Fabulously Castle part 6

fabulously castle

Judul         : Fabulously Castle 6

Author      : HyukgumSmile

Genre        : romance, friendship

Rating       : PG-17

Main Cast  : Cho kyu hyun, Lee hyuk jae, Lee donghae, Choi siwon

 

Namja itu duduk dengan gelisah. Siang ini, dengan tiba-tiba eommanya menghubungi dan memaksanya untuk segera melajukan diri menuju sebuah restoran langganan mereka. Tapi yang mengganjal adalah wanita itu tak berada disana saat donghae datang.

Dua orang pelayan dengan sigap mendatanginya dan berkata jika eommanya telah membooking sebuah ruangan VIP untuk mereka. well, kata ‘mereka’ awalnya memang tak terlalu janggal. Tapi bolehkan donghae mengulang waktu dan lebih memilih untuk pulang?

Nyatanya, kata ‘mereka’ bukanlah tertuju untuk donghae dan eommanya melainkan untuk donghae dan seorang wanita didepannya.

Sial! Dia terjebak.

Mereka diam. Tak ada yang berniat untuk memulai pembicaraan. Terdiam didepan meja kosong dan ruangan yang tertutup. Ya tuhan, bahkan tak ada yang berniat untuk memesan seporsi makanan sebelumnya.

Donghae hanya terduduk tenang, sementara gadis didepannya tampak mulai resah setelah hampir setengah jam mereka hanya terdiam tak tentu. Tak ada yang melewati garis start atau yang lebih tepatnya, mereka tak mengerti dimana garis start itu berada.

Yeoja itu tampak sibuk. Memasukkan beberapa barang kedalam tas bawaannya lalu dengan cepat berdiri. “aku ingin pulang” hanya itu awal pembicaraan mereka.

Donghae menaikkan alisnya “kau berharap jika aku akan mengantarkanmu?” jawabnya ringan.

Yeoja itu terdiam untuk sesaat kemudian tanpa berbicara sepatah katapun ia berbalik dan berniat untuk segera pergi.

“ kang eun na!” yeoja itu terhenti “benar itu namamu?”

Yeoja itu menoleh setelah suara donghae terdengar menggema. Tubuhnya berbalik sempurna lalu menatap donghae dengan pandangan tak biasa “ya. Aku kang eun na” jawabnya singkat.

Donghae tersenyum miring lalu menegakkan tubuhnya dan menatap yeoja itu dengan topangan dagu “jadi, kau puas setelah bertunangan denganku?”

Mata gadis itu sontak membesar “boleh aku tau apa yang kau katakan pada appamu hingga ia harus memohon pertunangan ini terjadi?”

Gadis itu masih terdiam. menatap donghae dengan kilatan yang mulai terpancar. Apa? mengapa semua itu terdengar seperti eun na lah yang meminta perjodohan ini terjadi?

“biar ku pertegas. Aku sama sekali tak ingin bertunangan denganmu. Seharusnya kau bisa lebih berfikir untuk mendapatkanku. Bukan dengan merencanakan hal konyol seperti ini. kau tau, pertunangan ini mengikatku. Mempersempit ruang gerakku dan memudarkan pesonaku. Jadi, berhentilah berharap padaku. Kau mengerti?”

Eun na menggeram emosi. Kedua tangannya mengepal kuat. dan sebuah suara seperti berbisik padanya. Eun na berjalan cepat, mendekati donghae yang masih tampak tenang pada kursinya kemudian merebut segelas air putih dan menuangkannya tepat didepan wajah donghae.

“dengarkan aku tuan lee! Kau fikir seingin apa aku bertunangan denganmu? Banyak pria yang lebih baik dan menginginkanku diluaran sana. Kau, hanya kerikil kecil yang diberikan appa dalam perjalanan hidupku”

Eun na menarik nafasnya cepat “seharusnya kau tau jika appamu lah yang meminta perjodohan ini. dan seharusnya, aku yang harus bertanya seingin apa kau memilikiku hingga menawarkan sesuatu yang membuat appa memaksaku pulang dan pada akhirnya menjodohkanku pada namja tak bermoral sepertimu. Aku tak suka padamu!!”

Donghae terdiam. yeoja itu memekik tepat didepan wajahnya. Well, ini bukan kali pertama seorang yeoja berteriak padanya namun entah apa yang membuat hormon adrenalin donghae terpancing hingga saat yeoja itu berbalik untuk pergi, donghae beranjak berdiri.

Namja itu menarik pergelangan tangan eun na dan mendekapnya dalam ciuman yang dalam. Donghae menahan tengkuknya dengan cara yang tak dapar dijabarkan. Tak lembut, tak pula kasar. Namja itu mengecupnya dengan dalam lalu semakin dalam.

Eun na terdiam. tak satupun hal yang mampu ia lakukan selain membesarkan kedua bola matanya tak percaya. Dan ketika kesadarannya kembali, eun na mendorong kuat dada namja itu dan menamparnya dalam sepersekian detik yang panjang.

“brengsek! Apa yang kau lakukan!?” pekik eun na.

Donghae hanya diam, lebih memilih untuk mengusap bibirnya yang terasa memanas dengan ujung lidah. “kau yang memaksaku untuk melakukannya”

“apa?! Aku bahkan berkata jika aku tak pernah menyukaimu. Lalu kau dengan brengseknya menciumku? Ini menjijikkan!” eun na semakin memanas. Perkataan donghae tak sedikitpun mengurangi emosinya. Namja itu bahkan seperti tak berniat untuk meminta maaf atau apapun itu yang dapat menurunkan emosi eun na.

Eun na mengusap kasar bibirnya dengan punggung tangan kemudian menatap donghae dengan tajam sebelum berbalik untuk pergi.

“aku memang brengsek!” sekali lagi eun na terhenti “kau bahkan telah tau semenjak pertemuan pertama kita” sambungnya.

Eun na memilih untuk tak perduli. Ia kembali berjalan menuju pintu. “aku peminum berat. Jangan menungguku dirumah jika tak ingin aku pulang bersama wanita lain. Aku brengsek! Aku senang mempermainkan wanita.” Donghae terus berteriak.

“aku maniak, terlebih dengan mereka yang merelakan keperawanannya untukku. Dan aku tak pernah puas dengan satu wanita. Aku butuh lebih dari sekedar istri atau kekasih untuk melampiaskan segalanya. Maka berhentilah sebelum kau menyesal!”

Donghae tak berhenti hingga akhirnya eun na tak tampak lagi. bayangannya ditelan daun pintu yang menutup lambat. Dan sesaat setelahnya donghae memanggil seorang pelayan untuk membawakannya sebotol red wine.

 

 

__

Hyuk jae berdiri didepan sebuah meja hingga seorang berseragam lainnya datang dan memberikannya sebuah kartu kredit.

“sudah tuan, terimakasih” ujarnya.

Hyuk jae hanya tersenyum kemudian mengangguk sopan. Ia berjalan cepat lalu mencari sebuah la ferrari miliknya dan segera masuk.

“bagaimana?” hyuk jae disambut dengan nada dingin dari arah dalam.

“gila. Dia menghancurkan seluruh isi ruangan” jawab hyuk jae acuh. Ia menarik seatbelt miliknya dan memasangkannya sebelum menyalakan mesin mobil.

“tak akan merugikanmu”

“tentu saja. Tapi ini terlalu berlebihan. Ada apa lagi dengannya?” hyuk jae berbicara dengan tatapan lurus. Mengendarai mobil miliknya membelah jalanan kota seoul.

“mungkin hanya ingin bersenang-senang”

“tanpa mengabari kita?”

Kyu hyun terlihat mulai bersandar “kau fikir bersenang-senang bersama selalu lebih menyenangkan?”

“menurutmu tidak?”

Hyuk jae menoleh sebentar lalu kembali terfokus “tidak selalu. Terkadang kau butuh waktu untuk sendiri dan memikirkan segala hal hanya dengan otak dan hatimu”

Hyuk jae mengangguk faham “apartemenmu?”

“tidak. Aku bisa dibunuh jika ia menemukan bau alkohol didalam apartemenku”

Kali ini hyuk jae tampak mendecak kesal “kalau begitu di hotel saja” jawabnya cepat.

“jangan gila lee, usir saja wanita di apartemenmu. kita tak mungkin meninggalkannya di hotel dalam keadaan mabuk”

“ck. Tapi__”

“berhenti disana. Dia akan memerlukan air ginseng” hyuk jae menurut. Menepikan mobil didepan sebuah apotik besar. Kyu hyun tampak membuka seatbelt miliknya kemudian membuka pintu mobil. Namun ia berbalik cepat dan menatap hyuk jae dengan mata yang menyipit tegas.

“hubungi yeoja itu sekarang!” perintahnya sebelum berlalu dan menghilang dibalik pintu apotik.

Hyuk jae menggeram kesal. Ia berbalik dan menemukan donghae tengah terlelap pada jok belakang mobilnya. Lalu detik berikutnya bergumam geram “bocah sialan. Aku tak punya banyak waktu untuk bersamanya dan sekarang, karena kau terlalu bodoh aku harus mengusirnya”

Hyuk jae memukul pelan kening donghae dengan telunjuknya sebelum meraih ponsel dan menghubungi sebuah nama.

 

 

__

08.00 KST. Seoul, south korea.

Kyu hyun berjalan pelan, menyusuri koridor terang yang menghubungkannya dengan ruangan besar miliknya. Beberapa kali namja itu tampak berbicara dengan seseorang dibelakangnya dan kembali terfokus pada sebuah kertas yang ia genggam.

Usai rapat, kyu hyun memilih untuk menenangkan diri setelah peluncuran ‘winter clothes’ miliknya tak mendapatkan tanggapan berlebihan dari beberapa konsumen luaran.

“sajangnim, perlu sesuatu?”

Kyu hyun diam. Tak sedikitpun merespon. Matanya masih berpendar keseluruh penjuru kertas untuk mencari detail kesalahan produk mereka.

“sajangnim?”

“tolong biarkan aku sendiri. Siapkan segelas latte. Aku butuh beberapa desain winter clothes yang baru saja dipasarkan” kyu hyun menarik sebuah kursi dan mendudukinya dengan cepat. lalu tangan itu kembali membalik kertas dan menganalisis isinya.

“berikan aku rincian provit dan segala hal mengenai ini. jangan lupa dengan angka minimum dan selesaikan segalanya hari ini” sambung kyu hyun cepat.

Kyu hyun duduk lebih tegap. Menggaris bawahi beberapa berkas yang menurutnya penting dan mengangguk setelah seseorang bersuara untuk pergi.

Kyu hyun tak mengerti. Segalanya terasa sesuai permintaan dan desain yang mereka inginkan selalu menjadi patokan utama produksinya. Lantas dimana letak kesalahan peroduksi ini hingga keuntungannya sungguh tak mencapai batas memuaskan?

Kyu hyun kembali membalik selembar kertas. Matanya terus memicing tajam dan meneliti setiap kata dengan baik.

‘cotton fleece, B12. 4Dense, furry’

Kyu hyun mengulang kalimat itu berulang kali. Seperti ada yang salah meskipun ia belum menemukannya dengan benar. Kedua bibir itu terus mengucapkan kalimat yang sama hingga berhenti pada satu titik.

Kyu hyun terdiam sesaat. Bola matanya menerawang sepersekian detik sebelum akhirnya tubuh itu beranjak aktif.

“nona han. Berikan aku desain, rincian bahan dan contoh hasil jadi produk kita” kyu hyun menegas  “secepatnya!”

 

 

__

“je?!” ji yeon terpekik tak percaya ketika yeoja itu-je young- kembali datang ketika jam makan siang tiba.

“kenapa kau datang?” ji yeon berjalan cepat, menemui je young lalu menariknya menuju tepian lift.

“menunggu chio siwon” ucap gadis itu girang.

“ya tuhan, kau datang hanya untuk menunggunya?”

“hmm” je young mengangguk berkali-kali.

Ji yeon terdiam. Gila. Ini gila! Bagaimana mungkin gadis yang tempo hari lalu menceritakan betapa buruknya persahabatan ‘empat sekawan’ itu justru kini selalu berusaha menyampatkan diri untuk mendatangi kantor ‘cho kyu hyun’ hanya demi harapan akan datangnya seorang ‘choi si won’?

Terlalu sederhana ketika yeoja itu berbinar pada pertemuan pertama mereka-secara langsung- dan membiarkan diri untuk menemui kyu hyun berkali-kali demi harapan tipisnya. Apa dia tau jika seorang choi siwon itu tak kalah sibuk daripada kyu hyun? lalu alasan apa yang pantas digunakannya untuk menunggui namja itu?

Mungkin, ya. Terlalu tak logis jika difikirkan. Tapi itulah alasan kedatangan je young setiap harinya. Ia, tak pernah tau kapan ‘pangeran berkuda’nya itu akan datang. Dan untuk meminimalisir setiap ‘waktu yang terbuang’, ia memilih untuk datang setiap hari.

Well, salah satu manusia yang bodoh karena cinta. Meminimalisir ‘waktu yang terbuang’ bersama choi siwon dengan mengorbankan waktunya yang panjang bersama toko bunga kesayangannya.

Toh pada akhirnya ketika siwon datang, namja itu tak akan tersenyum. Tak akan memandangnya. Dan yang lebih parahnya lagi tak akan pernah sadar jika je young pernah ada. Bukankah yeoja itu yang berkata jika siwon telah bertunangan? Lalu?

“je, aku tak__”

“apa menurutmu ia akan datang?”

“je__”

“aku baru saja membeli dress ini. apa terlihat aneh?”

Ji yeon melirik. Benar! Sejak kapan ada dress dalam pikirannya? Je young benar-benar berubah total karena ‘pangeran berkuda’ itu.

“dress? Sejak kapan?” tanya ji yeon heran.

“entahlah, semalam eomma berkata jika namja akan menyukai yeoja yang memakai dress”.

Ji yeon terdiam “sesimpel itu?” je young mengangguk bersemangat. “hanya sesimpel itu alasanmu menggunakan ini?” ji yeon menarik ujung dress yeoja itu dan melepaskannya dengan cepat.

Sekali lagi, je young mengangguk “tidakkah aneh. Ya tuhan, aku jatuh cinta pada pria yang telah bertunangan” je young membesarkan kedua bola matanya. Namun terlihat janggal. Ekspresi itu seolah mengatakan jika ‘aku tidak mau tau mengenai tunangannya!’.

“je, jangan gila!”

“karena itu aku datang!”

Ji yeon menghela nafasnya sekali “shin je young, kau penjaga florist yang pada jam ini akan didatangi banyak manusia” ji yeon menunjuk jam tangan miliknya “tidakkah kau berfikir jika eommamu akan begitu kesulitan menghadapi mereka semua?”

Je young terdiam, lalu mengangguk paham “tapi eomma akan berterimakasih jika aku mendapatkan choi siwon sebagai menantunya”

Ji yeon membelalak “apa?!” pekiknya. Ia memajukan diri dan meletakkan punggung tangannya pada kening yeoja itu. tidak. Ini sudah tidak benar.

“kau sakit?” je young menggeleng.

“sesuatu mengganggumu?” yeoja itu kembali menggeleng.

“kau.. tak berniat menghancurkan hubungan orang bukan?” dan kali ini yeoja itu mengangguk kencang.

“JE!? Keluar dari kantor ini sekarang!” pekik je young cepat. “astaga, jika kedatanganmu hanya mengenai ‘choi siwon’ dan angan-angan tak berujung itu, maka kau tak perlu mengunjungiku” sambungnya.

“tapi ji, aku__”

Ji yeon tak menggubris. Dengan cepat menggenggam pergelangan tangan je young dan menariknya menuju lift.

“ji, tapi aku ingin makan siang disini. Mungkin saja hari ini dia datang”

“tidak”

“park ji yeon, ayolah..”

“tidak”

“tapi__”

TING!

Pintu lift terbuka lalu kedua yeoja itu terdiam sesaat. Dua pasang mata mereka menatap lekat pintu lift. Seperti jika yang akan keluar dari sana adalah sesuatu yang sangat mengejutkan.

Perlahan pintu terbuka. Semakin lebar hingga sosok itu terlihat jelas.

“KAU?!”

Namja itu diam. Tak merespon sedikitpun. Ia lebih memilih untuk melirik sebentar arloji miliknya lalu kembali menatap ji yeon dan je young.

“seperti biasa, aku ingin menemui choi siwon” aku je young. Pertama, namja itu tak bertanya. Dan kedua, ia tak lagi terlihat memperdulikannya.

“aku akan menemuinya. Dan aku yakin hari ini dia datang” sambung je young yang merasa diabaikan.

Namja itu tak bergeming. Menatap kedua yeoja itu dengan mata ‘malas’ miliknya. “ingin menggunakan lift atau tidak?” ia bersuara.

“tidak! Aku__”

“ne sajangnim! Je young ingin segera pulang dan bekerja” sambar ji yeon cepat.

“apa? aku tidak pernah__”

“pergilah je, aku bisa makan siang sendiri. Bye”

Ji yeon mendorong tubuh itu kuat. lebih mendekat kearah pintu hingga menyentuhnya sesaat. “tapi ji, aku__”

Belum sempat yeoja itu meneruskan kalimatnya, sebuah tangan menariknya kuat. membuat cengkramannya pada lengan ji yeon terlepas dan menjebaknya dalam sebuah lift bersama…

Cho Kyu Hyun

 

__

Akhir pekan itu dihabiskan donghae untuk menunggui rumah hyuk jae. setelah ditemukan mabuk berat dan menghancurkan seisi ruangan VIP restoran jepang itu donghae tak berniat untuk tidur dirumah.

Ia selalu mencari alasan untuk tidur di apartemen miliknya atau setidaknya tidur di apartemen hyuk jae. ya, hyuk jae memang alasan paling logis bagi keluarganya untuk menerima ketidakberadaan dirinya dirumah.

Namja itu masih menggeliat ketika wangi sereal menusuk pangkal hidungnya. Dengan cepat donghae terduduk, membuka kedua matanya yang terlihat begitu berat dan  melangkahkan kaki menuju kamar mandi.

Wewangian sabun wajah memenuhi ruangan yang dikelilingi kaca buram itu. lalu tak beberapa lama donghae kembali dengan lilitan handuk pada pinggulnya dan rambut yang basah. Namja itu tak begitu perduli. Hanya melepaskan lilitan handuknya dan berjalan dengan boxer merah pendek menuju meja makan.

Tak ada pembantu di apartemen hyuk jae. hyuk jae pun tak sebegitu pintarnya memasak. Maka jika ada bau sewangi ini dipagi hari, kesimpulan yang paling tepat adalah hyuk jae baru saja menikmati wanita barunya semalam.

Donghae berjalan tegap, beralih duduk pada meja ketika hyuk jae baru saja keluar dan segera menciumi seorang wanita yang tengah berdiri sibuk didepan meja penggorengan. Namja itu kemudian tersenyum ketika menyadari jika donghae telah disana lalu berjalan dan mengambil tempat duduk bersebelahan.

Hyuk jae. tak jauh berbeda. Hanya mengenakan t-shirt tanpa lengan hitam pekat dan boxer yang –sedikit- lebih panjang daripada milik donghae. Yeah, setidaknya jauh lebih manusiawi daripada bertelanjang dada dengan boxer hanya sedalam dua kali underware mu.

Donghae meliriknya acuh, lalu menuangkan sereal dan susu hangat kedalam satu wadah cembung. Namja itu memulai sarapan paginya seperti biasa. Tak ada yang menarik. Bahkan keberadaan wanita yang juga –baru saja- duduk didepannya tak merubah apapun.

Hyuk jae, barang tentu lebih memilih masakan wanita barunya. Meskipun berkali-kali setelahnya namja itu akan mengeluh tentang berapa nilai yang harus ia berikan pada hasil masakan wanita barunya.

Well, itu terjadi berkali-kali meskipun tidak dengan wanita yang sama. Catat! Setiap wanita hanya akan menghuni apartemen hyuk jae untuk satu waktu. Benar-benar hanya untuk satu waktu. Maka jika kesempatan itu tak terlewatkan dengan baik, maka pupus sudah harapanmu untuk kembali.

Hyuk jae, tak suka melihat wanita yang sama untuk kedua kalinya berada dalam ranjangnya. Salah satu hal tak logis yang membuatnya bahkan belum menyentuh kata pernikahan.

“malammu menyenangkan?” hyuk jae menghadap donghae dengan senyuman tipis yang mempesona. Tapi ayolah, donghae baru saja akan menumbuk wajah tampan itu jika tak mengingat bahwa hyuk jae itu sahabatnya, atau alasan yang lebih realistis lagi, ia sedang menumpang.

Well. Itu memuakkan.

Senyuman hyuk jae seolah menyiratkan pertanyaan ‘kapan kau akan bercinta dengan wanitamu didepanku?’ bullshit! Donghae paling benci ditagih mengenai wanita. Jelas sekali, ia akan selalu kalah jika bertaruh dengan hyuk jae.

“jika maksudmu suara gaduh brengsek itu. tidak!” jawab donghae skeptis.

Hyuk jae tesenyum sedikit lebih lebar. Lalu kembali mengunyah roti si buatan wanita barunya dengan tenang.

Tak beberapa lama setelahnya wanita asing itu berpamitan untuk pulang. Dengan anggunnya yeoja itu berjalan bak putri didepan hyuk jae dan donghae. Hyuk jae mengantarkannya hingga pintu lalu –kembali- menciuminya sebentar –hanya sebentar- sebagai kesan jika ia tak begitu keberatan atas perpisahan mereka lalu tersenyum dengan begitu manis.

Donghae terlihat masih berdiri. Melipat kedua tangannya pada dada dan bersandar pada tiang pembatas pintu. Lalu setelah kegiatan ‘bercumbu’ hyuk jae dan wanita barunya selesai, wanita itu juga telah berlalu pergi, donghae dengan cepat berbalik dan berjalan ringan.

“brengsek! Kamarku kedap suara, lee” donghae terdiam dengan ekspresi nyaris tak terlihat ketika hyuk jae mendahuluinya setelah terlebih dahulu menepuk belakang kepala donghae pelan dan berakhir pada sofa.

“tapi perasaanku masih peka” jawab donghae yang tertarik untuk duduk lalu menatap layar televisi malas.

Hyuk jae terkekeh lalu suasana hening setelahnya. Suara televisi adalah satu dari sekian suara yang dapat mengisi dimensi tak menyenangkan itu. meskipun sebenarnya tak banyak orang yang tau jika berdiam diri seperti itu adalah salah satu kegiatan favorite donghae dan hyuk jae saat bersama.

“terjadi masalah?” hyuk jae memulai. Berdiam diri cukup membuatnya puas dengan segala informasi mengenai donghae yang perlahan ia munculkan kepermukaan.

“pertunangan ini sangat-amat-sialan” jawab donghae semakin tak perduli.

“itu alasanmu menguras uangku?”

Donghae berpaling cepat “aku akan menggantinya” seru donghae lalu menghela nafas berat.

“aku tidak butuh uangmu. coba ceritakan padaku!”

Donghae semakin mendesah gusar “jangan ingatkan aku” suara itu terdengar seperti seorang anak yang terkena flu di musim dingin. serak dan lemah.

“hei, kau menangis?”

“tidak, idiot!” donghae mengeras dengan cepat. lalu namja itu menarik tangan untuk menutup kedua matanya “dia meneriakiku” sambungnya “well, ini memang bukan yang pertama. tapi aku merasa sangat terhina”

Hyuk jae menaikkan sebelah alisnya. Ini menarik, fikirnya. ”apa yang membuatmu merasa terhina?”

“entahlah. Mungkin,,,” donghae terdiam untuk sesaat. Lalu seolah sadar, namja itu duduk dengan tegap dan mengacak kumpulan rambut yang terletak pada keningnya “sial sial sial!” keluhnya kesal.

Hyuk jae tersenyum getir. Untuk pertama dan terakhir kalinya ia sadar banyak hal. Donghae tak lagi sama, meski seperti yang ia tau, donghae memang masih terlalu jauh dari pernikahan. Namun namja itu bukannya ‘tak akan menikah’. Ia hanya masih sibuk dengan dunia miliknya.

Donghae ‘tak pernah ingin’ terikat. Bukan berarti ia ‘tak ingin’ menikah. Perbedaan presepsi itulah yang mulai hyuk jae sadari.

Lalu, apa donghae terkena love at the first sigh? Seperti yang orang-orang idiot katakan? Jatuh cinta, begitu?

Hyuk jae tersenyum sendiri menanggapi pemikirannya. Gila! Bahkan donghae baru menemui yeoja itu satu kali, dan ia langsung berakhir dengan sebotol redwine. Coba jelaskan, pada bagian mana hyuk jae tak harus ternganga? Kyu hyun benar. Analisisnya terlalu benar dengan mengatakan ‘akan ada yang terjadi’ setelah ini.

 

 

-TBC-

 Nah, aku berikan sepenggal cerita menjelang part 7 di post. hehe, gak terlalu panjang sih. tapi lumayan deh, cerita ini selesainya ditengah-tengah minggu ujian sih. gak apa-apa ya? semoga kalian suka deh:)

oh ya, seandainya part selanjutnya diprotect dan yang minta PW harus punya minimal coment seru kali ya? haha, buat yang sering ngasih apresiasi mungkin gak akan masalah. Tapi itu masih permikiran labil aku kok. tenang aja, bakal aku fikirin ulang.

 

With love, Park ji yeon.

 

 

48 thoughts on “Fabulously Castle part 6

  1. Ayunie CLOUDsweetJewel says:

    Saya ngakak pas scene Eun Na meneriaki Dong Hae truz diakhiri dengan ciuman maut (?) Oh ya ampun, aku suka scene ciuman tiba-tiba. Wkwkwkwk.. Wow, emang Hae jatuh cinta ma Eun Na, ya. Koq aku gak sadar? *Plakk* Je Young knpa jadi ‘manis’ dan Kyu jadi sok cuek? Biasanya nyolot kalau ada Je. Dan bisakah aku melempar granat ke apartement Hyuk Jae? Kapan dia tobat????

  2. elfexotic says:

    seru kali yaa pasangan Kyuhyun & Je Young…. selanjutnya part Couple KyuJe d panjangin donk thor..

    bakalan jadi couple favorit aku ..

  3. ai-sparkyu says:

    Selalu suka tiap x liat mereka nunjukkin sikap loyal terhadap uang, kayak Hyuk yg bayarin semua ganti rugi atas kerusuhan yg donghae buat dan nolak waktu donghae blg bakal ganti rugi..
    Kerasa bgt persahabatannya…
    Dan wow! Aku ngebayangi Hyuk yg gk pernah mau pakai cewek yg sama dua kali.. Gila! Bener” player.. Hahaha…
    Adegan favoritku Kyu ama Je waktu Kyu narik Je masuk ke lift, gk ada yg gimana” sih. Cuma suka aja waktu Kyu narik Je gitu aja..
    Hehehe..
    Next ditunggu yah..

  4. Dwi_h@E says:

    huahhh….. Waw waw waw……..
    LEE DONG HAE
    LEE DONG HAE
    LEE DONG HAE
    wuahhhhhhhh *teriak depan telinga hae* akhir nya kau mendapat kan lawan seimbang *eun na* suka bgt ma karakter eun na yg galak, angkuh, pokok nya waw bgt dah eun na
    Suka saat eun na nampar hae, trus marah2in hae kekekeke… *si playboy hae stres*

    Je young beneran suka ma siwon ?
    Makin menarik aja cerita nya
    Apalg klo sampai siwon tergoda hehehe…

    Saeng hebat bgt, lg sibuk ujian masih sempat ngepost *angkat 4 jempol*

    Klo bisa part 7 nya jangan lama2 ya hehehe…
    Dan lbh panjang lg cerita nya

  5. @uliezgaem says:

    jiiahhhh donge kena batunya,,kkkkkkkk

    omona kyu-young satu lift,, apa yg akan trjadi…. kisah hyuk-yeon blm keluar nih saeng….

    makin seru, makin penasaran… ok.ditunggu next partnya nde… fighting🙂

  6. nmonika57 says:

    Aaaaaaa lee donghaee stresss gara” wanitaaaa!!! OMG!! Hihihi hyukjae ama kyu lapan nihh hihihi penasaran ama ceritanya donghae hihihi tapi kok skarang siwon jarang muncul hufttt hihihi

    Aku tunggu partselanjutnya yah hihihi :*

  7. suer aku bahagia banget waktu baca part donge di siram pake air..kjekeke.. bias kebayang shocknya uri prince yang satu itu.. huahahahah😀 Itu juga si jeyeong ngapain ganggu yg udah punya tunangan😦 tuh tangkap aja si epil lajang yang sasih berkeliaran..suka part ini..request boleh ya,,,part selanjutnya kudu panjaaangg😛

  8. Laras says:

    woaaaaa makin kesini makin menarik ceritanyaa.
    wwiiihhhh kebayang muka donka donghae digitun sama eunna. Ahh keren banget
    ditunggu lanjutannyaa eonnii

  9. naaaah, kan..
    donghae akhirnya punya lwan seimbang..
    ud disiram air, ngasi ciuman maut, tp yg ada ditampar, trus mabuk deh. donghae menggalauuu..
    jeyoung nyari perkara nih, ganggu tunangan org, sekalinya jatuh cinta jadi manis banget..
    si evil gimana trus nasibnya..??
    ayoooooo, part selanjutnya ditungguin..
    selamat yang sudah selesai semesteran..
    follback peliss @NovaSusmala46..😀

  10. Gummy eunhyuk says:

    Akhirnya hae tau jga tunangannya
    bakalan seru ne part 7
    ga sabar nunggunya🙂

  11. syrfaa says:

    hai lagi dian😀
    thanks again for FC 6~~
    ini kayaknya udah pada mulai sadar yah, sadar kalo mereka harus punya ikatan.
    Dan terutama buat si hyukjae. Cepetan berubah deh hyuk!! Masak iya mau kawin cerai?? Gegara pengen selalu yang beda, saran doang sih wkwk
    dan satu lagi dear, eun na itu cewe yg ktemu donghae d airport itu kan ya?? Mereka ga inget satu sama lain apa gimana??
    Enouuuugh. Cpt cpt dibongkar ya dear^^
    And success on ur exam!! Fighting!😀

  12. kyuhyuk says:

    hoooooaaaaamm .. lanjut thor ~ part hyuk jiyeon banyakin dong thor😀

  13. Al says:

    Ehm….sebenernya saya baca dari part awal *miss part yg di pw,,,,, tpi maaf bru koment part ini,,,,,
    Ffnya bagus cm castnya terlalu ‘rame’,,,suka ketuker jg jiyoung-jeyoung hehe….
    Tpi bagus kok^^
    Thanks

  14. bunnydiamond says:

    Hohohooo… Part 6 telah tiba…
    Paling suka scene donghae-eun na,, ngeliat donge tersiksa itu rasanya sesuatu gt, seneng bangeet… *kkkkkk*
    Aq suka karakternya eun na,, berapi-api(?)..hehehe
    Je-young jgn godain siwon doong,, ribet dah… Di tunggu next partnya :xD
    Figthing (ง’̀⌣’́)ง

  15. hei dongsaeng! pokoknya si je young jangan godain siwon -___-
    siwon udah cocok sama tunanganya😦
    ntar ilfeel sama je young kalo dia bener godain siwon… *maksa*

  16. tata says:

    wait!! eun na tu yg dbndara dlu bkan?!
    btw, byagin hae cuma pakek boxer minim ~~~~(*-~*) astajim

    pi pendekn y part 6x.
    part 7 pnjangin 3 meteran lge y…. #lo kata kain?!
    ekekeke

    oy, PW yg FC4 q kol blum dpat y?!
    bsa mnta tlog g?!

  17. maria says:

    akhirny donghae jatuh cinta sama satu cewek

  18. lia aprilia says:

    Aku fikir hyukjae udah tobat setelah ketemu ji tapi faktanya masih sama , oppa ikan ku lagi stres sini-sini *peluk* ^^ kira2 kyu kapan mulai jatuh cintanya sama je?? Di cepetin donk biar seru hahah ~

  19. marly says:

    Hhm..fabulously castle.. Aku baru baca yg part 6 ny ini..dan keliatan nya menarik…:) tp aku msh bingung sama couple2 disini..ntar aku baca part2 sblmnya deh..

  20. naina says:

    eun na membuat donghae benar2 terhina sekaligus jatuh cinta hingga menghancurka restoran wowww daebak😀

    suka bgt liat persahabatan mereka yg bener2 saling mengenal, mengetahui dan mengerti perasaan satu sama lainnya..

    Je pake dress?? *aku melirik tajam*
    ohemji cinta mengubah segalanya, tpi tetep yahh je berujung di kyu haha😀 *ketawa setan*

    di tunggulah part selanjutnya, moga dah tuh si lee hyuk jae tobat lah, aminn haha😛

  21. tiwi says:

    Duch, donghae ada2 aja baru kenal langsung main cium aja. ckck

  22. kyujonghyun says:

    Aku suka banget “tragedi penyiraman donghae” dan “penarikan je young kedalam lift”. Tapi aku gak ngerti kenapa sifat kyuhyun dan jeyoung seolah berbalik di part ini. So far ceritamu mkin bikin penasaran. Hari ini aku ngebut bac ff ini. Semoga cerita berikutnya bikin lebih puas lagi. Semangat dian.

  23. setia says:

    kayaknya donghae selalu yg dapat tamparan y??
    yang wktu donghae di bandara kayaknya eun na juga yg nampar donghae🙂

  24. nmelindawati says:

    akhirnya donghae bisa ngerasin jatuh cinta juga😀

  25. clee says:

    Kang eunna! Akhirnya donghae ketemu eunna juga😀
    Kang eunna bukan cewek yang ketemu di bandara itu kan….? Haha

  26. riana says:

    Oke, fix maksimal saya bingung, sebenernya nanti yg di sukain donghae siapa, awal’y nebak cheonsa, skrng hadir lah kang eun na yg bikin donghae menghabiskan 1 botol wine dan buat eunhyuk bangkrut,,,mulai membingungkan,,,,*tepokjidat
    Meskipun mereka ‘bajingan’ tapi mereka ttp setia kawan,

  27. Quiny says:

    Huehehehehe gaspoll aku bacanya saeng!😄 couple baru couple baru!! Aye aye Donghae ada couple nya xD /plak semakin bikin penasaran, dan ga sabar sama kelanjutannya cerita mereka masing masing uhuuuy, aku gaspoll lagi lah
    xpp

  28. Rasty Resty says:

    Dsini kesannya masih datar” aja.. Ga ad konflik yg nyess bgt..
    Msh bercerita tentang Donghae yg di bentak cewek… Poor
    Mudah”an nextnya kebih menarik lg

  29. HANI says:

    Jadi donghae suka sama eun na ya? Eun na cewek yang di bandara kan? Semoga konfliknya seruuu.
    Siwon kok ga pernah keliatan..

  30. rhaaa18 says:

    Huha ~ Lee Donghae kau kenapa ??
    Yaelahh itu Je Young masa nyampe segitunya nunggu Choi Siwon hhe

  31. shin jihyun says:

    jadi kang eun na… wah, donghae yg badboy bisa stress karena wanitaa.. jeyoung segitunya banget sama siwon..

  32. puput says:

    Hehehe..donghae love at firat sight ma tunangannya??

  33. nadia1 says:

    ya aq pikir ad moment hyukjae jiyi
    ehm je memang sdh d butakan siwon wkwkwkwk

    kyuhyun sbt aj y

  34. Shannon Shin says:

    Aku suka banget sama persahabatan dan kebersamaan 4 sekawan itu. Bener-bener brengsek yang setia. Masih belum paham ini sebenernya Donghae kenapa. Ternyata bener kan cewek yang dijodohin itu adalah cewek yang mukul donghae di bandara. Dia beneran suka sama Eun Na? Tapi bukannya dia nolak?

  35. Lia mela says:

    SUKA SUKA SUKA!!! :*

    Donghae. Eun Na. \(^^)/

  36. BebyPanda says:

    , beby penasaran siapa yg bisa meluluhkan 4 Iblis nich??

  37. Chokyulate says:

    wah wah wah.. baru ktemu sama Eun Na, Donghae udah maen cium aja. pantes Eun Na emosi. menurut aku Donghae ga peduli klo orang lain mau bilang apa tentang dia. tpi kayaknya dia ga rela klo Eun Na yg bilang smua kebusukannya. kyaknya mulai ada sesuatu…
    Tdi yg pas di lift knapa ga dilanjutin Kyuhyun Jeyoung nya?? bakal kayak gmana lagi ya mereka?? seru banget klo udah bagian couple ini..

  38. SHAwol noNAME says:

    eh, itu d lift kyuje gmn?
    yg agak normal d sini cuma siwon kayaknya, tpi agak
    semuanya udah ada kapelnya, jadi udah mendekati konflik gitu
    k next part ne?

  39. Kang eu na .. jd itu tunangan donghae ? Kok bs ?? Apa alasan nya jd tunangan donghae ?? Hanya tuk bisnis ?? Soalnya eun na bkn tipe gadis matre .. penurut .. buktinya dia berani melawan bahkan menyiram donghae yg akibat nya tuh resto hancur oleh hae dan huahahaha hyukjae yg ganti rugi …

    hee je young ..kena syndrome love at the first sight sm siwon ??? Daebak … pdhl dia kan benci sama playboy .. ini kenapa jd terbalik ? Sehebat itu kah pesona siwon ??? Pdhl siwon ga nganggap je young .. hihi kok jd kyuhyun yg repot ya meladenin je young ??? Jodoh lohhhh …

    nexttt yaaa ..

  40. dabak je young…. bener bener bener daebak author… no comment buat jeyoung

    omo?! playboy kena love at first sight… kereen….

  41. citra says:

    apa benar donghea jatuh cinta….?

  42. minrakyu says:

    wah kira2 ada kejadian apa di dalem lift yah antara Kyu-Je young??
    btw.. Hae beneran jatuh cintrong sama eun Na??

  43. ninachoi says:

    Pangeran donghar lg patah hati y. Semoga cintany lancar jaya deh

  44. dewi says:

    wah kok diprotect sich thor.
    gpp dech lanjut ya chapter 7 nya.

  45. dias puspita says:

    Waaaahhhh kayaknya bener dugaan aku deeeh cewek yg jd tunangan donghae yg d bandara itu dan sdh 2x nampaar donghaee,,kkkkkkk… Frustasi berat is mr.lee…
    Je young sdh jatuh hati yaa sm siwon,, pasti bakalan patah hati niih nntinya,, biar kyu yg ngobatin deeehh,,heheeee..
    Ji yeon sm hyuk blm ada kemajuan yaaa..
    Okkee lanjutt k next chapt..

  46. iyin88 says:

    Kok rasanya bentar bngt bcanya ya?? Hehehe…
    Kyu-hyuk pasangannya ktuker, siwon blum nampak, trus donghae lg galau. Donghae gak mau nikah tp dia cnta dng tunangannya ya? Gtu maksudnya saeng?

  47. Asri says:

    Hahaahaaaaa,,
    tertawa ngakak,,,ksian donghae di teriakin sama eunna tpi ujung2x ,
    di cium,,,hhmm so sweet

  48. dewi says:

    akankah donghae akan menyukai eun na
    lanjut ya thor

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s