Deep Condolences~

BdX200NCEAADhwS

Berita duka itu datang. Park Jung Soo kita kehilangan ketiga anggota keluarganya yang terkasih. Ayah, Kakek, dan Neneknya telah pergi untuk selamanya.

Sore itu, usai mengerjakan beberapa tugas sekolah, saya tersentak cukup kuat ketika berita meninggalnya Ayah, Kakek dan Nenek Lee teuk oppa merajalela diseputaran timeline saya. Sungguh, saya belum akan menyadari jika kesedihan ini datang begitu cepat. Usai mengenal para members Super Junior, yang pertama saya lakukan adalah mengenal keluarga mereka. Dan keluarga Lee teuk, saya jadikan yang pertama.

Kita semua tau, leader kita adalah orang yang sangat-amat tegar. Melindungi kita dari hal apapun yang terkadang bahkan membahayakannya. Membela dan membahagiakan kita dengan tetes keringat dan air mata bahagia miliknya.

Saya masih bisa menerawang betapa bahagianya saya ketika –hanya- menonton beberapa variety show bahkan konser tunggal mereka. Leeteuk mungkin memang sosok lelaki yang terlalu mudah mengeluarkan air mata. Namun dari situ kita tau banyak hal. Salah satunya adalah bahwa leader tercinta kita ini memiliki hati yang luar biasa lembut. Air mata yang selalu ia keluarkan bermakna akan apresiasinya yang merasa tersentuh atas dukungan kita kepada mereka.

Secara tidak langsung, kita menangis untuk mereka, dan mereka menangis untuk kita.

Bukankah ELFs dan Super Junior memang seperti itu?

Tulisan ini bukan bermaksud memprovokasi. Saya tidak akan pernah membahas beberapa rumor yang beredar tentang penyebab kematian hingga kronologisnya karena hal itu sendiri menyakiti saya secara tidak langsung.

Tapi mari kita berbicara mengenai betapa terlukanya leader kita saat ini. Betapa ia tengah gamang dalam kelam pekat hidup yang mulai mendatanginya. Betapa ia tengah kehilangan sosok seorang pemimpin, pahlawan dan pengayom dalam keluarganya. Dan betapa ia betul-betul membutuhkan ‘kita’ untuk terus mendukungnya.

Saya belum berani membayangkan topeng seperti apa yang akan para ‘superman’ kita pasang untuk menutupi rasa duka terbesar mereka saat ini. Yang jelas, setau saya usai pemakaman siang ini, sungmin, ryeowook dan shindong tetap akan melanjutkan schedule mereka. Tuntutan pekerjaan. Profesionalitas.

Lihat. Belum membayangkannya saja saya sudah meneteskan air mata.

Jika saya boleh jujur, saya tidak –belum menangis ketika berita besar ini telah menjadi hot news. Malam itu, saya hanya merasa jika saya tengah memiliki satu gumpalan besar yang tengah mengusik rasa tenang dalam kehidupan saya. Saya merasa jatuh, tenggelam dalam rasa sunyi yang saya ciptakan sendiri atas berita duka yang tersebar.

Paginya, meski banyak ELF yang berkata tak akan dapat berkonsentrasi untuk belajar, nyatanya saya tetap melaksanakan KBM. Mengerjakan tugas dan terkadang bercanda dengan teman lainnya.

Baru saya sadari, saya hanya mencoba untuk berpura-pura tegar.

Saya menangis dengan keras saat dulu, Leeteuk oppa baru akan memulai wajib militernya. Dan saya ingat, betapa saat itu sosok leader adalah sosok yang berharga untuk saya. Saya mencintai namja tua yang satu itu, saya menyayangi ahjussi yang memiliki lesung pipi itu, saya menghargai betapa tawanya begitu penting untuk saya –dan mungkin juga ELF lainnya-.

Dan pada akhirnya saya menangis. Hanya sepersekian detik setelah foto pucat pasi lelaki tua itu menghujani timeline saya. Sungguh, pada akhirnya saya kalah.

Saya pernah melihatnya menangis –terlalu sering malah-. Setiap konser tunggal mereka berakhir, leader akan selalu meneteskan air mata dengan binar bahagia dalam manik matanya. Sayang, hal seperti itu tidak lagi saya temukan. Lelaki itu menangis tersedu, tanpa perduli puluhan media yang bergerombol mencoba mengabadikan gambarnya. Ia rapuh, dan saya merasa bersalah karena tidak berada disisinya.

Leeteuk menangis, menundukkan kepalanya dalam dengan air mata kesakitan yang terus ia keluarkan.

Jika saya bisa, saya ingin sekali memeluknya. Saya yakin setiap ELF juga akan melakukan hal yang sama. Tapi saya tidak bisa, dan raut dukanya yang begitu dalam entah mengapa turut menggerogoti hati saya. Saya menjadi lebih diam dan tak banyak berbicara, lebih pada tak sanggup membayangkan senyuman palsu semacam apa yang akan leader torehkan usai acara pemakaman tiga orang tercintanya, siang ini.

Saya bahkan sempat berfikir mengenai vakumnya leader dan tak sanggupnya ia menghadapi hidup. Meski saya sadar, leader kita tak selemah itu. Leeteuk adalah lelaki yang kuat. Ia pemimpin para lelaki kita. Ia pemimpin barak tentara dalam wajib militernya. Dan mulai saat ini ia juga akan memimpin dua orang wanita tercintanya, dua orang yang tertinggal dalam duka bersamanya, dua wanita yang kini perlu ia lindungi tanpa bisa bertanya atau sekedar meminta saran pada yang ayah.

Bukankah leader kita dilahirkan untuk jadi pemimpin? Dan Tuhan tak akan menjadikannya seperti itu jika ia tidak diberikan keteguhan hati,bukan? Leeteuk oppa adalah lelaki kuat, ia menjalani banyak masalah sejauh yang kita jalani bersama. Dan setiap hari adalah lembar baru yang terus ia coba jadikan kebahagiaan untuk kita. Untuk kelurganya, untuk ELF dan untuk ‘uri superman’.

Saya jadi teringat satu video. Saat leeteuk oppa berkata jika ia sempat membenci sang ayah karena perpisahan yang terjadi diantara orang tuanya. Namun setelahnya ia berkata jika ia tak akan lagi melakukannya. Ia akan mencintai pria tua itu dengan apapun yang ia miliki, dan leader berkata jika appa, eomma dan noonanya adalah segalanya.

Bolehkan saya menangis? :”

Ada yang masih ingat ketika ayah leader berkata..

“kalian bisa memanggilku ayah, atau bapak, itu tidak masalah. Sejujurnya, aku berharap bahwa kalian semua adalah anakku atau menantuku, tapi aku sedih bahwa itu tidak dapat terjadi. “

Sialnya saya juga sedih karena itu bukanlah kenyataan. Tapi menganggapnya sebagai seorang ayah sudah saya lakukan semenjak saya mengenal anaknya.

 

Dia juga mengatakan, ““Terima kasih telah mengirimkan hadiah, tapi aku merasa sangat buruk ketika menerimanya. Hati kalian yang hangat sudah cukup, jadi silahkan saja tunjukkan hati kalian yang hangat melalui kata-kata kebaikan bukan hadiah. “

Dan sialnya lagi dia bukan seorang matrealistis yang gila popularitas hingga memanfaatkan leader sebagai ajang mendapatkan barang. Bahkan beberapa hadiah yang dapat dimakan, ia habiskan bersama ELF yang terus mengunjunginya setiap saat. Dia sosok yang begitu hangat dan ramah, persis seperti anaknya.

 

Dia juga telah menghibur ELF ketika Super Junior dikritik oleh anti-fans.

“Kami merasa kuat dan didukung karena kalian semua. Tidak ada manusia yang bisa sempurna di dunia ini, hanya Tuhan yang bisa. Manusia adalah makhluk yang tidak sempurna, sehingga kita membuat kesalahan. Ada orang yang merasa buruk dengan kesalahan orang lain, dan orang-orang yang bertepuk tangan untuk mereka. Jangan arahkan jari-jari kalian pada orang-orang yang bertepuk tangan, karena itu bisa membantu member Super Junior bekerja lebih keras untuk memperbaiki diri. “

Dan dia lebih dari sekedar pemimpin keluarga. Dia ayah. Seorang bapak dari lelaki yang saat ini kita cintai. Pahlawan bagi ‘superman’ kita.

Saya ingat, ketika dulu Donghae oppa juga kehilangan ayah tercintanya. Ayah leader adalah orang yang bertanggung jawab dan selalu memenuhi kebutuhan Donghae tanpa pamrih. Tanpa perlu berkoar-koar betapa heroik perbuatannya bagi uri donghae.

Bisa kita bayangkan betapa sedihnya donghae saat ini? Seorang pengganti appanya yang telah pergi nyatanya juga pergi, meninggalkannya bersama leader yang saat ini dirundung hancur yang berkeping. Entah berita ini benar atau tidak, saya mendengar jika donghae menangis disudut rumah sakit dengan suara isakan yang rendah. Dan meskipun berita ini tidak benar, bukan tidak mungkin Donghae akan melakukannya. Karena kita sama-sama tau duka yang leader rasakan pernah Donghae rasakan jauh sebelum ini.

Sebelum memutuskan menulis note ini, saya berfikir ribuan kali. Saya hanya merasa tidak pantas, karena saya hanya seorang fans. Penggemar. Pecinta dalam diam. Saya bukan bagian dari mereka yang memaksa memandang para oppars sebagai calon suami masa depan. Meski saya membenarkan jika saya mencintai mereka sebagai lelaki, bukan idola.

Saya merasa hancur. Belum tau pasti hal seperti apa yang akan terjadi pada leader dan lelaki kita lainnya. Wajah pias eunhyuk, kyu hyun, siwon dan mata sembab mereka cukup membuat harga diri dan hati nurani saya sedang berada dititik dibawah nol. Saya kecewa, lebih kepada diri saya sendiri. Dan saya bersedih, seperti mereka yang juga menangis demi merasakan duka yang sama.

Untuk saat ini, sungguh hanya doa yang besar yang mampu saya berikan. Pada Appa :” pada Halmoni , Haraboji dan pada keluarga. Semoga mendiang ayah, kakek dan nenek oppa beristirahat dengan tenang, diberikan tempat terbaik dan dihapuskan segala dosanya.

Dan terkhusus untuk leader, park jung so, sosok pemimpin yang justru tengah begitu rapuh, saya disini. Kami disini. ELF selalu disini. Dan sungguh kami memiliki milyaran pundak untuk oppa sandari. Kami memiliki jutaan lengan untuk memeluk oppa. Kami memiliki ratusan milyar jemari untuk saling berkait menguatkanmu.

#staystrongparkjungso

Memandangnya sebagai manusia biasa yang sedang berduka karena ditinggal tiga orang tercintanya membuat hati saya merasa jika ia sangat amat rapuh. Ia bukan lagi superman saat ini. Ia bukan lee teuk. Ia manusia biasa, yang hatinya tengah terluka dan belum bisa tertawa. Ia Park jungso, lelaki tegar yang tengah hancur dalam duka.

Oppa, tetaplah bersemangat. Tetaplah tegar. ELFs selalu disini, mendukungmu dengan sejuta cinta. ‘Dia’ pergi, bukan berarti ‘tak ada lagi’. Ketahuilah cinta dan kasih sayangnya akan terus mengiringi oppa hingga kapanpun. Berpegang teguhlah pada Tuhan, dan tolong, peluklah setiap dongsaengmu agar kau tau betapa cinta kami akan selalu menguatkanmu.

 

At last..

STAY STRONG, PARK JUNGSO :”)

 

 

p.s : untuk pertama kalinya saya melihat leader menangis tanpa perlu menahan diri didepan media. Dari situ saya sadar betapa mereka benar-benar hanya manusia biasa yang tetap saja akan terluka. Saya akan berhenti untuk menuntut kesempurnaan. Dan dari sini saya semakin memantapkan diri untuk mendukung mereka agar segera menikah. Menjadi manusia yang sebenarnya dan lepas dari topeng yang terus mereka gunakan selama ini:’)

Kesedihan leader sungguh dalam. Menulari saya, hingga saya memutuskan untuk berhenti hingga satu minggu kedepan. Sabtu depan, leader akan kembali ke camp militernya. Mari kita doakan agar dia tetap menjadi lelaki tegar dan terus memiliki semangat tak perduli sedalam apa duka yang ia miliki.

Saya tidak lagi memiliki kata-kata. Dan saya merasa seperti apapun kata yang saya keluarkan tak akan mampu mengungkapkan rasa duka saya pada siapapun. *sign*

Dan mari pegang teguh ‘SILENT PROJECT’ kita. Tanpa perduli berita atau foto apapun yang muncul. Lindungi leader dengan memberikannya privasi untuk menenangkan diri. Berikan ia kesempatan agar tak perlu menambah bebannya *karena jika foto leader tersebar luas, ia akan diberikan denda dari wajib militernya*. Dan tolong hargai usaha kita untuk memberikan ruang seperti yang manusia biasa butuhkan untuk melewati masa duka. Project ini berlaku untuk kita semua. Karena kita, oppars dan leader semua tengah berada dalam duka yang mendalam.

NO PICT. NO VIDEO. JUST SILENT, ELFs :’)

 

With love, Park ji yeon.

6 thoughts on “Deep Condolences~

  1. @uliezgaem says:

    Luka mendalam buat keluarga SJ & ELF…

    aigoo saeng,, eon gga kuat buat baca berita ini lg,, tp sllu pngen tau gmn perkembangan mereka disana… pengen bgt meluk n bilng kita semua akan selalu ada bersamamu selamanya…

    mencoba untuk tegar ketika melihat beberapa pict yg udh telanjur bertebaran dr bberapa sumber, tp sesungguhnya ketika melihat pict itu jujur air mata ini lg2 mnetes, hati bagai tersayat… bagaimana dgn dia yg dsana, org yg bnar2 sdang mngalami ini….

    kita hanya bisa melindunginya,, dgn tidak menebar foto funeral… tugas kita adalah mendukung dan mendoakan agar dia dan keluarganya diberi ketabahan…

    semoga setelah semua yg terjadi menjadikan dirinya lebih tegar n kuat dalam menghadapi apapun….

    So,, Stay strong Park Jung Soo,, uri leader Leeteuk… We’ll be standing beside you forever…. We will always strengthen your.. Please don’t be sad for too long,, we’re all waiting for your smile…
    😉

  2. marly says:

    Aku jg sempat liat itu foto yg leeteuk oppa nangis… Bener2 ga bisa ngomong apa2😦😦
    Hanya bisa berdoa buat leeteuk oppa..semoga dia bisa melewati semua ini.. Masih banyak yg sayang sama dia.

  3. Dwi_h@E says:

    waktu lht ft nya aja, masih tahan
    tp wkt tadi pagi lht vid nya, bener2 ga bisa lg nahan airmata
    apalg lht member yg lain angkat peti nya Dan teukie oppa nangis *ga tahan*

    uri leader yang tabah ya

  4. Gummy eunhyuk says:

    Kata-kata mu ngena banget
    apa yg kamu takutkan ternyata sama dengan ku
    aku selalu takut kalo uri leader tidak bisa melawan masa menyedihkan ini

    aku selalu berdoa dan meyakinkan hati ku bahwa uri adalah orang yg kuat tpi rasa khawatirku ga akan bisa ilang begitu saja
    aku pun berdoa saat ditempat wamilnya uri leader mendapat banyak dukungan dari teman2

  5. ahiru kitagawa says:

    udah lama aq ga cari info mereka… dapet2 berita kyk gn… jd g semangat… leeteuk oppa stay strong…we are here oppa…elf always be your side…

  6. tata says:

    bias #1 yg slalu tersenyum manis n tukang tidur
    q bner2 sakit lihat picx dbeberapa twit para elf
    bner2…ingin peluk jungsoo oppa n say “gwenchana… q dan elf ada disini untukmu selalu. bersemangatlah!!”

    q setuju saeng…
    mereka harus segera mencari pendamping hidup yg bisa menopang kehidupan dibalik layar para namja hebat kita.
    aku berharap jungsoo oppa segera menikah setelah keluar dari barak militer. n siapapun calon pendampingnya, q sbagai elf akb mendukung 100%

    jadi, berhentilah menangis dan berduka
    lalu cepatlah tertawa dan bahagia
    PARK JUNGSOO!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s