Fabulously Castle part 5

fabulously castle

Judul         : Fabulously Castle 5

Author      : HyukgumSmile

Genre        : romance, friendship

Rating       : PG-17

Main Cast  : Cho kyu hyun, Lee hyuk jae, Lee donghae, Choi siwon

 

Donghae berjalan tegap, menyusuri barisan undangan yang menyapanya dengan ramah. Sesekali berbincang dengan beberapa kolega yang tak sepantaran hingga yang masih terlalu muda. Ia tersenyum, dengan lima jemari lentik melingkari lengannya.

“kau lelah?”

Yeoja itu tampak menggeleng pelan. Ia cantik. Terlihat eksklusif dengan gaun terusan sutra berwarna hitam dan tatanan rambut yang ia biarkan terikat.

“benar?”

“hae, aku bukan anak kecil”

“baiklah__”

“dan jangan panggil aku seperti itu disini!”

Donghae terkekeh pelan sebelum kembali berjalan menyusuri tamu lainnya. hari itu, entah apa yang difikirkan appanya hingga harus mengadakan pesta yang tak memiliki tujuan seperti ini.

Lelaki tua itu tiba-tiba menghubunginya dan memintanya untuk datang. Well, cheonsa memang selalu menjadi pilihannya untuk menjadi partner. Hanya han cheonsa yang selama ini selalu beruntung untuk menggandeng tangannya pada acara formal manapun.

Ya, gadis itu beruntung. Meski semua orang tau, donghae tak pernah mengumumkan apapun tentang hubungan mereka. ditambah kenyataan jika cheonsa ternyata lebih tua satu tahun dan donghae masih bermain dengan dunianya yang terlalu bebas. Semua orang tau, donghae belum terikat. Tidak dengan cheonsa atau gadis manapun.

Memang, posisi cheonsa terlihat begitu menggiurkan. Menjadi sekertaris pribadi donghae saja sudah membuatnya menjadi sangat amat beruntung. Belum lagi jika orang-orang tau betapa cheonsa adalah satu-satunya wanita yang dipercaya donghae dengan penuh. Meskipun sekali lagi, donghae tak pernah mengkonfirmasi apapun mengenai ikatan special diantara mereka.

Kau masih bisa mendapatkan donghae dengan mempertaruhan keperawananmu. Simpel.

Dentingan suara menginterupsi seluruh ruangan. Menjadikan fokus mereka satu hingga menemukan sosok gagah yang tengah berdiri diatas panggung.

Donghae berbalik, menatap appanya tak mengerti. Sesuatu seperti sedang mengganjal dalam hatinya namun tak dapat ia temukan apa. dahinya berkerut kasar meskipun senyuman itu tetap tak boleh lenyap.

“selamat malam semuanya” pria tua itu memulai “terimakasih untuk kalian semua karena telah meluangkan sedikit waktu demi pesta sederhana ini” ulasnya merendah.

“senang rasanya memiliki banyak kolega yang bisa mengerti betapa pentingnya acara ini bagi kami” dahi donghae berkerut semakin kasar. “karena hari ini, resmi kami umumkan bahwa putra kami telah bertunangan dengan putri dari group kang”

 

 

__

BRAK

“APPA KAU TAK BISA SEPERTI INI!!”

Donghae berjalan cepat. dadanya naik turun secara tidak teratur dengan wajah memerah yang menakutkan.

“tunjukkan etikamu lee dong hae!” namun pria tua itu tak perduli. Wajah dinginnya mengancam lebih dari kata serius.

Donghae diam. Mengatur nafas beratnya agar merasa lebih baik. Oh god, berurusan dengan pria didepannya akan selalu membutuhkan tata krama. “appa, aku__”

“duduklah!”

Donghae menghembuskan nafasnya berat, namun ia tetap berjalan. Menjatuhkan diri pada sofa ruangan. Menuruti pria itu.

“jangan pernah berteriak di ruanganku. Kau, anak yang kubesarkan dengan tata krama. Mengerti?”

“tapi ini__”

“ ini memang mengejutkan. Tapi kurasa kau akan mengerti.”

“mengerti? Mengerti dalam hal apa? aku bahkan tak berencana untuk menikah”

“kau tak hidup di dunia primitif, lee donghae”

“karena itu aku pun tak harus menikah”

“lee dong hae!” pria itu menggeram kesal “kau pewaris utama perusahaanku. Jangan berfikir bodoh dengan tak menikah dan membiarkan seluruh sahamku terbengkalai di bursa saham!” pekiknya.

“aku bisa mengangkat anak. Suatu hari nanti mungkin”

Donghae menjauhkan diri, segulung kertas putih dilemparkan pria itu padanya. “yang bukan darah dagingmu, tak berhak memiliki apapun dari perusahaan”

Donghae terdiam. membaca beberapa kalimat yang tertulis pada lembaran kertas yang berada ditangannya. Otaknya berfikir keras. Oh, tolonglah jangan biarkan ia menikah saat ini.

“jika memang begitu aku__”

“tidak ada kawin kontrak” sahut lelaki tua itu cepat.

“tapi appa__”

“ya tuhan sudah berapa umurmu? Jika kau melakukan kawin kontrak dan seluruh pemegang saham mengetahuinya maka sahamku dan seluruh milikku akan dilelang tanpa terkecuali”

“tak akan separah itu, appa”

“tidak” lelaki tua itu menghela nafas berat “aku mendidikmu untuk menjadi pria sejati. Menjadi pewaris tunggal seluruh kekuasaanku dan menguasai dunia” ucapnya “dan jangan pernah…” lelaki itu terdiam sesaat “menjadi seperti donghwa” sambungnya.

Untuk beberapa saat ujung rahang donghae segera menggertak. Wajahnya menegang dan sulutan api menyala terang pada matanya. “jangan kau bandingkan ia dengan segala hal yang buruk dimatamu” geramnya pelan.

“pada kenyataannya, dia memang seperti itu”

“TAPI DIA HYUNGKU!!”

“dan dia bukan anakku”

“APPA!!”

 

 

__

“jadi kau?” Hyuk jae berdiri sesaat sebelum menjulurkan tangannya pada kursi depan yang kosong. lalu ia duduk dan kembali menatap tak percaya. Yeoja itu menangguk sekali dengan senyuman yang terkembang.

“tapi saat itu, kau…” hyuk jae terhenti “ah,, kau devisi periklanan baru cho corp?” hyuk jae menopang diri dengan siku. Bersikap seperti biasa pada setiap yeoja dihadapannya.

“ye, aku devisi periklanan cho corp …” kemudian yeoja itu menatap hyuk jae dengan raut wajah yang sulit diartikan.

“lee hyuk jae. panggil aku hyuk jae” gumam hyuk jae mengerti.

“ah, hyuk jae-ssi. Maaf aku tak dapat hadir dalam rapat pertama kerjasama kita” sambung yeoja itu cepat.

“gwenchana. Yeoja berbakat sepertimu memang seharusnya selalu sibuk” jawab hyuk jae. nada rendah menggoda yang tak pernah hilang itu entah mengapa sedikit memudar. Dan entah apa yang terjadi hingga yeoja itu menatapnya ragu.

“ada yang salah, nona?”

Yeoja itu berpaling cepat. “tidak, maafkan aku” ucapnya kemudian.

Hyuk jae hanya tersenyum. Sejurus seorang pelayan datang dan membawakan beberapa pesanan mereka.

“jadi, nona__”

“ji yeon. Namaku park ji yeon”

“ah ya, park ji yeon-ssi”

 

 

__

Sore itu, setelah bertemu dan membicarakan perihal kerjasama mereka. hyuk jae membawa ji yeon untuk menemui park bom, yeoja terpenting dalam perusahaan hyuk jae.

Namja itu mengalih tugaskan dirinya pada bom setelah mengerti dan sepakat mengenai keseluruhan konsep yang ditawarkan ji yeon padanya.

“namanya park bom, dia akan membantumu untuk melakukan semua ini” ujar hyuk jae ringan. Ia berdiri didepan pintu bersama ji yeon lalu menunggu bom untuk berjalan mendekati mereka.

“bom, aku tinggalkan ji yeon disini. Pahamilah keseluruhan konsepnya dan bantu ia mewujudkannya” hyuk jae tersenyum pada bom, lalu pada ji yeon dan berniat meninggalkan ruangan.

“hyuk jae-ssi!”

“ya?”

“kau tak tinggal?”

Hyuk jae kembali tersenyum ramah “tidak. Bom akan membantumu. Aku masih memiliki beberpa urusan” ucapnya ramah.

“tapi aku..”

“aku tak menangani langsung periklananmu. Percayalah, bom adalah divisi terbaikku” hyuk jae melirik bom sebelum kembali pada ji yeon “aku harus pergi sekarang. Annyeong”

Namja itu membungkuk sekali sebelum berjalan menjauhi pintu. Ji yeon terdiam. pertama, ini bukan perusahaannya, ia tak kenal siapapun. Kedua, hyuk jae meninggalkannya setelah perkenalan singkatnya bersama bom.

Ji yeon,, tak mengerti harus berbuat apa.

“tak perlu takut, aku tak akan menelanmu hidup-hidup nona park”

Ji yeon berbalik dan menemukan bom tengah tersenyum ramah padanya. “b bukan seperti itu maksudku” kilahnya cepat.

“tak apa, yang pertama akan selalu membuat kita tak biasa” sambung bom. Yeoja itu berjalan mendekati ji yeon “jadi mari biasakan diri. boleh kulihat proposalmu?”

 

 

__

“jadi kau tak akan berkerjasama dengannya?”

“tidak secara langsung. Tapi masih dengan perusahaannya”

“baguslah! Bagus sekali”

Ji yeon melirik sahabatnya geram. Seperti senang sekali jika ji yeon tak bersama hyuk jae. Memang apa salahnya jika ia bersama hyuk jae? maksudnya.. hei jangan fikir jika ji yeon menginginkannya! Ini hanya pemisalan.

“ya. Seperti keinginanmu!”

Je young mendelik dengan cepat “hei, ada apa dengan nada bicaramu?”

“tidak. Tidak terjadi apapun dengan nada bicaraku” ji yeon berbalik. Kembali menyentuhkan jemarinya pada keybard PC untuk menyelesaikan beberapa detail yang diminta bom siang ini.

Ternyata bom gadis yang menyenangkan. Bahkan ji yeon baru sadar jika mereka memiliki marga yang sama. Bom gadis yang baik, senyumannya sangat ramah dan ji yeon nyaman bersamanya.

Hari pertama mereka habiskan untuk membahas segala keinginan ji yeon untuk konsep iklan mereka. berkali-kali bom menawarkan ide menarik yang mungkin saja ji yeon terima. Gadis itu sangat brilian dan ji yeon menyukainya.

Mungkin, konsep itu masih perlu ia rombak bersama bom esok. Setelah memikirkan beberapa hal, mungkin detail yang disarankan bom padanya tak terlalu buruk. Bom sangat baik, mampu menyesuaikan diri dengan orang asing yang baru dikenalnya dengan cepat. pantas saja hyuk jae berkata jika bom adalah divisi terbaiknya.

“lee hyuk jae..”

“apa?”

Ji yeon tersentak. “apa? a apa?” sahutnya.

“apa yang baru saja kau katakan?” je young mendekat. Sepertinya beberapa tangkai bunga yang berada ditangannya telah selesai ia rangkai dengan baik.

“bukan apa-apa”

Je young dengan cepat menjatuhkan diri pada sudut meja kerja. Menatap ji yeon dengan mata menyelidik yang tajam “a apa?” tanya ji yeon tergagap.

“katakan padaku, berapa lama kau bertemu dengannya?”

Ji yeon membasahi bibirnya yang kering kemudian beralih fokus dari meta je young “dengan siapa?” tanyanya seolah tak mengerti.

“dia” jawab je young.

“dia siapa?”

Je young menggeram kesal. “lee hyuk jae. rekan kerjamu”

Yeoja itu menaikkan nada satu oktaf lebih tinggi lalu menyipitkan matanya lucu. Seolah tersadar jika ji yeon tak mampu menatapnya, satu hal yang disadari je young adalah..

“ji! Jangan katakan jika kau menyukainya!” pekiknya dengan membesarkan kedua bola mata.

Ji yeon terkesiap. Sesuatu membekukan tubuhnya, namun ia berbalik dengan cepat kemudian menatap je young kesal. “oh, kau mulai gila? Bagaimana mungkin aku menyukai pria yang baru saja kutemui selama empat jam saja?” teriaknya terkejut.

“tapi kau..” je young terhenti “ya tuhan aku tau ini akan terjadi” geramnya.

“apa? ada apa denganmu?”

Ji yeon bertanya tak mengerti. Kemudian je young yang tampak gusar kembali duduk dengan tegap dan menampilkan kedua bola mata yang tegas “tatap mataku! Dan katakan jika kau tak akan pernah menyukainya!”

“kau gila!”

“lihat! Kau menyukainya, kan?”

“shin je young!”

“kalau begitu lakukanlah! Kau tak akan pernah berbohong jika telah menatap mataku. Jadi, lakukan agar aku percaya!”

Ji yeon terdiam. apa-apaan ini? mengapa terlihat seperti ia adalah terdakwa korupsi milyaran won? Dan apa yang terjadi dengan sahabatnya hingga memikirkan hal gila seperti ini.

Tapi,, mungkin je young benar. Atau je young salah? Menatap matanya memang akan membuat ji yeon tak mampu menyembunyikan apapun. Jika tuduhan je young tak benar seharusnya ia tinggal melakukannya dan tak akan terjadi hal seperti ini.

Tapi ini berbeda. Ada satu ketakutan kecil yang memaksa ji yeon untuk tak menatap bola mata sahabatnya itu.

“aku menunggumu, nona park”

Ji yeon mendongak menantang. Detik berikutnya garis lurus mempertemukan pandangan mereka dan dengan cepat ratusan bulu angsa menggelitik perut ji yeon. ‘jangan katakan jika ia menyukai hyuk jae. tidak. Tapi rasa menggelitik ini..’

“aku..” je young membesarkan bola matanya dengan cepat. semakin mengintimidasi dengan ribuan jarum menghujam rasa percaya diri ji yeon.

“aku..”

“ya.. katakan!”

“a aku…” Je young menggertakkan rahang. Ia benar. Ia yakin betul jika ia benar.

“aku… aku hanya mengaguminya”

Hening.

Dimensi berhenti berputar. Dan ji yeon berharap agar bumi menelannya hidup-hidup saat itu juga.

 

 

__

“apa yang terjadi?” siwon menutup pintu dengan cepat. pagi itu, hyuk jae menghubunginya dan meminta mereka untuk segera berkumpul.

Hyuk jae berbalik, meninggalkan kyu hyun yang masih berdiri menatap isi luar jendela. Namja itu kemudian berjalan dan mengangkat sebuah majalah lalu melemparkannya pada siwon.

“berita itu belum genap 24 jam” gumam hyuk jae.

Siwon melangkahkan kakinya mendekat. Memilih untuk duduk bersebrangan dengan hyuk jae dan baru saja memulai untuk membaca. Mulanya, wajah namja itu tampak biasa. Lalu sebuah kerutan samar tercipta hingga pada akhirnya bola matanya membesar dengan perlahan.

“group kang?” ucapnya tak percaya.

“hmm”

“dan dia tak memberikan kabar apapun?”

“ini keputusan sepihak” kyu hyun memilih untuk bergabung. Siwon mengangguk paham. Jemarinya dengan cepat mengusap ujung dagu dan mulai menghayati maksud dari semua ini.

“jadi, tak ada satupun dari kita yang tau?”

Kyu hyun menggeleng, begitupun hyuk jae. “dan perusahaanmu membiarkan berita ini diterbitkan begitu saja?” tanyanya kembali.

“berita itu telah di konfirmasi. Seluruh televisi nasional telah menerima data valid dan keluarga lee membenarkannya dalam konverensi pers semalam”

“tapi__”

“aku hanya tak bodoh. ini bukan berita buruk” potong kyu hyun cepat.

Siwon terdiam. kyu hyun benar. Adapun jika ini berita buruk, hanya mereka dan donghae yang akan tau. “jadi, semua ini telah direncanakan?”

Hyuk jae menegakkan diri. bertopang pada siku dan terlihat bingung “aku tak mengerti. Keluarga mereka mengadakan acara besar dengan tiba-tiba lalu mengabarkan berita ini. kurasa bocah itu tak menyetujui apapun”

“apa dia sudah tau?”

“Percayalah dia tak akan begitu saja menerima perjodohan”

“yah, dia tak pernah ingin terikat”

Hyuk jae menjentikkan jemarinya kuat “itu poinnya. Dia tak ingin terikat”

“lalu kau ingin melakukan apa?” hyuk jae menatap kyu hyun sebentar, lalu beralih pada siwon dan mendesah berat.

“entahlah, pekerjaanku masih terlalu banyak”

“lalu?”

“lihat saja apa yang diinginkannya. mungkin sebentar lagi dia datang”

“aku tidak ingin ikut campur” hyuk jae menoleh cepat. sementara kyu hyun tampak menyesap secangkir kopi miliknya “kita sama-sama tau apa yang akan terjadi setelah ini” ucapnya ringan. Hyuk jae seketika mendecak kesal disaat siwon terperangah tak percaya.

“benar. Kita tau apa yang akan terjadi setelah ini”

 

__

Pagi itu, cheonsa datang lebih cepat. setelah hampir tiga hari tak menampakkan diri secara kasat mata. Ia berdiri tegap, berhadapan secara langsung pada pintu penghubung ruangannya dan donghae dengan keadaan yang tak baik.

Cheonsa sadar ini mulai tak biasa. Sesuatu seperti menabuh hatinya kencang hingga debaran itu terasa mencapai ubun-ubun. Buku jarinya seketika mendingin dan sesuatu tengah meracuni tungkainya untuk tak dapat berdiri tegap.

Ini aneh. Entah mungkin karena cheonsa yang terlalu kolot atau dia saja yang bodoh? ah, dia kolot dan bodoh lebih tepatnya. Ya, dia terlalu bodoh hingga baru saja menyadari hal-hal bodoh lainnya.

Setelah berita mengenai pertunangan donghae dan putri tuan kang diumumkan, seketika saja jemarinya melemah. Yang cheonsa sadar adalah sebuah tombak menikamnya dalam. Menusuk sudut terang yang ia miliki secara tepat.

Cheonsa benar-benar tak mengerti mengapa hubungan yang selama ini ia anggap sebatas ‘kakak-adik’ antara ia dan donghae dapat membuatnya menjadi seperti ini. memorinya mengapung. Sejenak mengulang kembali napak tilas awal hubungan mereka.

Bagaimana akhirnya untuk pertama kalinya donghae memanggilnya dengan sebutan noona. Sebutan yang saat ini baru ia sadari bahwa ia sangat menyukainya. Saat donghae mulai menceritakan segala mengenai kehidupannya. Menjadi satu-satunya gadis yang dihormati donghae. Menjadi sekertarisnya, rekan kerja. Hingga menjadi satu-satunya gadis yang menggenggam lengannya disetiap acara formal yang ia datangi.

Sekali lagi, cheonsa terlalu kolot memaknai segalanya. Rasa senang yang timbul selalu ia pandang sebagai rasa sayang kakak terhadap adiknya sendiri. Sementara baru cheonsa sadari jika bagian tertentu hatinya tiba-tiba terasa terang. Penuh kebahagiaan yang sekali lagi, baru ia sadari.

Cheonsa tergugup sendiri. Debaran itu entah mengapa terasa semakin kencang dan ia semakin tak dapat mengendalikannya. Cheonsa menggumam pelan, lalu menghembuskan nafasnya cepat sebelum akhirnya sebuah senyuman mengembang pada lekukan bibirnya.

Jemari itu dengan cepat menyambar handel, mendorongnya kuat hingga pintu ruangan terbuka. “selamat pagi sajangnim” sapanya ringan.

Sementara donghae nampak terkejut dan membesarkan bola matanya sebentar “kau sudah sembuh?” tanyanya kemudian.

“ada yang mengatakan jika aku sakit?” cheonsa menjadi lebih ringan. Senyuman donghae entah mengapa membuatnya lebih baik.

“tidak. Hanya presepsiku” donghae mengangkat bahunya acuh “jadi, boleh kujabarkan nominal pemotongan gajimu?” lirik donghae.

Cheonsa tertawa renyah “baiklah, silahkan”

“kau menghilang setelah pesta kemudian tak menghubungiku selama tiga hari ini. lalu kau tak datang dan membuatku melewati beberapa rapat tanpa kehadiranmu. Lalu kau juga tak sedikitpun memberikan laporan kodisimu padaku. Lalu..”

“lalu..?”

“lalu segala kesalahanmu harus kau bayar dengan bekerja lebih keras” tutup donghae.

“hanya itu?”

“tidak. Aku benci noona yang menelantarkan adiknya”

Sekali lagi, godam besar itu menghantam hati cheonsa. Benar, ia hanya kakak yang akan selalu menjadi tumpuan donghae. Dan sampai kapanpun akan terus seperti itu hingga ia sadar jika segalanya tak berguna lagi.

Cheonsa tersenyum seperti biasa lalu beralih meletakkan beberapa map diatas meja kerja donghae “aku masih banyak urusan yang telah kutelantarkan beberapa hari ini. bekerjalah dengan baik”

Sejurus dengan langkah kakinya menuju pintu, cheonsa mengerang kesakitan. Hatinya berteriak kuat agar ia kembali dan berkata jika ia baru saja menyadari jika ia mencintai ‘adiknya’ dan ingin bersamanya.

Namun cheonsa hanyalah manusia. Hatinya terlalu lemah untuk berbuat sesuatu yang lebih nekat daripada menangisi diri didalam bathup rumahnya. Bahkan setelah tiga hari menghabiskan seluruh stok air mata miliknya, cheonsa sadar berapapun air mata yang keluar tak akan membuatnya kembali memutar waktu.

Cheonsa terdiam. ia bersandar pada pintu yang baru saja tertutup dan segera menekan dadanya kuat. tusukan itu terasa semakin kuat dan dalam sementara matanya mulai memanas dan pada akhinya ia terjatuh lemas.

“benar, aku adalah kakakmu, lee dong hae” ucapnya lirih.

 

 

__

Kyu hyun memilih untuk menghabiskan waktunya di kantor. Setelah hyuk jae datang dan bercerita mengenai beberapa hal akhirnya mereka memilih untuk berakhir di food court kantor.

Kyu hyun dan hyuk jae berjalan ringan menyusuri koridor hingga pintu food court terbuka secara otomatis. Ratusan karyawan lainnya tampak tengah sibuk menghabiskan waktu makan siang yang tak banyak untuk mengisi perut.

Bahkan ada beberapa diantara mereka yang hanya memesan latte dan duduk menggosip satu sama lainnya. namun kyu hyun tak perduli. Bersama hyuk jae yang masih betah membicarakan beberapa aspek penghasil oportunity namja itu berjalan untuk memesan makanan miliknya.

Wibawa itu memang tak akan pernah hilang. Terbukti dengan seluruh kesibukannya, seisi food court tetap menyadari seseorang yang bersinar itu datang. Memberikannya bungkukan hormat kemudian kembali pada aktivitas sebelumnya.

Kyu hyun menyeret bawaannya, menuju beberapa kursi yang masih terlihat kosong –atau memang sengaja dikosongkan- di beberapa sudut food court.

“kau sudah bertemu donghae?”

“belum. Kau?”

“belum. Dia berusaha mencari berbagai alasan untuk tak menemuiku”

“dia memberikan alasan bodoh?”

“seperti biasa” hyuk jae menaikkan bahunya sekilas “sekertarisnya tiba-tiba tak hadir dan itu membuatnya terlihat lebih sibuk. Apa masuk akal?”

“tidak”

“tapi sekertarisnya memang tak lagi datang beberapa hari ini” hyuk jae merengut memikirkan beberapa hal lainnya.

“dia punya ratusan orang yang bisa ia jadikan sekertaris walau hanya dalam waktu sehari” kyu hyun masih berjalan dan tampak tak terlalu berminat.

“masuk akal” pikir hyuk jae “menurutmu sekertarisnya benar-benar sakit?”

Kyu hyun mendudukkan diri. kemudian meletakkan latte miliknya lalu mengeluarkan sumpit dari kertas pembungkusnya dengan cepat “kau perlu tau jika aku bukan penguntit” jawabnya kembali acuh.

Hyuk jae mengangguk paham “well, wanita itu pasti sakit hati”

“tidak ada yang memintanya untuk mencintai donghae. Seharusnya dia tau segala resikonya”

Hyuk jae kembali mengangguk. “benar. Dia yang terlalu dalam menempatkan diri. kurasa binar mata itu akan hilang dalam beberapa hari ini”

Setelahnya mereka terdiam. hanya menjejalkan makanan pengganjal perut itu dalam keadaan hening dan tenggelam dalam pemikiran masing-masing.

Kyu hyun mengernyitkan dahinya beberapa kali. Suara bising  dari arah belakang mengusik acara makan siangnya. Awalnya, ia berusaha untuk diam. Tapi ini terasa keterlaluan sekali. Seharusnya setiap orang menghargai waktu istirahat ini dengan tak mengganggu orang lain.

Kyu hyun menggeram kesal. Tangannya menghentak sumpit dengan cukup keras sebelum berdiri dan berjalan menuju meja belakangnya. Sementara hyuk jae tampak tak begitu perduli dan melanjutkan makan siangnya dengan acuh.

“bisakah kau diam? Kurasa__”

“kau?!” kyu hyun terdiam. suara itu..

“KAU?!” pekiknya tak kalah keras. “apa yang kau lakukan disini?” tanyanya cepat.

“seharusnya aku yang bertanya seperti itu!”

“ya! Ini kantorku!” lelaki itu menggeram kesal.

“dan menurutmu aku perduli?”

Kyu hyun mengepalkan jemarinya kesal. Ck, untuk apa wanita ini datang? Mengapa ia bisa makan siang didalam kantor?

“apa yang kau lakukan disini?” kyu hyun balik bertanya.

“bukan urusanmu!”

Kyu hyun semakin memanas “tentu saja urusanku. Ini kantorku!” matanya menghunus tajam. Menatap yeoja didepannya dengan sengit. Aliran listrik menghubungkan kedua mata mereka hingga akhirnya yeoja itu berpaling dan membuang muka.

“aku..” ia berhenti sesaat “menunggu choi siwon” sambungnya.

Glek!

Kyu hyun terhenyak. Apa? menuggu siwon katanya? Gadis ini benar-benar sudah gila! Apa kurangnya kyu hyun hingga ia harus dengan terang-terangan membandingkannya dengan siwon. Seolah kyu hyun tak ada apa-apanya dan tak akan pernah menyaingi siwon dimatanya.

Sial!

“siwon tak akan pernah datang!” tukas kyu hyun refleks.

“mwo?! Mana mungkin!!” Je young berdiri. Berusaha menyaingi tinggi kyu hyun yang terasa mustahil sekali.

“mungkin saja. Kau lupa? Ini kantorku!” kyu hyun memajukan tubuhnya lalu menyeringai penuh kemenangan.

“kau tak bisa menghalanginya untuk datang!”

“tentu aku bisa. kantor ini milikku!”

“bisakah kau mencari kalimat lain selain ‘ini kantorku’? aku tau ini kantormu!”

Hyuk jae tampak menghela nafasnya berat sebelum akhinya menyudahi diri dan memilih bergabung. Ia berdiri tegap didepan je young hingga akhirnya yeoja itu terdiam.

“maaf nona, ini tempat umum. Mungkin kau perlu sedikit mengecilkan suaramu”

Hanya sepenggal kata yang anehnya menohok je young. Membuatnya membungkam bibir dan kemudian menyusuri matanya kepenjuru ruangan. Sial! Semua mata menatapnya dengan tatapan yang sulit diartikan.

Hyuk jae memilih untuk berbalik, lalu menepuk bahu kyu hyun ringan “kau membuang-buang waktumu!” tukasnya. Namja itu kemudian berjalan menjauh. Namun sebuah suara menginterupsinya dengan cepat.

“eoh, hyuk jae-ssi?!”

Langkahnya seketika terhenti. Lalu matanya tertumbuk pada sepasang kaki yang berdiri menghalangi jalannya. Hyuk jae menyusuri tubuh itu hingga akhirnya tersadar jika..

“oh, ji yeon-ssi?”

Hyuk jae memundurkan tubuhnya selangkah lalu mengusap tengkuknya pelan. “apa yang kau lakukan disini?” ujarnya.

“aku bekerja disini. Kau lupa?”

Hyuk jae terkesiap, lalu segaris kecil melengkung sebentar dari bibirnya. “maaf. Kau akan kemana?”

Ji yeon tampak tersenyum kemudian bergeser posisi dan memperhatikan sesuatu dibelakang sana. Refleks hyuk jae mengikuti fokus pandangan ji yeon dan sesuatu mengusik rasa ingin taunya.

Yeoja itu.. sepertinya hyuk jae pernah mengenalnya. Belum lama ini. ya, yeoja yang bersama kyu hyun itu..

“ah,, dia temanmu, bukan?”

Ji yeon mengangguk sekali “apa yang terjadi?” tanyanya ragu.

Hyuk jae tersenyum sekilas “bukan apa-apa. hanya masalah kecil. Kau ingin makan siang?”

Ji yeon mengangguk “aku__”

“ayo diruanganmu saja”

Dan detik berikutnya pergelangan tangan itu melingkari ji yeon dengan cepat.

 

TBC

Seperti yang aku udah kasih tau. Maaf ya, untuk berbagai kesalahan didalamnya. Dan, mungkin *masih mungkin nih* aku bakal hiatus untuk semingguan ini. Ya,, belum pasti banget sih. Mana tau aja tiba-tiba aku dateng bawa postingan baru *ini PHP banget*. Tapi aku niatnya bakal berhenti sejenak. Ujian semester ini gak bisa aku anggep remeh dan aku mohon doanya ya:) At last, happy reading^^

57 thoughts on “Fabulously Castle part 5

  1. Ayunie CLOUDsweetJewel says:

    Han Cheonsa. Sebuah nama yang sangat berpengaruh untuk Lee DongHae. Apa nm itu diambil dari wp sebelah? Kkk. Siapa kira-kira yg jadi tunangan Hae? Semoga dia bisa merubah sifat Hae yg brengsek itu. Kyu-Young tiada hari tanpa perang urat syaraf. Apa tenggorokan mreka tdk sakit bertengkar melulu. #Abaikan# Ji-Hyuk adem2 aja. Jiyeon mulai sk ma Hyuk, dan semoga bisa namja breng*k itu tobat nasuha. Kekeke.. Btw, sukses buat UASx ya saeng.

  2. lia aprilia says:

    Anak bocah sama nona2?? Baiklah sepertinya lebih baikk jadi ada yg bisa ngasuh wkwkwk
    Suka nih kalo kyu udah mulai kaya gitu perannya, cool gimana gitu ~
    Setuju deh kalo dia sama je , dan hyukiee ku sudah mulai jadi pria romantic kayanya ya hihihi

    Semangat buat ujian-nya dongseng ^^figthing🙂

  3. Gummy eunhyuk says:

    Fighting dah buat ujian mu chingu
    di ff ini yg masih buat aku penasaran sama pasangan hae itu siapa?
    Tinggal nunggu kelanjutannya aja

  4. elfexotic says:

    kapan je young & Kyuhyun serta jiyeon & hyukjae saling jtuh cnta?

    dtunggu part selanjutnya..

  5. dhiajenk anggara denok says:

    donghae galau pasti deh djodohin, gak bebas mainin yeoja lagi…

    jiyi suka eunhyuk tapi eunhyuk????

    minta pw part 4 donk…

  6. bunnydiamond says:

    Ήм̣̣̥̇̊мм̣̣̥̇̊‘♌⌣ .̮ ⌣♌Ήм̣̣̥̇̊мм̣̣̥̇̊” … ,,, udah part 5 yaaa>.<,,, di tunggu next part nya…
    Semangatt (ง'̀⌣'́)ง

  7. Dwi_h@E says:

    *tabur bunga* hae di jodohin yeeehhh…..
    Mudah”an aja insyaf klo udah tunangan mah *tp ga seru lg klo hae insyaf* hehehe….

    Tuh kan bener ji suka ma hyuk
    Berarti kyu ma je
    Jadi meraka semua dapat pasangan

  8. kyuhyuk says:

    wait for u thooooooooor .. hyukjaeeeee :*

  9. @uliezgaem says:

    makin seru,, penasaran sm part selnjutnya..

    sempet slah paham sma couplenya,, kirain kyu mo dijadiin ma jiyeon.. trnyata jiyeon bkalan jdinya ma hyukjae😀

    jgn lama2 next partnya saeng….🙂

  10. nmonika57 says:

    Hhwwwuuaaa mendadak bingung hihihi sebenrnya yg kyu suka ntar siapaaaa???!! Jangan bilang temennya ji yeon hhhwwwuuuaa penasarannn aaaaa pleaaasssseee :””””

  11. eh komentku mana >< kayaknya aku bakalan kesem-sem sama hae dan couplenya disini hahaha😀 tp serius scene nya siwon kurang banget saeng:) tp tetep sukaaaaaa

  12. saeeeeng, maaf komennya telat..
    kmren baca lwt hp, jd rada susah buat ninggalin jejak..
    ehehehe, ini part bener2 dibuat bingung..
    hae dijodohkan, tp cheonsa ud jth cinta sm donghae..
    ji youn mau dibawa kemana itu sm hyuk jae? maen gandeng ajj..
    nah, nah, nah.. je young sm kyu knpa itu..??
    duileee, 3 cowok cakep demen begosip juga ternyata..
    kkkkkkk…

  13. syrfaa says:

    oh dear!!!!! U know wht?? Aku kira kamu ga bakalan update selama ujiaaaaaaaan. Omaigaaaaat. Jadi kudet banget. Aku bertekad untuk tidak membuka blogmu karna takut kecewa T.T

  14. syrfaa says:

    thankyou FC part 5 nyaa. Aku paling suka momentnya hyukjae sama jiyeon. Berasa dunia damai gitu yaa ga kaya kyuhyun jeyoung. Trus juga waktu si hyukjae gandeng tangannya jiyeon. Mereka tuh ya, uuuuw jadi couple paling kalem deh. Emang dasar dua pribadi kalem jadi satu ya, yaudah deh tambah kalem aja wkwk
    enough. Sampai ketemu di komen selanjutnya ya dear~:D

  15. naina says:

    tepok jidat deh aku liat kebawelan dan keras kepalanya je, si ji di larang bgt deket2 sama hyuk jae lah dia ngejar2 siwon haha #kacau

    kasian si cheonsa galau ampe bolos kerja 3 hari -_-” Trus apa nanti donghae bakal ama cheonsa atau tunangannya yg tdk dia ketahui itu saeng?

    • HyukGumsmile says:

      ahaha… memang karakter je young kaya gitu unn. keras kepala, merasa bener terus sih *loh kok jadi jelek-jelekin gini?* tapi tapi itu dia yang aku suka dari je youngnya. sama sama keras kaya kyu hyun:)

  16. tiwi says:

    Lama kelamaan kyu sama jeyoung bisa jadian jg ne. hahhaa
    Eunhyuk sama kyu selalu saja ngegosip teman2nya terutama donghae. ckck

  17. kyujonghyun says:

    Ya ampun makin penasaran sama ceritanya. Aku jadi mikir kemana2. Kyuhyun suka je young tapi je young suka siwon awalnya dan karena hyukjae bisa meredam emosi je young mulai suka hyukjae ketika siwon berpaling ke arah jeyoung. Tapi pada akhirnya jiyeonlah yang bersama hyukjae. Ah aku jadi pusing mikirin akhir ceritanya. Semangat thor.

  18. KyuDevi_ says:

    kasian cheonsanya jadi galau ..

  19. nmelindawati says:

    kyuhyun je young berantem mulu -____- gk pernah akur kkkk

  20. riana says:

    Mmmh,,,,apa kah ide couple seperti wp sebelah, misal kyu sama shin je yeong, donghae sama han cheonsa , eunhyuk sama ji yeon couple di wp ini???bikin penasaran yaah,,,,kirain ji yeon’y sama kyuhyun abis pertama ketmu kan sama dia, skrng jdi malah mengagumi eunhyuk heheheheheh

  21. Quiny says:

    Nahloh, Hhae siapa couple nya~~ kok siwonie engga nongol nongol sih ya? Kan mau yang romantic romantic juga :3

  22. Rasty Resty says:

    Pertama bingung antara Ji yeon dan Je young..
    Dn aq jg sempat ngiran klo Je young yg bakal jd couplenya Hyuk… Kkkkkk
    Makin seru aja ya,, tinggal Donghae aja yg blm aq tau siapa couplenya…

  23. HANI says:

    Jadi cheonsa patah hati dong. Penasaran sama yang dijodohin donghae. Kyuhyun cemburu ya je young suka sama siwon hehe. Hyuk sama ji yeon udah deket ajaaaaa.

  24. rhaaa18 says:

    Yahh kasian Cheonsa, patah hati deh gegara Donghae dijodohin
    😦
    Kyaa Kyuhyun mulai cemburu nihh sama Siwon, tenang aja kali Siwon kan setia sama tunangannya😀
    Ayey Hyuk Jae sama Ji Yeon :p

  25. shin jihyun says:

    donghaae dijodohin?? sama siapa???

  26. puput says:

    O o..c donghae suka juga ma cheonsa?lha itu emgna kakaknya donghae bukan kakak kandungnya?

  27. nadia1 says:

    eh hyukjae nulai dgn merayu jiyi
    jiyi hati3

    maaf aq bc part5 .. hbs klo nunggu pw aq ntr mati pensaran

  28. Lia mela says:

    Nan johaeyo!😀

    Donghae dijodohin sama siapa? Kang min hyuk `kah? *plakplakplak /ditampar bolakbalik/

    cheonsa, cheonsa, sudahlah.. Cari berondong lain saja sana😀 ~kkk

    apakah hyuk mulai lope lope pada ji yeon?
    Lalu kyu benci jadi cita? /kepo/

    next baca again

  29. BebyPanda says:

    , wach eunhyuk maen pegang tangan aja, ketahun je bisa berabe dech.. je kan paling pk ska tngan jiyi di pegang ama cwo brngsek kya Xn.. cekcekcek

  30. Chokyulate says:

    Donghae kayaknya bener2 ga mau berkomitmen untuk hal2 seperti pernikahan. bahkan dia udah punya niat buat adopsi anak. Cheonsa pasti sakit hati pas tau Donghae dijodohkan. Donghae jga bner2 nganggap Cheonsa sebagai noona.
    Jiyeon Hyukjae kayaknya mulai tertarik satu sama lain apalagi Jiyeon.
    tiap ketemu Kyuhyun Jeyoung pasti adu mulut. ga peduli mereka ada dimana. aku pikir itu lucu..hahah😛
    aku harap ke-4 cwok ini dpt pasangan yg bisa bikin mereka jadi good boy nantinya..

  31. SHAwol noNAME says:

    k next part,

    siapa yg di jodohin ma bang ikan

  32. Cheonsa ??? Jd sekretaris .. sekaligus noona nya donghae jatuh cinta sm donghae .. n patah hati krn donghae di jodohin sm putri kang ?? Ckckck lg lg yeoja patah hati krn pr playboy itu … ( hehe ) kalo je young tau wah mkn kesel n sebel tuh sama pr playboy itu ..

    itu je young – kyuhyun ky tom n jerry ya hihi .. tp je young slalu di skak mat hyukjae .. aigoo .. ji yeon mengagumi .. or menyukai hyukjae ????

    Ngomong2 siapa sih putri group kang itu ? Mudah2an bkn yeoja yg angkuh ya .. trus knp dgn donghae hyung????

    Nexttt ya

  33. uwaaaa kasihan lihat cheonsa….

  34. iyha buchu says:

    Nggk Tau mo commen apa lg….
    Fighting aja buat thor nya….
    Crtanya mkin seru..aplgi d tambah dgn perdebatan kyu ma je young….
    the best thee

  35. minrakyu says:

    mungkin bakal banyak teka-teki deh yg berhubungan dengan 4 co tamvan ini,,, pasti ada alasan kenapa mereka suka maenin cewek..

    dan shi je young,, u r the best..
    suka banget bikin harga diri kyuhyun tiarap hwahaaa,,,

  36. ninachoi says:

    Sinyal2 jatuh cinta neh

  37. dewi says:

    lanjut Thor

  38. dias puspita says:

    Saeng,,pendeeeekkk kaliiii,, maaf lgsg lompat k part 5 soalnya blm dpt pw and penasaran..
    Jd is donghae mau d jodohin.. Jangan2 sm yg d bandara itu yaaah,,waaahh kasian dong cheonsa,,kayaknya suka bgt tuu sm donghae..
    Ituuu is jiyeon kirain sm kyu lho,,tytaa malah kagum sm hyukjae..
    Daaaaann mgkin kyu sm je young yaa.. Penasarann beneraaannn…

  39. iyin88 says:

    Ternyata rumit saling sukanya mereka ya??
    Apa mngkin yg tabrakan sma donghae adlh tnnganya??? Pasti tbkan aq slh lg ni..

  40. dewi says:

    je young ma kyuhyun kayak kucing ma anjing kalo bertemu berantem terus

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s