Supposition ‘Honeymoon’ -The Begining-

honeymoon1

Judul         : Supposition (Honeymoon ver.)

Author      : HyukgumSmile

Genre        : romance, married life, drabble

Rating       : PG-17

Main Cast  : cho kyu hyun, shin je young

Other Cast : family

Disclaimer : “ayo pergi bulan madu!”

 

 

Aku mencintaimu.

Bersamamu, adalah kepastian hidup dalam damai. Kebahagiaan dalam sinar terang. Dan jaminan luar biasa dalam gelapnya malam.

Kau, adalah apa yang selama ini menyesakkan hati. Menganggu jiwa dan selalu berkecamuk dalam didihan darah.

Maka ketika janji suci dihadapan tuhan telah mengikatmu padaku, sekali lagi , membahagiakanmu adalah satu opsi tak terbantahkan dalam hidupku.

 

-Author POV-

Embun bening menyergap. Menyerang kawanan manusia di satu wilayah tenang. Mengaburkan penglihatan untuk sesaat. Dan mendinginkan pagi musim gugur disana.

Kyu hyun terdiam. Tak sekalipun berniat untuk bergerak. Manik matanya terfokus. Dan anehnya, fakta jika mata manusia akan berkedip disetiap enam detik itu tak berlaku untuknya.

Namja itu terpaku. Tepat pada sepasang kelopak mata yang masih tertutup rapat. menilik betapa lentiknya bulu mata disana. Lengkungan rahang beraroma manis. Dan alis tebal milik yeoja itu. sempurna.

Kyu hyun tertegun sesaat. Mengagumi kecantikan paras je young memang tak akan pernah berhenti untuk ia lakukan. Mungkin, seperti sebuah nikotin. Menyerang pusat utama tubuhnya untuk terus mencandu.

Kyu hyun tersenyum. Menelusuri garis wajah gadis itu dengan tekun. Melihatnya dari atas sini memang akan terus menimbulkan kesan membukit dalam hatinya jika ia benar-benar beruntung memiliki je young. Gadis itu,, seperti dewi yang terjebak dalam tubuh wanita dewasa. Cantik. Cantik sekali.

Namja itu terpaku saat yeoja didepannya bergerak dalam diam. Memainkan bagian bibirnya yang entah mengapa mampu mengukir seulas senyuman dari kyu hyun. Yeoja itu bergerak pelan. Beringsut memajukan tubuhnya. Memperdalam lautan kehangatan dipagi itu.

Kyu hyun tersenyum jengah. Kembali, ada yang tidak beres dengan jantungnya. Selalu seperti itu. dan yang ia tau hanya wanita itu yang mampu menyebabkannya. Kyu hyun menunduk. Memberikan sebuah kecupan kecil pada pipi istrinya lalu menenggelamkan diri pada lekukan leher wanitanya.

Selalu, bau yang sama yang tak pernah membuatnya bosan. Dan kyu hyun tak pernah berhenti  untuk terus mencuri aroma yang saat ini benar-benar telah menjadi sebuah racun baginya.

Namja itu mengulur lehernya pelan. Sebuah gerakan kecil membentur ujung memorinya. Ck, yeoja itu selalu tak pernah nyaman jika pagi harinya dihiasi dengan hal-hal yang menurut kyu hyun begitu menarik jika dilakukan. Ia tersenyum kecil.

“good morning” ujarnya pelan. Yeoja itu mengerjap. Masih dengan posisi kedua mata yang sedikit terbuka. Lalu membalasnya lembut.

“morning. Sudah lama?”

“hmm” namja itu mengangguk “tapi tak pernah membosankan” sambungnya. Kyu hyun kembali menenggelamkan wajahnya disana. Menghirup feromon istrinya yang –ia tau- sebentar lagi akan berteriak garang padanya. Ia masih belum dapat menerima keintiman semacam itu saat ini. dan kyu hyun cukup mengerti untuk tidak meminta lebih. Namun berbeda, je young hanya bergerak gelisah dan mendorong tubuh kyu hyun pelan.

“tidak berteriak?” tanya namja itu.

“ini rumah eommamu” je young mengedikkan bahunya kemudian berjalan menuruni ranjang dan menghilang dibalik pintu kamar mandi. Kyu hyun tersenyum. Selalu mengasikkan mengenal hal-hal kecil mengenai yeoja itu.

 

__

Kyu hyun baru saja membuka pintu kamarnya. Berjalan menuju tepian ranjang setelah berbicara dengan orang tuanya. Sementara je young sudah memilih untuk kembali beristirahat sejak tiga puluh menit yang lalu.

Namja itu tersenyum. Mendapati yeojanya berdiri tenang di ujung balkon. Dia, baru saja menemui eommanya dan menangis. Lucu. Bahkan ini baru dua minggu setelah pernikahan mereka dan yeoja itu seperti telah bertahun-tahun tidak bertemu dengan keluarganya.

“sudah lebih baik?” kyu hyun menghampirinya. Memilih untuk mendekap yeoja itu ditengah dinginnya pagi musim gugur.

Je young mengerjap. Lalu menyentuhkan jemarinya pada lengan suaminya. “hmm. Jauh lebih baik” jawabnya.

“jadi, bagaimana kita bisa hidup mandiri jika setiap dua minggu kau harus menangis saat bertemu eommamu?” je young memutar tungkai kepalanya dan tepat bertemu pandang dengan namja itu. dekat. Sangat dekat. “apa aku harus mengembalikanmu pada eommamu?” sambung namja itu pelan.

“cih, tentu saja. Dan kau dengan mudahnya kembali pada song victoria?” sindir je young cepat. Kyu hyun terkekeh. Satu lagi, lucu. Yeoja itu masih saja memikirkan hal yang saat ini bahkan tak pernah terlintas lagi dalam fikiran kyu hyun.

“pilihan yang bagus” jawabnya.  Namja itu tersenyum geli saat dengan sigap pergelangan tangan yeoja itu menghentak lengannya dengan kuat. Cemburu.

Mereka terdiam. Cukup lama hingga sama-sama merasa bosan. “tidak berfikir untuk menerima tawaran eomma?” tanya kyu hyun memecah keheningan.

“ingatanku buruk” jawabnya asal.

“aku tau” kyu hyun menunduk. Membungkuk untuk meletakkan dagunya tepat pada bahu yeoja itu “tapi kau tidak akan benar-benar lupa untuk yang satu itu” ia bergumam pelan setelahnya.

“kau tau banyak hal tentangku?”

“hmm”

“bagaimana bisa?”

“itu mudah”

“kalau begitu bisakah membuatku kembali mengingatnya?”

Kyu hyun kembali terkekeh pelan. Selalu saja, ada cara yang –entah bagaimana- mampu membuat ia menang dan kyu hyun tak dapat berkata apa-apa. Berdebat dengan wanita itu, benar-benar membuatnya tak mampu untuk melawan barang sedikitpun.

“bulan madu, nyonya cho” bisiknya seduktif. Keduanya terdiam. Kyu hyun mengerti jika saat ini yeoja itu masih terlihat sedikit canggung padanya. Mereka diam. Dan jelas, kyu hyun jauh-jauh hari telah mempersiapkan diri untuk menerima pengalihan pembicaraan dari yeoja itu. mereka pernah membicarakan ini minggu lalu. dan responnya kyu hyun yakin masih sama.

“bulan madu? Bukannya kita sedang menjalaninya?” aneh, kyu hyun tak berfikir jika je young akan meresponnya. Dan kali ini, yeoja itu justru terlihat lebih tenang.

“menjalaninya?”

“hmm. Hampir dua minggu. Tidak kuliah. Tidak melakukan apapun. Hanya berdiam diri di rumah. Bukankah itu sudah lebih dari cukup?”

Kyu hyun terdiam kemudian tersenyum tipis. ia bergerak, memajukan tubuhnya sebelum ujung bibirnya mengecup baju je young pelan. “bukan seperti itu. bulan madu yang ditawarkan eomma bukan yang seperti itu” ujarnya bergumam pada bahu je young.

“lalu?”

“berlibur. Mungkin di sebuah pulau. Kau ingin dimana?”

“terlalu berlebihan”

“tidak. Aku ingin melakukan segala hal bersamamu je”

“dan kita sudah melakukan segalanya bersama kyu”

Hening sejenak. Kyu hyun mengehela nafasnya pelan. Yeoja itu memang selalu keras kepala. Tak pernah berubah dan kyu hyun tau untuk sekedar tidak memaksanya.

“belum semua. Tidakkah menurutmu menyenangkan jika melakukan segalanya bersama? Segala yang dilakukan suami istri?”

Kyu hyun terdiam. Mengumpat diri. merutuki setiap kata yang keluar dengan sendirinya dari bibirnya. Ia tau, seharusnya ia menjaga diri untuk tidak memaksakan kehendak. Tidak. Setidaknya tidak untuk menuntut yeoja itu dengan kata-kata ‘kewajiban seorang istri’. Bukankah ia sudah berjanji untuk menunggu kesiapan dari je young?

“eum,, je, aku tidak bermaksud untuk__”

“ayo kita pergi.”

“hmm?”

“ayo pergi bulan madu!”

Sebuah sentuhan gaib seperti menyapu tengkuknya. Kyu hyun meremang ketika jawaban itu terlontar dengan baik dari yeoja didepannya.

“je, maksudku__”

“ya, aku tau” yeoja itu berbalik. Dan anehnya, saat ini tatapan menakutkan justru terlihat dari raut wajah kyu hyun. bukan dirinya. Je young sadar, namja itu tak mungkin memaksanya. Dua manik hitam kyu hyun mantapanya bingung. Menilik suatu keyakinan dari dalam bola mata istrinya.

“mungkin sudah waktunya aku keluar dari persembunyianku” ujar yeoja itu pelan “aku,, kurasa aku siap kyu” lanjutnya.

Kyu hyun terdiam. Masih menatap yeoja itu dalam. Mencari sebuah ketakutan yang selama ini selalu menghantuinya. Namun mungkin kali ini ia harus menyerah. Karena Je young, memiliki dua manik penuh keyakinan disana.

Kyu hyun tak bergeming, masih dengan suasana yang begitu sunyi. Namja itu mengerjap pelan ketika je young dengan cepat berjinjit dan menyentuhkan benda manis itu pada bibirnya.

“aku siap. Setidaknya untuk menjadi istri yang baik, bukankah begitu?” ujar yeoja itu ringan. Kyu hyun tersenyum. Ada rasa hangat yang menjalar kuat dalam dadanya. Itu, kali pertama yeoja itu memberanikan diri untuk memulai. Dan kyu hyun selalu merasa berbeda ketika je young mampu mengalihkan dunianya begitu cepat.

Namja itu memajukan diri. masih tersenyum penuh kebahagiaan. Sebuah kecupan kembali ia layangkan untuk yeoja itu. menciumnya lembut di pagi  yang cerah. memberikan berjuta kebahagiaan tak ternilai. Dan yang pasti berjuta benih cinta yang semakin tumbuh membesar.

“itu untuk kejutan pagi ini” ujarnya setelah berhasil mengendalikan diri. “kita akan ke maldives. Dan disana kutunggu kejutan lainnya”

Namja itu tersenyum sebelum menarik je young kedalam pelukannya. Membenamkan diri pada lekukan leher yeoja itu kembali dan menghirup aroma kehidupannya. Setidaknya, untuk saat ini tak ada yang lebih berarti daripada yeoja itu dalam hidupnya.

Dan untuk segala kebahagiaan atas garis takdir tuhan, ia benar-benar bersyukur. Tak ada yang lebih ia inginkan dari sekedar merasakan kehadiran yeoja itu beriring langkah bersamanya menuju satu titik bahagia.

 

 

-FIN-

Nah loh.

Ya, ini bagian awal dari honeymoon series mereka. Dan, ya –lagi-. Akan ada NC meskipun, ya! –untuk yang terakhir kalinya- tentu kalian tau akan aku protect.

With love, Park Ji Yeon.

14 thoughts on “Supposition ‘Honeymoon’ -The Begining-

  1. elfexotic says:

    suka bacaan yg ringan kya gini.. benar2 mempengaruhi mood..:-D

  2. Dwi_h@E says:

    apa je young blm menyerahkan nya ma kyu ?

    Berarti pas honeymoon dong ngelakuin nya

    Kyu baik bgt

  3. bunnydiamond says:

    Hiii chinguuu,,,, salam kenal, aq Dewi ^^,, aq reader baru yaaaa.. Hehehe
    Aq tau blog kamu dari blognya eonni febri(redwinebluesky)😀
    Ff kamu yg di eonni febri, aq suka, keren, yg fabulously castle(benerganulisnya)… Hehehe…. Jadi boleh ga acak2 blog kamu?? ^^

  4. bunnydiamond says:

    Hai Chinguuuuu ^^,,, salam kenal yaa, aq reader baru, aq dapet blog kamu dari blog eonni febri(redwinebluesky)… Aq udah baca ff kamu di situ, yg fabulously castle(benerganulisnya):D,, satu kata ” daebak ” ><
    Oh iya, boleh ga berpetualang di blog kamu? Hehehe… Semangatt ya (ง'̀⌣'́)ง

  5. setia says:

    aku baru bc. dan harus cari dulu cerita sblm2nya.

  6. riana says:

    Aaah,,,kyuhyun jdi sosok yg beda di sini,,,jdi pengertian dan sabarrrr,,,,,semoga bulan madu mereka lancarrr yah,,,,boleh kali yah ngintip mereka bulan madu hahahahahah

  7. Henif Daru Utami says:

    Yeyeye, akhirnya mau bulan madu juga. Haha, pengen ketawa lihat komentar-nya Kyuhyun, dia bilang kalau setiap dua Minggu sekali si Je Young selalu nangis setiap ketemu ibunya😀

  8. Cho handa says:

    aaaaaaaa….. knpa kyu itu selalu iya aja kalau jeyoung ngomong. suami yg gk mau berdebat terlalu panjang dan selalu tau apa mau istrinya.
    suami pengertian kyk gini susah nyari ya. syukur jeyoung dpt kyuhyun

  9. puput says:

    Sip..udah cinta deh ma pasangan kyuje..go to the next chap..

  10. Wahh asik tuh dpt hadiah honeymoon … kik kik jd je young lom siap dgn ” kewajiban ” nya ??? Pantes dia takut sentuhan nampyeon nya … kyu hebat loh bisa mengerti ..

    Cieee .. akhirnya je young dah siap ya ??? Fighting cho je young … hahaha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s