudian pikirannya mengambil kesimpulan tersendiri.

Sial! Apakah kyu hyun…

Je young terkesiap ketika tiba-tiba pintu terbuka, wanita paruh baya itu tersenyum lalu berjalan mendekati ranjanganya.

“kau belum tidur?”

Je young menelusupkan kepalanya dalam pelukan eommanya. “belum” jawabnya.

Wanita itu mengusap sayang rambut legam je young “jadi, dia benar-benar kekasihmu?”

Je young terperanjat meski pada akhirnya berhasil mengendalikan diri. tubuhnya bergeser lebih merapat hingga pada akhirnya ia mengangguk dalam diam. Je young dapat mendengar tawa lembut milik eommanya, wanita paruh baya itu mengusap rambut je young semakin lembut lalu berhenti sejenak.

“beberapa hari yang lalu dia menyambangi florist” je young tersentak. Beberapa hari yang lalu berarti semalam, atau semalamnya lagi. karena mereka memang baru saja pulang dari jeju. Dan tidak mungkin kyu hyun datang sebelum mereka pergi, ia tak mengenal eomma. “em,, cho,, kyu hyun, bukan?”

Je young mengangguk lalu memposisikan diri agar dapat memperhatikan ekspresi eommanya ketika bercerita. Je young tak menyangka, mengapa menceritakan kyu hyun terasa begitu menarik bagi eommanya? Wanita paruh baya itu tersenyum, dan jelas, itu pertanda jika ia menyukai kyu hyun.

Je young merinding mengingat kesimpulannya sendiri. Jangan sampai eomma benar-benar menyukainya. Je young tak ingin eommanya kecewa karena pada saatnya nanti, ia dan kyu hyun bisa saja berpisah hanya dengan kata ‘perjanjian kita selesai’.

“dia anak yang baik”

Je young menatap eommanya ragu. Jangan eomma, jangan berharap banyak dengan hubungan semu ini. je young terus membatin. Perasaannya menjadi semakin tak menentu jika memperhatikan betapa eomma benar-benar menyukai kyu hyun.

Wanita itu menyisir rambut je young penuh kasih. “putriku bisa saja mencari pria mana saja yang ia inginkan, tapi tuhan sepertinya tau yang terbaik untukmu”

Je young terperanjat “t terbaik?” tanyanya terbata.

Wanita paruh baya itu mengangguk lembut “dia lelaki yang baik. Kau tau, ia mengerti cara memperlakukan wanita dengan baik”

Je young menghela nafasnya kasar. ‘tentu saja, dia kan seorang cho kyu hyun, eomma!’ batinnya.

“dan, lagipula.. dia berani menemui eommamu ini”

Dan je young terpaku dalam kehanyutan suara kalbu yang menghentak nalurinya untuk menghangat.

 

 

__

Kyu hyun terpekur dalam konsentrasi super yang ia ciptakan. Suasana hening menyelimuti ruang besar dengan satu meja penuh dokumen miliknya. Berlibur selama hampir tiga hari bersama je yung membuat dokumen-dokumen itu menjadi lebih banyak. Menumpuk. Dan membuatnya tertekan.

Kyu hyun melemaskan lengannya sebentar, memijat tulang hidungnya lalu memejamkan matanya erat. Sudah hampir pukul dua siang dan seluruh dokumen itu hampir saja membakar manik matanya.

Kyu hyun menatap dokumen lainnya dengan nanar. Oh sial! Harus berapa dokumen lagi yang akan datang dan menumpuk? Pintu terdengar terbuka, lalu sekertaris cantik kyu hyun kembali masuk dan meletakkan tiga map kuning diatas tumpukan lainnya.

Kyu hyun menoleh malas, sementara nona jang tampak tersenyum mencibirnya dalam diam “kau harus belajar mengendalikan waktu” ujarnya.

Kyu hyun tak perduli. Terlalu banyak petuah yang ia dengar dari sekertarisnya hari itu. kyu hyun mengecap lattenya yang sudah mendingin. Kikisan waktu benar-benar memperburuk suasana.

Nona jang tampak membereskan meja miliknya, lalu berjalan keluar. Sebelum menyentuh pintu, wanita itu berbalik dan menatap kyu hyun dengan mata penuh permohonan “aku ingin keluar sebentar. Setelah itu akan ada beberapa dokumen yang dikirimkan Lee. Corp. jadi,, bersiap-siap saja”

Kyu hyun hampir melemparkan puluhan map itu pada sekertarisnya. Bekerja bertahun-tahun membuat hubungan mereka terlihat seperti kakak adik. Dan kyu hyun perlu menyesali kenyataan jika nona jang, saat ini, bebas-bebas saja untuk meledekinya.

Wanita itu salah satu yang kyu hyun anggap seperti ahra noona. Dan meski mereka terlihat berbeda, sifat mereka ternyata tak jauh. Mereka sama-sama cerewet, dan kyu hyun paling benci dengan sikap kedua wanita yang suka sekali mengolok-olok hidupnya itu.

Pintu tertutup, pertanda nona jang telah pergi. kyu hyun sempat menyandarkan diri untuk melemaskan punggungnya yang mulai terasa ngilu. Kepalanya mendongak menatap langit-langit kantor. Lalu bayangan semalam dengan cepat mendatangi benaknya.

‘hati-hati dijalan’

Kyu hyun tersenyum. Baru kali ini ia merasa simpatik pada pelukan seseorang. Kyu hyun mencengram jemarinya untuk menahan diri. entahlah, sebuah senyuman ia rasa belum cukup untuk meluapkan rasa yang ada dalam benaknya.

Kyu hyun juga tak terlalu mengerti, apa yang salah dengan kalimat itu? toh setiap wanita pernah berucap seperti itu padanya.

Kyu hyun kembali tersenyum. Berbincang dengan eomma je young bukanlah hal yang buruk. Wanita yang bisa dikatakan cukup cerewet itu nyatanya bisa mengimbangi pembicaraan mereka yang seharusnya tak ia ketahui.

Wanita paruh baya itu pintar. Dan,, hangat.

Kyu hyun benci mengatakan jika wanita itu benar-benar mengingatkannya pada..

Lamunannya membuyar ketika suara pintu kembali terdengar. Kyu hyun melemaskan diri diatas kursi kebesarannya. Ia mendesah lelah dan menutup kedua matanya erat.

“ya tuhan, mengapa cepat sekali. Kau tidak punya waktu untuk istirahat?”

“eung? Istirahat?”

Kyu hyun membuka matanya cepat. raut wajahnya berubah menjadi lebih dingin lalu menegakkan tubuh. Sejurus berikutnya kyu hyun menangkap bayang yeoja itu tengah berdiri didepan pintu ruangannya.

“mau apa kau?” suara kyu hyun merendah dan jauh lebih dingin.

Yeoja itu tersenyum menaikkan bahunya lucu lalu berjalan mendekati meja “mau menjenguk kekasihku yang terlihat begitu sibuk dengan tumpukan map kantor”

Kyu hyun tak perduli. Entah wanita itu menganggapnya sebagai lelucon atau apa. yang jelas, kyu hyun benar-benar tak ingin perduli.

“merindukanku?” Yeoja tu berhenti tepat dipinggiran meja. Ia mendudukkan diri lalu memutar kursi kebesaran kyu hyun hingga berhadapan langsung dengannya.

Kyu hyun mendengus malas. “impossible” jawabnya acuh.

Yeoja itu tak merubah raut wajahnya. Ia tetap tersenyum lalu tangannya terangkat melingkari leher kyu hyun. “benar? Tidak merindukan ini juga?”

Bibir mereka hampir bertemu sebelum akhirnya kyu hyun menghindar. Bibirnya menyunggingkan seringai penuh olokan “kau terlihat jalang sekali sekarang” desisnya miris.

Kyu hyun menarik pergelangan tangan yeoja itu agar tak lagi berada pada tengkuknya. Namja itu kemudian berdiri dan berjalan menuju kaca besar kantor “ada perlu apa?”

Kyu hyun tertegun ketika pergelangan tangan itu melingkari pinggangnya dengan erat, lalu mendengus malas. “jess, lepaskan!”

Ia tak mengerti pada bagian mana harus memperbaiki kalimatnya. Jessica justru semakin mengeratkan pelukannya pada kyu hyun, membuat dua gundukan sintal gadis itu menekan punggung kyu hyun kuat.

Kyu hyun dapat merasakannya. Namun bukan itu yang menjadi fikirannya saat ini. jika jessica berani berbuat seekstrim ini, maka tentu sebelumnya ia telah menyiapkan diri untuk mendebat kyu hyun dengan fakta-fakta baru.

“jessica lepaskan!”

Kyu hyun menghempas pergelangan tangan yeoja itu sedikit kasar. Ia berbaik lalu dengan cepat menahan bahu jessica sebelum ia bertindak semakin aneh. Gadis ini mulai gila! Batin kyu hyun.

Jessica memaksakan diri untuk lebih dekat meski ia tau usahanya akan sia-sia. Yeoja itu menggeram kesal saat ia sadar jika kyu hyun benar-benar tak ingin lagi berdekatan dengannya.

Yeoja itu menghempaskan tangannya kasar “apa yang salah, kyu?! Dulu kau selalu menginginkan ini bukan?!” pekiknya.

Yeoja itu benar. Kyu hyun tak perlu menyangkalnya. Berciuman bersama jessica adalah hal yang paling menyenangkan baginya, dulu.

“itu dulu, bukan sekarang”

Yeoja itu menatapnya sengit “lalu apa bedanya?!”

“aku mulai mengerti mengapa kau memilih untuk meneruskan study englishmu. Kau benar-benar kesulitan mengerti bahasa lokal, ya?”

“ini tidak lucu cho kyu hyun!!”

Kyu hyun mendengus. Bibirnya yang terkatup semakin  mengeluarkan seringai olokan tajam “dulu, aku memang menggilai hal semacam ini. tapi dulu, saat bibirmu masih menjadi fokus utamaku”

Jessica terdiam.

“sekarang tentu berbeda. Ada puluhan wanita yang jauh lebih aku inginkan. Bukan wanita sepertimu” kyu hyun menekankan setiap perkataannya “lagipula,, kau tak lagi membuatku bernafsu”

Jessica terhenyak. Bibirnya kelu dengan tatapan penuh ketidak percayaan. Ia menunduk, lalu tersenyum kaku. “jadi, hal seperti apa yang kau inginkan dariku?!”

“tidak ada. Selain pergi menjauh”

Jessica berjalan maju. Mendekatkan diri yang kali ini tak lagi mendapatkan tolakan dari kyu hyun. jemarinya kemudian bergerak cepat membuka kencing kemeja denim miliknya. Menyisakan diri dengan tanktop tipis yang melapisi tubuh proporsionalnya.

Kyu hyun tak bereaksi. Oh yang benar saja! Ia bahkan terlalu sering melihat wnaita bertelanjang didepannya.

“kau ingin yang seperti ini? apa kesempatan yang seperti ini yang tidak kau dapatkan dariku dulu?!”

Jessica hampir menarik ujung tanktop miliknya sebelum kyu hyun mencekal tangannya. Mendorongnya menuju tepian kaca dan menghimpitnya kuat.

“jessica jung..” mata yeoja itu melebar sempurna. Kyu hyun tak pernah memanggilnya seperti itu. bahkan kyu hyun cenderung tak menyukai marganya, dulu. Jessica dapat merasakan bau mint yang kentara dari bibir kyu hyun. menguar rasa rindunya menjadi lebih menggebu.

Namja itu menatap manik jessica dalam. Tubuh mereka hampir tak memiliki jeda barang sesentipun. Dan jessica menyukai keadaan seperti ini. benaknya, setidaknya kyu hyun terpancing.

Tapi nihil. Kyu hyun tak melakukan apapun selain membakarnya dengan tatapan penuh murka. Bibir namja itu bergerak sangat pelan.

“apapun yang tak kudapatkan darimu, dulu. Tak pernah membuatku menginginkannya lagi saat ini. kurasa kau mengerti betul dengan kalimatku”

Jessica merasakan betapa tubuhnya bergetar halus. Sebenci inikah kyu hyun padanya??

“kau memang sempurna, kuakui itu. Tapi berhentilah berharap jika aku akan kembali mencintaimu” kyu hyun mengulum senyum setajam pisau “kisah busuk yang usang dan berbau menyengat seperti itu telah lama menghilang. Dan aku campakkan ditempat dimana akan sangat menjijikkan jika ditemukan kembali”

Manik coklat yeoja itu berkaca-kaca. Air matanya menggenang sempurna menatap kyu hyun penuh permohonan maaf. Namun kyu hyun tak menanggapinya. Namja itu justru mendekat dan berbisik pelan, tepat disamping telinganya.

“lagipula, aku sudah memiliki kekasih”

Kyu hyun mengeluarkan seringai miliknya sebelum berbalik. Menjauh dari apapun yang berhubungan dengan jessica.

“shin je yeong, bukan?”

Kyu hyun terhenti. Ia berbalik dan menemukan jessica tengah meringkuk dalam duduknya dipinggiran kaca. Kening namja itu berkerut halus, dan matanya penuh tanda tanya besar akan apa yang akan jessica ucapkan.

“shin je young..” eja yeoja itu lembut “kekasih bayaranmu”

Kyu hyun hampir membelalakkan matanya tak percaya.

“terkejut aku mengetahuinya?” kyu hyun harus mencatat hari dimana akhirnya jessica mengeluarkan seringai itu didepannya. Jessica tersenyum licik, dan menatapnya dengan tanduk setan yang akhirnya ia keluarkan.

Yeoja itu berdiri, berjalan menghampiri kyu hyun lalu  mengusap dada kyu hyun lembut “aku mengenalmu hingga kau tak tau seberapa dalam aku menggali kuburanku sendiri”

Kyu hyun mencekal pergelangan tangan yeoja itu dan menghempasnya kuat. bibirnya mengulas senyum jauh lebih licik “oh, jadi kau sudah tau?”

Jessica memundurkan diri sejenak. “sandiwara penuh omong kosong seperti ini bukan hal yang akan tersembunyi dari pandanganku, kyu”

Yeoja itu menatap kyu hyun sayu “jadi, apa kau membayarnya untuk melupakanku? Tidakkah kau sadar jika itu pertanda bahwa kau masih mencintaiku?”

 

 

__

“tidakkah kau sadar jika itu pertanda bahwa kau masih mencintaiku?”

Je young bergetar hebat. Tubuhnya menjadi jauh lebih lemas dari sebelumnya. Jadi, kyu hyun memintanya melakukan semua ini karena ia masih mencintai yeoja itu?

Tapi ia fikir kyu hyun benar-benar hanya akan membuatnya menjauh.

Je young memutar bola matanya cepat lalu sadar jika yang yeoja itu katakan adalah benar. Je young hanya tak menyadarinya. Secara tak langsung kyu hyun meminta je young untuk membantunya melupakan jessica.

Je young menekan dadanya kuat. kenyataan seperti itu tiba-tiba saja membuat jantungnya terasa jauh lebih teriris. Mengapa harus seperih ini?

Je young menatap pintu yang ia jadikan celah untuk menyakiti dirinya sendiri. Lalu,, ciuman itu.. apa hanya bentuk pelampiasan kyu hyun padanya? Pesta besar yang ia adakan untuk eomma apa juga seperti itu?

Je young mencelos. Seluruh sendinya meluruh. Ia lemas, dan butuh pegangan. Je yong memutuskan untuk berbalik. Mendengarkan pembicaraan mereka bukanlah hal yang baik. Ini hanya akan menyakitinya.

Je young menutup matanya erat. Lalu detik ketika ia berbalik, ia menemukan lelaki itu, berdiri dengan sebuah senyum licik yang tercetak diwajahnya.

“jadi, sudah mendengar semuanya?”

Lelaki itu menatapnya lekat-lekat, membuat pandangan je young perlahan mengabur. Membuat embun tipis itu mengurung fokusnya. Lalu tak lama, sebuah suara meneriaki je young untuk pergi. Meninggalkan semua fakta konyol yang anehnya membuat dunia je young hampir terasa menyesakkan.

 

-TBC-

maaf lama yaw, baru selesai UN + Perisahan ^^ dan,, ini part 17 semoga suka.

 

With love, Park ji yeon.

 

33 thoughts on “Fabulously Castle part 17

  1. vita says:

    Makin berliku2 aja mslh masing2 pasangan nya,semoga aja hyehyo bsa bantuin ji n hyuk tuk bsa bersama n masalah kyu n je bsa diselesaikan krn si jess itu tdi moga aja je gk keras kepala n mau dgrin penjelasan kyu trus donghae n hyena gmn

  2. kyuso0315 says:

     ia menemukan lelaki itu, berdiri dengan sebuah senyum licik yang tercetak diwajahnya(?)
    Siapa lekaki itu?*penasaran bingit*
    Ditunggu kelanjutannya ya thor ^_^

  3. yeiy..si-hyo moment🙂

    ah,kali ini bagian kyu-je love story ya…konfliknya ringan tapi ngena, and di part terakhir, who is that guy?

  4. Ayunie CLOUDsweetJewel says:

    Aigoo, jadi makin rumit nich kayaknya. Siapa lagi laki-laki yang katanya licik itu?? JiHyuk semoga bisa menjadi pasangan selanjutnya deCh, menyusul HyeWon dan HaeNa. Tapi HaeNa moment-nya nggak ada lagi ya.

  5. Quiny says:

    Yeheee akhirnya muncul \(^^)/
    Siapa itu yang liat Je?😮
    Finally ada part Si Won won xD manis banget couple itu :3 ayooo bikin Kyu-Je manis juga /plak :3 hihihihi semangat next part saengi! Xoxo

  6. Gummy eunhyuk says:

    Itu pria licik yg ditemuin je young siapa ya?

    Ko aku penasarannya🙂

  7. Sapphire says:

    Wah akhirny fc lanjut,Paling suka kalimatnya kyu
    Kisah busuk yang usang dan berbau menyengat seperti itu telah lama menghilang dan aku campakan ditempat dimana akan sangat menjijikan bila ditemukan, ini kisah kyuhyun jeyong story;;

  8. ciyee yg ud slse UN..
    dan fc dilanjutin lagiiii..
    naah, part siwon-hyeyo akhirnya ada dan sweet yaah..
    suka nih kl kyk gini..
    hbngan kyu-je ud ditau sm si jess..
    trus pria yg ngomong gitu sm je itu kok roman2nya ga suka hbngan kyu-je yah..?? siapa itu..??

  9. naina says:

    aku mo minta maaf dulu buat saeng, aku jarang bgt nongol…
    duhhh gegara repot pagi kerja dan malemnya ngajar jdinya gini deh hehe🙂
    ceritanya udah jauh dan makin berkembang ajah kisah kyuje…
    keknya hye yo mo bantu mendekatkan hyukjae dengan ji yeon…
    aishhhh sweet moment sihye😀

    ihhhh sebel bgt ama jesicca, kok ganjen amat itu yeoja…
    kasian je udah udah mulai ada rasa eh malah kecewa, dan siapa pria itu saeng??? kok bisa dy ngomong sesinis itu??? hohhhh di tunggu kelanjutannya, hehe happy hari ini lgi gag banyak kerjaan jdi bisa nyolong nyolong waktu…

    oh ya semoga hasil UN kamu memuaskan ya saeng🙂

  10. tata says:

    ok. dari part ini 2 hal yang jadi sorotan
    1. hyuk pernah patah hati ya?!
    2. lelaki yang dilihat je itu siapa??

    yang lainnya sudah ok. dari kyu yang seperti baru tahu rasanya dipeluk eomma. hye yang ternyata supel abis. won yang bertahan dari nafsu. jes yang nyebelin.

    seterusnya… mohon dengan sangat. jangan pendek2 dong. kalau bisa yang long long shoot gitu saeng. beneran dech. #ngarep

  11. elfexotic says:

    ternyata Udh d posting, padahal Gk ada pembertahuan via email..

  12. tiwi says:

    Duh, semakin rumit aja ne hubungan kyuhyun sama je young ne.
    Next saeng..😀

  13. marly says:

    Pria yg tersenyum licik itu siapaaaaa???

  14. ai-sparkyu says:

    Sepertinya HaeNa udh lama gk nongol..
    But, it’s oke. Ditunggu kemunculan mereka di part selanjutnya..
    Emg bener ya, Siwon dan Hye pasangan yg mendekati sempurna bgt..
    Salut sma Siwon bisa nahan diri utk gk berbuat lebih ke tunangannya walaupun banyak pengaruh” negatif dari ketiga sahabatnya..
    Kemunculan Jessica emg selalu bikin emosi..
    Rasanya pasti terhina x karena ngelakuin hal serendah itu tapi sma sekali gk berpengaruh buat Kyu. Good job Kyu!
    Dan, sama seperti readers lainnya, aku penasaran siapa namja yg muncul di akhir cerita…

  15. maria says:

    happy ending please

  16. mira_MM says:

    waaahhh…siapa ya yg ngom sm Je..d akhr crita..hmm
    masa siwon? atau hyuk jae?
    btw soal hyuk jae..nampakny ad kisah lama yg memilukan kan ya?
    d tgg kelanjutannya..plng suka sm KyuJe couple..
    selamat dh selese UN..lega bgt dong pastinya^^

  17. Dwi_h@E says:

    hye yo manis bgt………… cara pacaran nya pun manis

    wah kasih je denger semua obroan jess kyu
    padahal tadi nya udah seneng bgt dapat kejutan ultah eomma nya

    pengen cepet cerita jihyuk

  18. khajokyu says:

    Makasih eoni dah diusahain mosting.q suka ff ini trutama yang castnya kyuyoung

  19. @uliezgaem says:

    siwon-hye muncul,, siwon emng terbaik dah.. hehehe

    kyu-je o.o konflik makin rumit eoh,, lalu gmn kelanjutan perjanjian itu klo si jessica nya sndiri udh tau….

    aduhh saeng jgn lama ngepostnya, makin penasaran nihhh🙂

  20. Rolin says:

    psti pria yg ngomong sama Je itu Kyu???!!!

  21. Rolin says:

    psti pria yg ngomong ama Je itu Kyu!!??
    ato Hyuk..??

  22. rhaaa18 says:

    Beneran penasaran banget sama kata2 Hye Hyo tentang Hyuk Oppa,, maksudnya apaaaaaaa ?Yaaa aku penasaran sekali beneran dehh dilanjut chingu..

  23. little devil says:

    penasaran dengan laki-laki yg d blkang je young tadi…

    Penasaran juga sama kelanjutan crita hyukjae-ji yeon

    Permainan kata author dr part 1-17 bagus,bikin mikir ektra buat mengimajinasikan.a,,,,uda pnsaran bngt sma part selanjutnya, sampai mengkhayal sendri hahaha…..Dian cepet come back next par ya….. Sem sem ^__

  24. little devil says:

    penasaran dengan laki-laki yg d blkang je young tadi…

    Penasaran juga sama kelanjutan crita hyukjae-ji yeon

    Permainan kata author dr part 1-17 bagus,bikin mikir ektra buat mengimajinasikan.a,,,,uda pnsaran bngt sma part selanjutnya, sampai mengkhayal sendri hahaha…..Dian cepet come back next par ya….. Sem sem ^_^

  25. nadia1 says:

    hye yo bantu jiii buat hyuk ya.. ahhhhhh penasrn d oart19 kn hyuk kecelakaan…man aq komen d sini

    wuahhh smg happy end

  26. Shannon Shin says:

    Aseli ini sih pesta kejutan buat Jeyoung hahaha. Penasaran sebelumnya Hyukjae emang jatuh cinta sama siapa? Apa ini yang nyebabin dia juga gak mau jatuh cinta lagi? Terus itu kenapa Kyuhyun bilang kayak gitu setelah menemukan Jeyoung mendengar pembicaraan dia sama Jessica?

  27. BebyPanda says:

    , kshan je..
    kyuhyun jahat bngt..

  28. SHAwol noNAME says:

    ah, udah ada part jeyoung tersakiti
    haena mana?
    next part

  29. uwaaa bnar2 miris bgt ending part ini author….

  30. citra says:

    makin seru aja ceritanya….

  31. iyha buchu says:

    kcian je young…..

  32. dewi says:

    Jessica pengen blk lagi ma kyu ya lalu gma dengan je young

  33. iyin88 says:

    Bnyk yg mngasihani ji young.
    Kjtan kyu mmbri hrpan pd eomma je dan aq ykin hbis ini je pasti mmbtlkn prjjiannya dngn kyu.
    Ada ap dngn mslh percintaanya hyuk smpi dia gak mau lg jth cinta?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s