Fabulously Castle part 9

FC

Judul         : Fabulously Castle 9

Author      : HyukgumSmile

Genre        : romance, friendship

Rating       : PG-17

Main Cast  : Cho kyu hyun, Lee hyuk jae, Lee donghae, Choi siwon

Eun na masih ingat bagaimana malam itu ia tak sedikitpun menerima tawaran donghae untuk berkencan. Anehnya, ia tak pernah berbicara mengenai pembatalan pertunangan itu meski pertengkarannya dan donghae telah berlalu enam hari silam.

Seingatnya, tak ada kata ‘ya’ atau sekedar anggukan darinya saat donghae berkata akan menjemputnya pagi ini. tapi eun na justru terlihat tengah berkemas dan mempercantik diri didepan meja rias setelah beberapa desainer mengantarkan baju yang anehnya, ia pesan EMPAT HARI YANG LALU.

Oh konyol! Eun na menginginkan kencan ini!

ia mempersiapkannya semenjak empat hari yang lalu dan pagi ini bersikap seolah dirinya terpaksa mengikuti ajakan donghae. Ck, gila! Semua orang tentu akan tau batas paksaan dalam artian yang sebenarnya.

Apa kau akan memoles diri jika kau terpaksa? Berdandan dengan sifon terusan baby pink hingga lutut tanpa lengan dan rambut terurai yang –sebelumnya- telah mendapatkan perawatan salon?

Eun na benar-benar menjadi gadis bodoh kala untuk pertama kalinya akan melakukan kencan. Well, kehidupan paris tak sedikitpun membuatnya mengerti arti kencan. Eun na terlalu tertutup hingga tak sekalipun pernah berkencan saat disana.

Dan, baiklah. Donghae memang yang pertama. puas?!

Setelah bunyi klakson menggema eun na berbalik dengan cepat dan gemuruh itu mulai menjalari hatinya. Jemari yeoja itu tiba-tiba terasa dingin terlebih ketika eommanya berteriak, berkata jika donghae telah menunggunya.

Eun na kemudian berbalik, memperhatikan polesannya sekali lagi lalu berdiri dan mengusap terusannya gugup. Tak lama ia berjalan dan seketika bertemu pandang dengan donghae ketika mencapai pintu.

Eun na berteriak keras meminta izin, lalu ketika ia berbalik ia menemukan donghae tengah menatapnya kemudian namja itu tampak mengalihkan tatapan sembari mengusap tengkuk lalu berdehem keras.

Donghae terlihat berjalan setelahnya dengan tatapan yang kembali ia alihkan. Lalu ketika dua tungkai itu berhenti, donghae sempat menatap langit sebelum akhirnya menumbukkan mata pada manik hitam milik eun na.

Keduanya terdiam untuk sesaat. Eun na tak mengerti entah apa yang salah pada dirinya hingga donghae menatapnya dengan gambaran yang buram. Namja itu,, memiliki mata yang sulit untuk dibaca.

Donghae kemudian kembali menunjukkan sikap arogannya dan menatap eun na dengan deheman kecil “ini tak akan mudah. tapi ayo mencobanya”

Eun na menatap namja itu dalam. Sebenarnya apa yang ada dalam fikirannya hingga menerima ajakan namja ini? tapi sungguh ajaib, eun na justru menganggukkan kepalanya dan tersenyum.

Donghae terlihat puas dengan jawaban yeoja itu. lalu dengan semaunya merebut jemari eun na dan menyeretnya lembut menuju mobil. Tak ada yang berbicara hingga mereka mencapai pintu mobil lalu donghae membukakannya pintu dan berlari menuju sisi lainnya.

Tak lama kemudian mobil bergerak menuju jalan utama seoul. “kau sudah sarapan?” tanya donghae ragu.

Eun na tak menjawab. Hanya kemudian menggerakkan kepalanya pertanda ‘ya’. Donghae kemudian mengangguk paham “kalau begitu kita bermain ski saja. Kau mau?” tanyanya kembali.

Eun na terdiam. ski? Ski? Dia tak bisa bermain ski!!!

“aku tidak bisa bermain ski” tutur eun na. Lalu suasana menjadi hening. Donghae tetap melajukan mobil menuju salah satu mal –miliknya- yang menyediakan fasilitas ski hingga mobil itu berhenti dipusat itaewon.

Namja itu kemudian memarkirkan mobilnya dan segera berlari untuk membukakan pintu seberang. Eun na tak banyak bicara. Hanya setelah ia bertemu pandang dengan donghae, mulutnya terasa memiliki kunci yang lupa ia letakkan dimana.

Sial!

Donghae kemudian mempersilahkannya keluar lalu menggenggam jemarinya menuju lift “aku akan mengajarimu” ujar namja itu singkat.

Eun na kemudian terhanyut. Tunggu! Bukankah mereka tak seperti ini sebelumnya? Eun na bahkan tak pernah menunjukkan sikap seolah hanya pasrah padanya. Sejak kapan suasana seperti ini terjadi?

Eun na membatin lama memikirkan perubahan kilat dalam perdebatan panjang dirinya selama hampir tujuh hari sebelum ini. memikirkan apakah memang hubungan mereka pantas ‘dicoba’ atau segera menyerah dan meminta appanya mencarikan lelaki lain.

Namun akhirnya suaru gemuruh memaksanya untuk tak egois. Baiklah, mencoba mungkin bukanlah hal yang buruk.

__

Dan seminggu setelahnya berlalu cepat. je young telah duduk pada kabin besar yang menyatu dengan dua kabin lainnya. ada satu komputer dan dua sisi meja yang bisa ia gunakan untuk meletakkan apapun yang ia mau disana.

Seminggu berlalu semenjak masa awal kerjanya ia mulai. Masih awam dengan sekitar membuatnya harus belajar banyak dan beradaptasi dengan baik. Je young tak dapat lagi terjaga ketika fajar telah mendahuluinya. Ia juga tak lagi dapat membantu eommanya pada saat makan siang datang.

Akan ada banyak sekali file yang harus ia pahami mengenai permintaan pasar dan bagaimana ia bisa mereka setiap bayangan yang mengambang dalam kepala setiap orang untuk ia jadikan sesuatu yang nyata.

Logikanya, untuk mengawali kehidupan mandirinya ini terdengar terlalu sulit. Namun sekedar sadar saja jika je young bukan gadis biasa, satu minggu dihabiskannya untuk menyelesaikan satu desain yang akan ia ajukan dalam rapat devisi nanti.

Mungkin, bukan hal yang patut dibanggakan. Namun pengejaran targetnya sungguh luar biasa. Je young berharap untuk dapat menduduki posisi kepala devisi dalam jangka waktu dua tahun saja.

Terdengar konyol. Namun nyatanya, hari ini ia tengah berdiri. Mempresentasekan hasil desain miliknya didepan beberapa rekannya yang lain. Mencoba membuktikan sebisa apa ia untuk mewujudkan mimpi besarnya.

Siang itu berlalu begitu saja. je young berjalan menuju food court seorang diri karena siang itu ji yeon memiliki janji bersama bom untuk kembali mendiskusikan periklanan mereka. entahlah, je young pun tak terlalu mengerti.

Intinya, siang itu ia tak dapat berbincang untuk menghabiskan waktu istirahatnya. Akhirnya, je young memilih untuk memesan satu poci es lemon tea dan membawanya menuju kabin. Mungkin menghabiskan jam makan siang dengan bekerja akan membuatnya pulang lebih awal.

Je young melirik sebentar pintu masuk. Siang seperti ini selalu saja diisi dengan kesibukan banyak pasang kaki yang membuka pintu kantor untuk berlalu-lalang. Entah hanya sekedar ingin makan siang diluar atau mungkin mengunjungi seseorang lain diluaran sana.

Je young mendelik ketika kapulan asap didepan kantor menguar bersama sinar matahari siang yang terik. Beruntung ia bukan pekerja lapangan. Je young tak berani membayangkan apa yang terjadi sengan kulitnya ketika bersentuhan dengan sinar mematikan itu.

Je young tak begitu sadar. Entah apa yang menguasai pikirannya hingga tiba-tiba ia merasa sesuatu yang keras menghantam bahu kirinya. Je young oleng sementara hinghels yang ia gunakan terpeleset hingga membuat jemarinya tertekuk.

Yeoja itu menjerit keras. Merasa mungkin ini akan berkahir dengan bokongnya yang beradu keras dengan lantai lalu menciptakan tato biru keunguan yang menyakitkan. Namun aneh, je young merasa melayang untuk sesaat. Kemudian ia membuka mata dan menemukan sosok itu disana.

Choi si won.

__

“benar kau baik-baik saja?”

Je young terdiam ketika seusai ia diselamatkan siwon –dengan lengan yang melingkar erat disekitar pinggangnya-, ia tak dapat mengeluarkan sepatah kata pun.

Ice lemon tea miliknya tumpah hingga membasahi kemeja kerja sementara tiga jari ujungnya terasa perih. Je young baru sadar ketika sesuatu yang hangat menenangkan tusukan pada bagian perih tersebut. Kemudian baru ia tau jika highels kesayangannya itu telah merobek kulit terluar jemarinya.

Je young tak peduli. Karena memang bukan itu yang mengaung dalam fikirannya saat ini.

Choi siwon. Gila! Sejak kapan je young bermimpi akan dipeluk-meskipun tak secara langsung- olehnya? Namja itu bahkan dengan wajah cemas yang sangat bertanggung jawab segera bertanya apa ia baik-baik saja. Dan ketika je young berjalan tak lurus lagi, siwon menyeretnya menuju ruangan teratas kantor.

Beru je young sadari jika ternyata, itu adalah ruangan kyu hyun. siwon dengan cepat menghubungi medis kantor dan memintanya mengobati je young. Lalu tak lama ia kembali dengan sebuah kemeja besar-tentu saja- berwarna biru muda dan meminta je young untuk segera berganti baju.

Beruntung ice lemon tea miliknya tak menjalar dengan cepat menuju pakaian dalam. Jika itu terjadi, haruskan je young meminta siwon untuk membelikannya sebuah bra? Oh tuhan, je young benar-benar sudah gila!

Usai berganti baju je young berusaha untuk berbicara-meskipun tak banyak-. Kemudian siwon terlihat mengganti ice lemon tea miliknya dan memesankan makan siang untuk mereka nikmati dari ruangan itu saja.

Je young benar-benar terkesima. Choi siwon yang begitu sempurna entah mengapa terlihat semakin sempurna dimatanya. Ia tak tau apa yang terjadi hingga makanan mereka datang dan siwon terus tersenyum sembari bercerita panjang dengannya.

Je young menoleh sebentar. Eeh? Bukannya ini ruangan kyu hyun? mengapa je young tak melihatnya? Yeoja itu kemudian melirik bagian lainnya yang terlihat sama, kosong. lalu matanya menjelajah menuju sudut lain dan yang ia baru sadari adalah, ruangan itu terlihat begitu rapi. Bersih dan benar-benar tak terlihat seperti milik seorang pria.

Je young kemudian berkedip sekali. Tunggu! Ia memikirkan kyu hyun, begitu? Dengan cepat kemudian ia menggelengkan kepala lalu kembali beralih pada sisi lainnya.

“apa ada masalah?”

Je young terdiam ketika suara siwon terdengar berbicara padanya “ngg, tidak. Tidak ada masalah apapun” jawab je young ragu.

Lalu siwon tersenyum ramah “jadi kau baru bekerja selama satu minggu? Aku dengar devisi desain baru saja merombak struktur mereka. siapa kepala devisimu?”

Je young mengerjap “kim sora” jawabnya.

“kau terlihat gugup. Ada yang salah denganku?” siwon kembali memakan seporsi beefboaster miliknya sembari terus berbicara.

“bukan. Tidak ada yang salah denganmu” jawab je young kembali.

Siwon terkekeh “kau selalu menjawab dengan pola yang sama. Jangan takut, aku tak akan menyakitimu” ujar siwon tenang.

Je young bersumpah akan memecahkan kepalanya jika benda didalamnya memang tak mampu lagi berfikir untuk mengeluarkan kata-kata yang lebih berbobot daripada pola serupa yang kembali ia ulang.

Namun kemudian konsentrasinya kembali terarah pada sebuah frame yang terletak diatas meja kerja kyu hyun. frame itu membelakanginya dengan ukuran sedang dan warna kayu yang cantik.

Je young tersenyum lembut. Selera kyu hyun memang tak patut lagi dipersoalkan. Setiap perabot dalam ruangan itu tertata rapi dengan penyatuan warna yang tak lazim namun terlihat berkelas. Elegan dan nyaman.

“aku lupa memberitaunya jika aku akan datang. Karena itu aku berniat untuk menyusulnya. Ternyata kami memiliki janji di sebuah restoran diluar kantor. Aku sempat lupa” ujar siwon.

Je young menatap siwon sebentar lalu berfikir, apa namja itu tak sedikitpun risih berada dengannya dalam satu ruangan dan membicarakan segala hal mengenai dirinya. Mereka baru saja berkenalan bukan?

“aku sudah menghubunginya dan mungkin sebentar lagi__”

“choi siwon! brengsek kau__”

Siwon dan je young menoleh ketika kyu hyun juga berhenti mengeluarkan suara. Mereka bertiga saling melemparkan pandangan satu sama lainnya, kemudian tak lama setelahnya kyu hyun memekik keras.

“untuk apa kau disini? Dan.. kemejaku!!”

__

“ada yang bisa__ oh, ji yeon-ssi” jungmo segera berdiri lalu menunduk sekali sebelum memancarkan senyum cerahnya siang itu.

“oh, sunbae. Anyyeong!” ji yeon balas membungkuk kemudian tersenyum. Menggunakan kata sapaan sunbae setelah dua minggu yang lalu mengenal jungmo yang memiliki perbedaan usia lima tahun dengannya.

Sore itu tak terencana ketika ji yeon tengah berada dalam sebuah cafe dan seorang namja menghampirinya. Ternyata jungmo sedang mencoba menghabiskan waktu istirahat sore dengan melakukan hal yang sama.

Menikmati american coffe dengan sepiring waffle panggang.

Jung mo tak pernah canggung. Setelah mengetahui keberadaan ji yeon bersama bom, ia ikut bergabung lalu kemudian mereka berbincang dengan canda yang mulai terdengar tak membosankan.

Hari itu genap sebulan setelah ji yeon bergabung menjadi utusan cho. Corp untuk membahas segala kerjasama mereka bersama perusahaan hyuk jae. dan setelah beberapa iklan berhasil mereka luncurkan, sore itu mungkin akan menjadi waktu yang cukup senggang untuk sekedar beristirahat setelah bekerja ekstra sebelumnya.

Akhirnya jung mo memilih menjadi pendengar celotehan wanita selama hampir satu jam mendudukkan diri pada sebuah meja bundar  yang terletak di ujung toko. Dan setelahnya, yeoja itu terlihat lebih luwes dan tak ada gambaran asing dari mimiknya ketika bertemu jung mo.

“ada apa? kau tak pergi makan siang?” jung mo berjalan keluar dari teritori meja kerja miliknya “atau kau ingin mengajakku makan bersama?” ujarnya.

Ji yeon tertawa geli “seharusnya aku yang mengatakan hal itu kepadamu. Sunbae sendiri tidak pergi makan?” jawab ji yeon.

Jung mo terlihat menggeleng “aku sedang banyak pekerjaan. Jadi, ada menu apa siang ini?” jungmo melirik sebentar sebuah lunchbox yang tergantung pada tangan ji yeon kemudian mengedipkan sebelah matanya genit.

“ah, ini. bisa tolong.. eumm” ji yeon kemudian terdiam “lunchbox ini sebenarnya..”

Jung mo tersenyum geli “direktur lee? Sayang sekali dia sedang__”

“hyung, aku ingin__ oh, ji yeon-ssi?”

Ji yeon menoleh bersamaan dengan jung mo ketika suara berat itu menginterupsi percakapan mereka. lelaki itu tersenyum tipis kemudian kembali menatap jungmo dengan cepat “aku ingin makan siang. Dua jam” sambungnya.

Ji yeon memperhatikan namja itu untuk sesaat. Makan siang? Apa memerlukan waktu selama itu? batinnya. Kemudian sayup-sayup ji yeon mendengar suara langkah kaki yang menjauh pergi.

Ia melirik jung mo lalu tersenyum miris. Lebih kepada menertawakan dirinya sendiri karena tak mampu menahan hyuk jae untuk sekedar melirik bekal makan siang buatannya. Ia lupa, ji yeon lupa banyak hal. Dan salah satunya, ia lupa jika hyuk jae memiliki banyak kekasih.

__

Akhirnya, sore setelah je young mendapatkan celotehan panjang karena ia menggunakan kemeja biru milik kyu hyun, ia memilih untuk segera mengantarkannya kepada laundry terdekat dan berencana akan mengembalikannya secepat yang ia bisa.

Gila. Namja brengsek itu bahkan meneriakinya dengan umpatan kasar yang benar-benar.. arkh! Je young tak mengerti. Mungkin, memang ia tak begitu marah atau sakit hati dengan perkataan itu. tapi..

Well, cho kyu hyun yang berkuasa itu telah memakinya didepan choi siwon.

Itu dia!

Je young menggeram kesal. Mengapa harus didepan siwon?!!

Yeoja itu mengacak karas rambutnya lalu menghempaskan kepalanya dalam lipatan tangan diatas meja. Ia menggumam tak jelas lebih kepada merutuki dirinya sendiri.

Oke, dia baru saja merasa jika bekerja di perusahaan itu adalah kesialannya. Sial! Mengapa harus cho kyu hyun? je young sempat berandai-andai jika atasannya yang terhormat itu adalah seorang namja sopan yang baik hati.

Mungkin, tak perlu jauh-jauh menyukai choi siwon dan menungguinya dengan sabar. Jika memang tuan muda cho itu adalah pria baik-baik, mungkin, je young akan meletakkan namanya jauh diatas choi siwon.

Well, dia lebih tampan-tentu saja- meskipun siwon memiliki karisma tersendiri. Dia kaya dan seluruh gadis korea menginginkannya –kecuali je young-.

Bayangkan saja, jika sikap dan tingkah namja itu berjalan lurus seperti choi siwon. Seluruh wanita mungkin akan mengucap syukur karena tuhan telah mengirimkan dewa untuk malang melintang diatas bumi.

Sayangnya, seluruh arogansi itu justru membuatnya terlihat seperti iblis penjaga pintu neraka –dimata je young-.

Je young terkesiap dan mendongakkan kepalanya ketika derit ranjang terdengar pelan. Ia melirik sebentar dan mendapati dia-ji yeon- tengah tertelungkup lemas diatas ranjang.

Je young sempat mengerjap, lalu tak berapa lama eommanya datang membawakannya dua gelas coklat hangat. Je young sempat bertanya dalam diam pada eommanya, namun wanita paruh baya itu justru mengangkat bahu seolah tak mengetahui apa-apa.

Je young mendesah gusar. Ia berdiri dan menjauhi meja rias dengan langkah lambat yang teratur. Lalu tak berapa lama tulang duduknya telah menekan kuat ranjang dengan nyaman.

“ada apa?” tanya je young pelan.

Ji yeon tak menyahut. Yeoja itu hanya bergerak untuk semakin memperdalam persembunyian kepalanya pada bantal.

“eomma membuatkanmu coklat hangat. Minumlah” sahut je young kemudian menarik bantal yang didekap sahabatnya dengan lembut. Namun ji yeon kembali tak bereaksi. Ia hanya semakin mengatur nafasnya yang terlihat mulai menipis.

“kau mau mati? Lepaskan bantalnya!” titah je young. Kesal, je young segera menundukkan diri kemudian berteriak nyaris disamping indra pendengar ji yeon “NEO PABOYA KAU MAU MATI HAH?!!”

Ji yeon berbalik dan mengusap telinganya beberapa kali. Lalu seorang wanita tua datang dengan raut kebingungan dan akhirnya merutuki sikap je young yang berteriak terlalu kencang.

“kau ingin aku tuli?!” pekik ji yeon membuka suara.

“lebih baik daripada kau mati!”

Ji yeon mendesah geram “aku tak akan mati!” kesalnya.

“oh, siapa yang tau? tuhan membisikkanmu?”

Ji yeon meremas bantalnya emosi. Kemudian dengan gerakan cepat kembali meletakkan wajahnya pada bantal putih tebal itu.

“ya, park ji yeon. Kau benar-benar ingin mati?!”

Je young menepuk ujung kepala ji yeon kemudian berjalan dan menyeruput coklat panasnya dengan cepat “aku mau mandi. Habiskan coklat panasmu” ucapnya jengah.

Lima belas menit setelahnya, je young kembali dengan kimono mandi yang masih melekat. Rambut basahnya menitikkan beberapa buliran air hingga akhirnya diseka dengan handuk kecil diatas meja rias.

Je young melirik cangkir coklat ji yeon yang masih terisi penuh kemudian mendesah malas.

“terjadi sesuatu?” tanyanya.

Ji yeon tak bergeming. “aku tau kau tidak tidur” cecar je young kembali.

Yeoja itu duduk dipinggiran ranjang kemudian menepuk punggung ji yeon keras “jangan seperti anak kecil! Kau ada masalah apa?” ucapnya mulai jengah.

“akhngg sngkk hynggg”

Je young mengerutkan dahinya kasar “apa?” tanyanya tak mengerti.

“akhngg sngkkh hynnjng” gumam ji yeon kembali.

Je young semakin tak mengerti. “bicaralah yang benar!” titahnya. Namun kemudian ji yeon tetap pada keadaan yang sama.

Je young jengah. Oke, terlalu kekanakan juga tak membuatnya suka. Bisakah kini mereka mulai sama-sama dewasa?

Akhirnya je young menarik bantalan milik ji yeon kuat. menghasilkan wajah merah ji yeon yang kemudian ia sembunyikan dengan cepat dibalik lipatan tangannya.

Je young semakin tak paham. Ada apa dengan sahabatnya?  Yeoja itu kemudian mulai mengguncang kedua bahu ji yeon dan memaksanya untuk berbicara.

“kau kenapa?”

“jangan membuatku gila. Kau kekanakan sekali ji!”

“park ji yeon, bicaralah” Ji yeon masih mendiamkan diri.

“aish jinja. GADIS BODOH BISAKAH KAU BERBICARA? KAU BUKANNYA TIBA-TIBA MENJADI BISU BUKAN?”

Dan setelahnya ji yeon berbalik cepat dan berkata “SEPERTINYA AKU MENYUKAI LEE HYUK JAE!!”

Lalu seisi rumah menjadi begitu senyap.

-TBC-

Part selanjutnya, akan kembali saya protect. Hanya untuk berjaga-jaga sementara waktu. Dan alasan lainnya ya,, saya mulai suka memprotect sesuatu^^ Saya hanya beranggapan jika yang membaca part ini tentu adalah orang-orang yang masih dapat saling menghargai.

Anyway, Happy new year.

Saya hanya baru sadar kalau saya merindukan sosok Lee Hyuk Jae. benar-benar merindukannya. Tahun ini tidak ada kado tahun baru seperti tahun lalu. Meski senyum cerah namja itu tetap terukir cerah :’) Saya ingin hal mustahil terjadi. Semacam, mungkin dia menandai saya dalam tweet terbarunya *ini ngaco banget*. Tapi jangankan itu, mungkin dia benar-benar lupa password twitternya:’) ini sudah hampir dua bulan, dan bukan waktu yang sebentar untuk menahan rindu.

Haha, saya jadi curhat. Tapi serius saya gak pernah ditinggal selama ini. Ini udah keterlaluan banget. Apa suami saya sudah kapok main twitter karena ulah hacker ya? *sedih*

Ya sudahlah, part selanjutnya akan saya post dua atau tiga hari setelah ini *udah selesai ceritanya*. Tapi akan saya revisi ulang dulu, anggap saja ini kado tahun baru. Karena awal masuk sekolah ini sepertinya saya akan lebih sibuk lagi.

Selamat membaca.

With love, Park ji yeon.

41 thoughts on “Fabulously Castle part 9

  1. Gummy eunhyuk says:

    Apakah saya pembaca pertama
    kalo emang iya ah senangnya karena saya memang penggemar ff ini akhirnya je young ketemu siwon jga n saya penasaran kyu nyeramahin apa aja ma je young😐 trus ko moment date hae ya ga ada walah saya nunggu yg itu jga dan dipart ini my yeobo munculnya bentar pake banget #walah saya banyak protesnya🙂

  2. Ayunie CLOUDsweetJewel says:

    Eun Na udah jatuh pada pesona seorang ikan playboy. Dan sepertinya Dong Hae juga demikian. Tapi dating moment-nya gak ada, padahal aku tunggu banget. Dan tampaknya Je Young jg udah ada feel ke Kyu deCh, cuma ya gitu, belum nyadar aja *SokTahuBangetZ xD* Ji Yeon udah ngaku kalo menyukai Hyuk, dan sekarang aku pengen tahu gimana perasaan Hyuk Sebenarnya ke Ji Yeon.

  3. 1. perasaan gugup yang selalu berakhir dengan melempar pandangan ke arah langit-langit emang donghae banget.
    2. Kyuhyun itu abcdefg ya,,,wkwkwkw.
    2. “akhngg sngkk hynggg” aku udah nebak ,kayaknya itu ‘aku sayang Hyukjae’ dan pas keluar kalimat jelasnya aku ngakak bego#mhuahahaha…. ini kereeeen,,

    kasian ji padahal udah nyiapin lunch tp malah g bisa ngomong.. aku malah berharap si brengs*k hyuk bisa secepatnya sadar,,tp aku malah bersyukur Ji diam aja waktu bawa kotak makan siang, dia gak boleh gampangan apalagi sampe ngejar2 Hyuk, #Gak Boleh😀

    trus aku kok merasa hubungan eun-hae terlalu mulus ya? atau kamu emang menyiapkan sesuatu di part 10 nya?? hae harus tau apa itu sakit hati, dengan sikapnya yang terlalu menggampangkan perempuan ya paling ngk dia harus sempat merasakan luka yg setimpal sebelum bahagia#sadis

    Kyu-je kayak anak2..wkwk suka banget liat je yang kuat dan gak tergoda buat tertarik ma kyuhyun -walaupun kayaknya td- aku nangkap gelagat klo dia mulai care but its oke selama gak terlalu mencolok.. aku kok malah penasaran ma sisi lemahnya Kyuhyun ya? secara kamu selama ini selalu menggambarkan dia yang so perfectly setelah Hyuk..tp everybody know, nobody perfect kan??

    the last, CSW. sifatnya disini memang warm ya, terbuka dan peduli ma siapa aja, aku malah penasaran apakah hubungannya dengan hyeyo emang semanis senyumannya atau malah justru bukan siwon tp tunangannya yang player # wkwkw,,maaf,imajinasi liarku lg kumat😀

    saeng,makasih PW nya..semoga part selanjutnya cepat publish dan panjang, banyak maunya ya??wkwkw
    tp beneran FF mu keren dan bikin ketagihan..🙂

  4. tiwi says:

    Asyik ceritanya saeng. ditunggu aja kelanjutannya ya. Semangat.

  5. ai-sparkyu says:

    ehem, kayaknya Eun na jga udh mulai ada rasa tuh ama Hae..
    memang gk ada salahnya mencoba, siapa tau cocok..
    dan mudah”an mereka bener” berakhir bahagia..
    ciee.. Je pasti seneng bgt tuh abis di tolongin sama Siwon.
    tapi kasian Je, kesenangannya hanya sesaat gara” Kyu mencul dan ngamuk”.. hahaha…
    oke, Ji suka sama Hyuk. yaa, tahan” diri aja deh ya klo Ji bakal sering sakit hati karena Hyuk player.
    semoga Hyuk tau dan bisa membalas perasaan Ji..

    eum, aku juga ngerasa kehilangan Hyuk oppa karena dia gk pernah ngetweet lagi.
    sepertiny ini memang karena kasus hack kemaren deh..
    semoga Hyuk oppa segera comeback (?) di twitter yah..

  6. Ayunie CLOUDsweetJewel says:

    Setelah baca ulang, aku pikir story Hae-Na apa semudah itu? Atau akan ada shock therapy pada part-part selanjutnya?

  7. kyuhyuk says:

    hemmm .. udah mulai makin panas nih nih •.• ~ haha

    thor suami gue yg atunya banyakin dong part nya ~ bener2 penggemar hyukji :*
    semangat terus thor ~ o.o9

  8. kyuso0315 says:

    ini cuma pendapat ya
    aku pikir kenapa moment hae-na ga dijelasin disini mungkin mau dibikn flashback yang entah dipart berapa ato dibikin kenangan-kenangan yang bakal diceritakan lewat scene *omong dalam hati* pas lagi mikirin satu sama lain ato lagi ada masalah/sumpahinisotaubanget #hehe
    oh ya ada berapa kata yang buat aku bingung baik itu yang diucapin eun na, ji yeon maupun je young tapi seluruhnya aku tetep ngarti ko ^^
    dan terakhir moment hyuk-jinya dikit bgt, panjang ya/ eit banyak omong lo >.<
    aku semakin suka ff ini, keep writting ya thor🙂
    FIGHTING and THANKS for password
    :')

  9. elfexotic says:

    di ruang kerja Kyuhyun pasti banyak persediaan kemeja, tp kenapa dia begitu shock ??
    Apa karna Je Young yg make??
    Aku suka sama Couple ini..:-D

  10. Dwi_h@E says:

    cieciecie…….. eun na mulai membuka hati nya buat hae
    persona has emang ga bs di tolak

    akhir nya ada juga je young siwon moment
    siwon manis bgt, bs2 he making suka
    kyu ayo bertindak

    hahaha Ji yeon may blog suka ma unyuk aka sampai stores Maka gitu

    ga sabar nunggu lunjutan nya

  11. lia aprilia says:

    Hahahah sama aku juga kangen my hubby ku, iya kangen dia update twitter sekedar mengabarkan kalo dia baik2 saja :’) tapi sedihnya sedikit terobati sih karna black hair-nya kembali dia jadi makin KECE hihihi *curhat*

    Well, dari awal emang udah tau kalo ji bakal suka sama lee tampan tapi kenapa sikapnya hyuk biasa2 aja sih *ngeselin* padahalkan dia yg bikin ji jatuh cinta, kenapa dia ga peka sih ?? harusnya hyuk bisa kaya hae jadi pria yg romantis ya walaupun hae masih gengsi di depan euna tapi seengganya hae mau mencoba wkwkwkwk
    , lucu kali ya kalo hyuk yg ngejar2 ji, gara2 ji dia jadi playboy inisaf gitu kaya hae :p
    Dan Itu si kyu kenapa deh marah2 mulu lagi dapet yak *ups
    Kayanya itu marahnya bukan karna kemejanya deh tapi karna liat je sama won bang epil bang epil kalo suka bilang aja ~

    Baiklah ditunggu part selanjutnya, jangan lama2 ya🙂

  12. Dwi_h@E says:

    cieciecie…….. eun na mulai membuka hati nya buat hae
    persona hae emang ga bs di tolak

    akhir nya ada juga je young siwon moment
    siwon manis bgt, bs2 je makin suka
    kyu ayo bertindak

    hahaha Ji yeon mau blg suka ma unyuk aja sampai stres kaya gitu

    ga sabar nunggu lunjutan nya

  13. @uliezgaem says:

    ok hal yg terduga dr eun na yg udh ngerespect sm si abang ikan… kencannya blom terceritakan yaa,, tp lebih seru klo.pke konflik yg mmbwa cheonsa masuk kli yaa…;)

    omegott,, akhirnya je young bertemu siwon….bang wonnie sllu jja sperti malaikat.. aishhh knp kyuhyun merusak moment jeyoung sm siwon,, tp seandainya td dipart jeyoung ada perdebatan sedikit sm kyu, pastinya lbih seru… pdhl yg paling ditunggu itu klo kyu-je beradu mulut… coz jeyoung kan lucu klo udh bertengkar😉

    wae ji?? knp bgtu cpat mnyukai seorg lee hyukjae,, aq kira bkal hyukjae duluan yg suka ji yeon, semoga jja hyukjae sadar sm perasaan jiyeon n malah hyukjae yg ngejar balik jiyeon😉

    ok sippp,, ditunggu part 10nya saeng ^^

    seperti yg ku bilang smlm, hyukjae lg sibuk nyari duit,, n seperti kmu bilng saeng,, buat masa depan kalian… hehehe #istri lee hyukjae :*

  14. bunnydiamond says:

    Hoiihoiii :xD ,,,, ->donghe-eunna mencoba untuk kencan?? Wah si eunna kyknya ga bisa nolak pesona donghe deh, dan donghe jg sepertinya mulai abcdefghi-z ama eunna, tapi kykny terlalu cpt ya Thor, maksud aq.. Hubngan mereka kykny mudah skli, ga ada badai angin topan segala macem gt loh, angin badainy lebih di harapkan si donghe yg kena sih sebenarnya *LOL* hahahaa, yah biar bisa jera dianya,,
    ->hyuk-ji…. Kyaaa Ji suka ama hyuk, udah ketauan dari kmren2 sih,, kkkk. Tapi Ji nya jgn terlalu keliatan ya, yah jinak2 merpati lah istilahnya:xD, lalu bagaiman dgn Jung Mo ??? Apa ada cinta segitiga di antara mereka?? Jadi rival hyuk mungkin??? Hahaha, hanya sekedar imajinasi buruk saja :p ,,
    ->Kyu-Je-Won ,,, akhirnyaaaa Je ketemu pangerannya,,, kenapa ya Siwon di sini jadi laki2 yg suangaat baik, berjalan lurus seperti yg di katakan Je,, hohohooo ” Tuhan begitu baik membiarkan dewa malang melintang di bumi ini, dan para wanita harus bersyukur ” kkkkkk
    Heuumm,, jadi makin seru nih Yann,, next yooo
    (ง’̀⌣’́)ง

  15. diinnasaurus says:

    yesss!!! di buka dengan donghae eun na lagi.. semangat thor!!!!

  16. maria says:

    jadiin mereka sama pasangan masing” ok unni next part bagi pw ya🙂

  17. kyujonghyun says:

    Di part ini udah mulai keliatan love line nya. Hyukji, eunhae, kyuje, tp hyewon apa kabarnya?😀. Dari awal aku emang paling tertarik sama kyuje dan eunhae soalnya mereka biasku. Tapi, aku sedikit kurang puas saat tahu bahwa dengan mudah dan mulusnya eun na mengiyakan ajakan kencan donghae karena donghae yang tiba2 dingin sama dia dan jeyoung yang tiba2 mikirn kyuhyun karena tragedi di lift. Aku melihat eun na dan je young memiliki karakter yang sama “anti” donghae dan kyuhyun, namun dengan pembawaan masing2 yg beda. Tp hanya dengan satu kejadian, mereka tiba2 memerhatikan dan peduli pada kyuhyun dan donghae. Aku jdi mikirnya mereka menunjukkan ketidaksukaan terhadap kyuhyun donghae untuk menarik perhatian mereka saja. U know what jika kamu memerlakukan seseorang berbeda dengan bagaimana orang lain memerlakukannya maka kamu akan mendapatkan perhatiannya. Ya itu sih pendapat aku aja. Aku harap jeyoung dan eun na tidak terkesan seperti yg aku pikir😀. 화이팅 디안 친구!!! 😀

  18. tata says:

    sky n icecatting tu sma y?! kok di mall tsedia?!
    maklum hidup di gunung soalnya.

    kasihan je, disemprot sampe segituny…
    btw, tuh jtuhny je gra2 pa coba?!

    ji jdi kranjingan bikin bentou bwt hyuk y?!
    knpa g bwt cathering ja?!

    ok. hwaithing buat UN yg tingal bbrpa puluh hari lge. {°_°}9

  19. syrfaa says:

    fiuuuh.. Selesai baca~
    Thankyou ya dian postingan dan jg pw nyaa,
    kok aku ngerasa si jiyeon bakalan patah hati duluan ya? Ya mungkin awalnya cinta bertepuk sebelah tangan?? Secara kan hyukjae nya kayak begituu,
    trus, jeyoung, bingung sama dia,, kenapa ga resign aja dr kantornya kyu? Dan kemudian ngelamar ke kantornya siwon?
    Dan terakhir, selamat buat donghae and eunna!! Semoga melangkah ke jenjang pernikahan xD! Yeay!!

  20. naina says:

    eun na mulai nerima kehadiran donghae, dan donghae udah bener2 menyukai eun na..
    Je kamu beruntung tpi tetap sial haha, seneng bsa lebih deket ama siwon meski krna accident dan mesti mendongkol dgn ocehan kyu karena kemeja birunya, aku rasa couple jekyu memang yg paling lucu dan bikin ketawa ngakak..

    Yah ji nasib lunchbox mu😦, ya ampun itu kata2 rancu dan tdk jelas sama sekali bikin aku ngakak aduh2 mw bilang menyukai hyukjae ajah ampe mengeluarkan kata2 yg tdk ada huruf vokalnya gtu hahaha😀

  21. vita says:

    Oooo ternyata je udh ketemu siwon ya di part ini trus perasaan nya sih kyu gmn tu sebenar nya. Emng badboy itu gk bsa di tolak pesonanya si ji aja udh mengakui

  22. setia says:

    sepertinya siwon belum banyak di ceritakan ya. padahal ini uda part 9. mungkin dia berperan penting saat kyuhyun sadar suka sama jeyoung.hehe

  23. asiik, part ini sdh kentra siapa pasangan siapa..
    siwon kok sedikit dipart ini?? kemane ajj bang??
    duuuuhh, eun na scra ga sdar ud mulai mkirin donghae, eciyeeee..
    jiyeon ud mlai prhatian sm hyukjae, jeyoung sdh mantepin hati nih mlih si evil..?? kkkkkkkk

  24. nmelindawati says:

    je young akhirnya bisa ketemu siwon juga kkkkkk
    hahaha diem dien trnyata suka eunhyuk ? oiya partnya siwon-hyeyo ko dikit bgt yah😦

  25. Quiny says:

    Hueeee Hyuki kenapa begitu sama Jiyeon T_T kasian Ji nya, Ashemeleh Kyu-Je ayolah romantis dikit ribut mele engga aus xD

  26. Rasty Resty says:

    Je young sumpah mati pasti ga nyesel itu td bedarah” klo yg nolonginnya pangeran tampannya., tp keburu Kyuhyun datang dengan kecemburuan ya dn merusak suasana…
    Ji young terlalu berani mencintai seorang pria yg terkenal playboy,, karena itu harusnya dy kebal klo nanti dijadikan yg keberap oleh Hyuk

  27. HANI says:

    Je young tau siwon punya tunangan kan? Ayoo je buka hatinya buat kyuhyun aja heehehe. Donghae samaa eun na makin deket aja hihi. Hyuk jahat sama ji yeon, yaaampun padahal ji yeon udah suka

  28. shin jihyun says:

    kemajuan pesat buat hubungan donghae dan eunna…

  29. puput says:

    Author..request dong..perbanyak jatah crita untuk kyuhyun..dsini yg paling ngga bs dtebak c kyu aja..

  30. nadia1 says:

    ya hyukjae pura2 g lhat jiyi to gmn hhhaaahhh

    jiyi smngt!

  31. nadia1 says:

    ya hyukjae pura2 g lhat jiyi to gmn hhhaaahhh

    jiyi smngt!

    jiy jgn klh ni dmi cinta

  32. Shannon Shin says:

    Akhirnya Choi Siwon datang lagi. Sebelum-sebelumnya bingung kemana perginya namja ini karena yang muncul cuma 3 namja itu doang. Aduuuuuh itu Donghae sana Eun Na masih malu-malu kucing yes. Semoga semua berjalan lancar. Jeyoung juga kayaknya mulai ada sesuatu sama Kyuhyun. Hihihi

  33. BebyPanda says:

    , OMO.. gadis polos kepincut casanova.. ya ampun Angel jatuh cinta ama Devil..
    cie je dipeluk pangeran kuda, ekh akhr’y dimaki evil.. hahaha

  34. SHAwol noNAME says:

    haha kasihan ma jeyoung udah ketemu siwon malah d bentak ma si evil,
    k next part ne

  35. Hem … tunggu … kt nya nolak di jodohin .. bahkan kalo ketemu ky tom n jerry tp …. knp
    – sampai menyiapkan baju tuk kencan pertama … 4 hari sebelumnya ???
    – knp pas ketemu .. tangan jd dingin ???
    – knp pas ketemu … jd terpana tp pas saling pandang malah melengos kan muka ???
    – knp hrs canggung ???
    Huahahaha masa playboy begitu … aigoo mulai membuka hati ya ???

    Akhirnya apa yg di harapkan jeyoung terjadi jg … bs bertemu siwon … bahkan ada moment spesial tuh heheehe tp knp jd pakai kemeja kyuhyun wkwkwkwk liat tuh kyuhyun lsg di tekuk muka nya … ky duit yg dah lecek … panas ya kyu ??? Nyalain aja ac biar dingin huahahaha

    ada lg hyukjae … knp lunch butuh 2 jam ??? Makannya 20 menu ya ?? Hihi …

    ckckck ini para playboy yg mahir menangani yeoja knp ketemu yeoja biasa malah jd mati kutu ya heheh

    nexttt ya ..

  36. Ini gmn ceritanya … td nya mereka ngotot menolak di jodohin bahkan di nikahkan tp knp ….
    – menyiapkan baju tuk kencan pertama … 4 hr sebelumnya …
    – tangan sampai dingin … gugup
    – terpana pas ketemu tp pas saling pandang lsg melengoskan muka …
    – jd pd diem 2x an …
    mulai saling falling in love ya .. hae .. eun na ???

    Akhirnya jeyoung keinginannya terkabul … ketemu siwon …. bahkan sampai ada moment spesial di tolong siwon … tp knp jd pakai kemeja kyuhyun ??? Huahaha .. berarti jodohnya .. kyu tuh … liat donk kyu cemburu tuh … ayo kyu ganggu jeyoung biar berpaling pd mu …

    hyukjae … lunch nya lama amat sampain2 jam ? Mencurigakan ….

    ahhh akhirnya jiyeon mengakui kalo dia menyukai hyukjae … kik kik gmn reaksi jeyoung ya ???

    Nexttt ya

  37. beneran no comment buat duo jeyoung ama jiyeon….
    hahahaha

  38. citra says:

    akhirnya je young ketemu sama siwon juga
    gimana reaksi kyuhyun ya….

  39. iyha buchu says:

    Yeyyy…
    kyaknya Donghae udah Mulai berubah….
    ciecie…
    Eun na udah jatuh nich ama pesonanya seorg Lee donghae….
    Next thor…..

  40. iyin88 says:

    Baca di sela2 kerja tp tak apa sy suka hehehe…
    Aq suka ni couplenya hyuk-ji, hae-eun juga, kyu-je jg ah cemua2nya cuka deh..
    Saeng boleh kn minta PW?

  41. dewi says:

    ceritanya makin seru.akan ada cinta segi empat nich antata kyu,je yeon,siwon dan tunangannya ya.lanjut ya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s