Fabulously Castle part 1

fabulously castle

Judul         : Fabulously Castle 1

Author      : HyukgumSmile

Genre        : romance, friendships

Rating       : PG-17+

Main Cast  : Cho kyu hyun, Lee hyuk jae, Lee donghae, Choi siwon

Seorang namja tampak tengah duduk tenang. Membaca sebuah map kuning untuk mengurangi tumpukan kertas itu di atas meja kerjanya. Sesekali ia menorehkan seberkas tinta dari pena miliknya.

Namja itu mengerjap, mengedipkan matanya yang mulai terasa kering beberapa kali. Ia melirik jam diatas nakas yang berisikan puluhan piala penghargaan milik perusahaannya lalu berdecak kesal.

Jam makan siang. Dan dia belum mengecap apapun sejak fajar menjelang.

– Choi siwon. Direktur muda pewaris tahta perusahaan otomotif terbesar korea. Memiliki kekayaan berlimpah dengan aset melebihi berpuluh tahun masa jabatan presiden. Memiliki banyak cabang perusahaan dengan anak cabang yang bergerak di bidang lainnya. sopan, berwibawa dan penuh karisma cerdik ala pemimpin sukses. Setia. Penuh dengan rasa percaya diri dan menjadi tumpuan tolak ukur kedewasaan seorang 24tahun lainnya-

Namja itu bergerak pasif menekan sebuah tombol merah “nona han, masuk” ujarnya singkat. Namja itu mengurut pelan ujung hidungnya lalu jemari itu melebar hingga mengikuti alis tebalnya.

“direktur, anda memanggil saya?” namja itu mengerjap. Menegakkan tubuhnya lalu mengangguk pelan.

“tolong pesankan aku makan siang. Aku tidak akan keluar siang ini” ujarnya tegas. yeoja itu nampak mengangguk paham “dan segelas mocca pot” sambungnya.

“aku french press. Dan tolong berikan garlic pada burger beef milikku” sebuah suara terdengar mengiterupsi percakapan mereka sebelum berjalan dan menjatuhkan diri pada sofa minimalis hitam putih di sudut ruangan.

-Lee Hyukjae. Jasa ekspor impor tersukses melampaui batas dunia dengan anak perusahaan periklanan dan beberapa investasi pada lahan kota membuatnya menjadi lebih kaya dari yang orang fikirkan. Player. Tak pernah terkalahkan mengenai wanita. Memiliki berbagai koleksi wanita dari yang paling mulus hingga yang berkelas internasional. Pernah mengencani seorang parrish bert dengan loyalitas super tinggi akan aksesoris penarik keperawanan. Brengsek. Penuh intrik untuk sebuah malam menggairahkan di ranjang apartemennya-

Siwon memperhatikan namja itu malas kemudian mengalihkan tatapannya pada sekertarisnya dan mengangguk pelan. Gadis itu tampak mengerti sebelum akhirnya berjalan menuju pintu. Namja itu bergenyit jijik ketika sebuah siulan tertangkap jelas oleh pendengarannya.

“jangan ganggu dia, dude” namja itu berjalan pelan menuju sofa berlalu dibelakangnya dan kemudian berdiri menatap jejeran gedung pencakar langit yang tak lebih tinggi dari tempatnya berada.

“sudah berapa lama?” hyuk jae tak menyahut, lebih memilih untuk balik bertanya dan memutar posisi duduknya.

“belum genap tiga puluh hari. Dan jika kali ini aku harus kembali kehilangannya, kau harus siap agar lenganmu dibalut perban” namja itu berbalik dengan wajah dingin miliknya. Ia berjalan mengitari sofa diiringi putaran tubuh seorang lainnya dan berhenti disatu titik untuk duduk.

“dia mengundurkan diri?” namja itu mencondongkan dirinya antusias.

“dari banyak alasan yang kudengar, yang paling membuatku tak percaya adalah dia hanya tak ingin kembali bertemu denganmu” namja itu menoleh lambat “kau memang brengsek, lee hyuk jae” umpatnya kasar.

Hyuk jae terkekeh pelan “bukan aku, mereka saja yang terlalu menjajakan diri padaku” namja itu kemudian bersandar dan meletakkan sebelah tangannya dibelakang kepala.

“tapi dia staff terbaikku.” Namja itu berujar datar lalu mengeluarkan sebuah PC dan mengetik sejenak sebelum kemudian kepalanya terangkat tegap memandangi namja didepannya “pastikan hoodie terbaru leslie gregg ada dimejaku besok” nada itu terdengar seperti sebuah perintah.

“dan jika aku menolak?”

“lusa, kakakmu akan menangisi keperawanannya” hyuk jae tersentak sebelum akhirnya menyandarkan tubuhnya kembali.

“shit! Jangan bawa-bawa wanita tua itu!” umpatnya.

“kau takut?”

“oh yang benar saja. Kau fikir aku perduli meskipun kau melucuti habis rambutnya jika kau ingin? Lakukan sekukamu!” namja itu tampak mengerang kesal sebelum menutup kedua matanya dengan lengan lain.

Siwon tersenyum miring. Menatap hyuk jae yang terlihat mencoba menenangkan diri dengan gemuruh gerakan dada yang tak beraturan. Ia mendecak “dasar bajingan cerdas. Kau tau betul aku tak akan tega melakukannya”

Siwon memutar bola matanya jengah ketika hyuk jae menyambar pernyataannya dengan sebuah kekehan “aku mengenalmu hingga merk celana dalammu, tuan”

Namja itu menyingkirkan lengannya dan merogoh ponsel ketika pintu terbuka dan menampilkan sesosok wanita disana.

“direktur, makanan anda sudah datang. Anda ingin makan di ruangan ini?” siwon tampak mengangguk sebelum yeoja itu keluar dan kembali masuk menata segala pesanan diatas meja lalu permisi.

Siwon menyambar garpu dan pisaunya cepat ketika hyuk jae tak berhenti menyunggingkan sebuah senyuman menatap ujung pintu yang telah berhenti bergerak.

“jangan coba-coba kau” siwon memperingatinya halus. Sehalus batinnya yang hampir muak untuk kehilangan sekretaris hampir setiap bulan.

Jika bukan karena patah hati, maka kasusnya adalah harga diri. dan tiga namja bejad disekelilingnya adalah pihak yang harus dimintai pertanggung jawaban penuh atas segala kejadian itu.

“baiklah, satu bulan lagi kurasa cukup” hyuk jae meraih franch pressnya lalu menghirup aroma latte kuat dari uap yang menggelepar diudara itu “jika kehilangan sekretaris hanya perlu kubayar dengan sebuah hoodie leslie gregg, maka aku hanya harus membeli pabriknya untuk persiapan bulan-bulan berikutnya. Bukan begitu choi?”

Hyuk jae memotong ujung burgernya sebelum menyesap rasa mayonase yang berbaur dengan asin ludah miliknya. Tak begitu memperdulikan delikan super mematikan milik siwon padanya.

Tiba-tiba hyuk jae terkesiap. Sebuah getaran mengganggu acara makan siangnya.

“yeobseo?”

“…”

“hmm”

“…”

“satu jam lagi. ne. Ne arraseo” Ia menutup sambungan dengan wajah bersinar dan sebuah sunggingan manis yang menggoda.

“ada apa?”

“laFerrari hitamku datang. Oke, kurasa aku harus pergi” hyuk jae mengembalikan ponselnya dan berdiri cepat. “kuharap kau sudah mulai mencari calon sekretaris baru, choi” ia menepuk pundak siwon ringan sebelum berlalu pergi.

__

Dua orang namja tampak tengah mengelilingi showroom berkelas dari lelang limited edition beberapa barang elektronik dan branded lainnya. tampak melewati bagian elegan busana gaun wanita yang super mahal lalu berjalan melewati kilau berlian yang menyilaukan mata sebelum berhenti pada sebuah toko terbesar didalamnya.

Seorang tinggi lainnya tampak tengah bersuara dengan seorang gadis sebelum menyerahkan sebuah kunci pada namja lainnya.

“laFerrari. Kali ini untuk siapa?”

-Cho Kyuhyun. Pintar, kaya dan atletik.  Kesan sempurna untuk penguasa produksi busana nomor satu. Surat kabar terkemuka dan beberapa lahan golf pinggiran seoul memupuk pundi-pundinya dalam. Elegan dengan balutan yang tak pernah terkesan murah. Cuek. Terlalu sering menenggelamkan diri dalam dunia sendiri. Tak jauh brengsek dari hyuk jae. selalu kalah mengenai taruhan wanita dan menang mengenai taruhan patokan bisnis yang akurat. Jauh dari kata perjaka dan berganti wanita secara lebih manusiawi-

Namja didepannya nampak mendengus sebelum tersenyum cerah “oh, cho. Aku belum terlalu bodoh untuk memberikan laFerrari pada seorang gadis hanya untuk sebuah keperawanan” ia bergumam. Menggenggam kunci ditangannya erat “kau tau, itu sangat tidak setimpal” sambungnya.

Kyu hyun tampak tersenyum miring sebelum memasukkan jemarinya pada saku celana “kau mulai berotak” ujarnya.

“terimakasih atas pujianmu” hyuk jae mengitari namja didepannya lalu berhenti dibelakang. Merangkul bahu namja itu erat “jadi, apa lagi yang kau incar?” tanyanya tak perduli dengan pernyataan sebelumnya.

“audi r8” jawab namja itu datar.

Hyuk jae menaikkan sebelah alisnya “Audi?”

“yeah. Ingin mencoba sesuatu yang lebih sederhana” namja itu mengedikkan bahunya ringan.

“hei heii, jangan katakan jika uangmu terkuras habis untuk taruhan ini” hyuk jae melepaskan rangkulannya sebelum berjalan dan menatap namja itu dengan jelas dari depan.

“itu hanya akan terjadi jika tinggimu bisa melebihi tinggiku” hyuk jae berdecak kesal ketika senyuman meremehkan kyu hyun terlihat dari bibir tipisnya.

“well, not bad”

“aku pergi. ada urusan lain.” Kyu hyun berbalik cepat “ah, dan tolong jaga temanmu itu. jangan rusak nama baikku” ia berbalik, menunjuk seorang namja lain dan kemudian melanjutkan jalannya.

Hyuk jae tersenyum. Menatap kepergian kyu hyun yang cepat lalu tak lama berbalik. Melemparkan sebuah kunci pada seorang namja lainnya dan berjalan pergi “parkirkan di depan apartemen noona. Biarkan dia memakainya” perintahnya tegas.

Hyuk jae berjalan berlawanan arah. Menghampiri seorang lainnya yang terlihat tak perduli dengan jejeran mobil super mewah dan lebih memilih untuk menyuduti seorang gadis berpakaian seragam resmi diujung koridor.

“jadi menurutmu, aku harus menempatkanmu dimana?”

Gadis itu tampak menggeleng pelan lalu menunduk malu. wajah polosnya menunjukkan kisaran umur yang terlalu belia. Benar-benar santapan muda. Namja itu kemudian bergerak mengait sebelah tangan gadis itu dan meletakkannya pada dada kiri. “bagaimana kalau disini?”

-Lee dong hae. King of ladies. Tak pernah menang dari hyuk jae namun memuncaki klasement untuk bidang merayu. Tak pernah gagal mendapatkan wanita. Brengsek. Memiliki perusahaan produksi kosmetik, beberapa rumah sakit dan pub. Mall dan beberapa televisi swasta. Tampan. Senyum yang memikat dan tak pernah diragukan kilatan mautnya. Terlalu peka pada perasaan wanita. Gila sentuhan-

“berhentilah bermain lee dong hae!”

Namja itu menoleh cepat bersamaan dengan yeoja didepannya yang melepaskan tautan tangan mereka lalu menunduk takut. Donghae berdecak menatap hyuk jae kesal sebelum berbalik.

Ia tersenyum pelan lalu mengangkat dagu yeoja didepannya dengan telunjuk. Menatapnya intens sebelum menciumnya disana. Membuat tatapan penuh keterkejutan itu terlihat jelas dari seluruh isi ruangan.

“kau sudah mulai gila?”

Donghae melepaskan ciumannya. Menatap yeoja itu dengan senyuman maut. Ibu jarinya bergerak pelan, mengusap ujung bibir yeoja itu sebelum mengerling memuakkan “tenanglah hyuk. Aku perlu bermain ditengah kebosanan berada diantara kalian”

Donghae tersenyum miring. Menarik cepat telapak tangan yang masih bersemayam pada pipi gadis itu lalu berjalan cepat menyusul hyuk jae yang telah lebih dahulu berbalik.

“cih, kau bajingan menjijikkan” tegur hyuk jae tertawa.

“kau lebih menjijikkan” donghae menyahut setelah menyamakan langkah mereka “tapi bibirnya manis. Kau ingin mencobanya?”

Hyuk jae berhenti. Menatap donghae penuh tanda tanya sementara detik berikutnya ia berbalik dan melakukan hal serupa. Berjalan menuju  gadis yang masih terpaku dan mengecup bibirnya sekilas.

“donghae bilang bibirmu manis” ujarnya ringan sebelum berbalik dan berjalan melewati pintu bangunan.

__

Hingar bingar suara musik nampak begitu menghentak. Mengisi setiap sudut bangunan tanpa terkecuali. Malam itu, hawa kota terasa lebih dingin. membuat orang-orang –tertentu- terlihat begitu nyaman untuk menghangatkan diri didalam sebuah pub ternama di seoul.

Coffe Bar K, cheongdam, seoul.

Salah satu kepunyaan donghae.

Beberapa orang tampak sedang bercengkrama dengan segelas alkohol tingkat tinggi. Beberapa lainnya terlihat bermain bersama beberapa wanita berpakaian serba kekurangan ala perubahan zaman dan yang lainnya tengah asik meliukkan tubuh mereka pada lantai dansa.

Musik terasa menghentak semakin keras. Melarutkan malam dalam pekatnya surga dunia kehidupan. Berjingkrak seakan hidup hanyalah untuk biasan alkohol yang menjelajahi aliran darah mereka.

Tak sedikit diantara mereka yang hanya menggunakan bikini. Hotpants super pendek dengan  tubuh molek yang disentuh beberapa pria dengan embel ‘tak sengaja’ hingga ‘bayaran luar biasa’.

“kudengar kalian mencium seorang gadis siang ini” namja jangkung itu tampak duduk. Mengitari pinggul seorang yeoja disampingnya erat lalu menyeruput jus jeruk kesukaannya.

“bibirnya manis, lalu apa yang perlu kau lewatkan?” donghae menjawab asal dan dibalas sebuah seringai oleh hyuk jae. mereka kembali terfokus, membidik cueball didepan.

“kalian tidak perduli jika foto kalian terbit sebagai cover majalah besok pagi?” namja itu berucap pelan lalu menautkan kedua alisnya.

“kyu hyun tak akan membiarkan itu terjadi” hyuk jae menyahut. Melirik kyu hyun dengan ekor matanya lalu bertepuk setuju bersama donghae. Mereka terus memperhatikan kyu hyun yang tampak asik menyendiri dengan segelas wine disudut ruangan.

“aku akan membunuh kalian jika wartawanku mengusulkan berita itu” timpalnya dingin.

Siwon tampak tertawa pelan. Semua orang tau, kyu hyun tak pernah ingin image ketiga sahabatnya luntur hanya karena berita yang katanya ‘murahan’ namun benar-benar menguntungkan perusahaan itu.

Bayangkan saja jika pemimpin perusahaan besar dengan pendapatan dan pundi-pundi super tebal seperti mereka tiba-tiba terlihat mencium asal gadis biasa yang baru saja mereka temui. Orang tak waras mana yang tak akan membeli majalah dan membacanya dengan seksama?

Untung. Tentu saja satu kata menggairahkan untuk jiwa pebisnis seperti mereka. Akan ada banyak uang yang mengalir jika berita seperti itu dijadikan headline pada cover majalah. Namun ada satu hal yang selalu membuat kyu hyun tak pernah menyentuh keuntungan itu. Mereka bertiga adalah sahabatnya. Tiga orang yang akan selalu ia lindungi meskipun dengan cara menjauhi pundi-pundi uang yang datang langsung kepadanya.

Sekali lagi, jika tidak mengingat jika ketiga namja didepannya adalah ‘mereka’, maka kyu hyun pastikan siang besok cover majalah percetakannya sudah akan penuh dengan foto memuakkan itu.

“kau tak akan rugi hanya karena melewatkan berita eksklusif seperti itu” hyuk jae menimpal membela diri.

“ya, kau tau benar untuk yang satu itu” kyu hyun menatap mereka tajam. Menunjukkan tatapan skeptis penuh kilatan ketajaman.

“hei hei, perlu aku mengganti kerugianmu?”

“kau fikir aku butuh uangmu?”

Siwon tersenyum  ringan. Pertengkaran keras kepala antara mereka memang sudah –terlalu- sering terjadi. Dan siwon adalah pihak yang akan selalu berada ditengah-tengah mereka.

Sebenarnya, tak ada yang salah dengan mengganti kerugian kyu hyun. hanya namja itu saja yang terlalu gengsi untuk menerima uang dari orang lain. Lagipula, kyu hyun tak akan pernah menyesal mengenai keputusannya untuk tak memberitakan foto itu. siwon yakin. Mengenalnya belasan tahun membuat namja itu jauh lebih mengerti seorang kyu hyun daripada dirinya sendiri.

“kau mengantuk?” siwon berbicara pelan. Memutarkan kepala pada sosok yeoja yang berada di sisi kanan tubuhnya. Ia menatap yeoja itu dalam. Penuh kelembutan dan cinta.

-han hye yo. Cantik. Tinggi putih dengan rambut ikal coklat bergelombang khas wanita eksklusif modern. Model terkenal dengan wajah asia-eropa yang berpadu seimbang dan menghasilkan komposisi luar biasa mendekati sempurna. Anak seorang jaksa terkenal. Bijak dan menyukai tantangan. Bukan wanita manja namun tenggelam hanya karena tatapan lembut seorang choi siwon. Memiliki hubungan melebihi kata special dengan lingkar perak berkilauan menyelimuti jemarinya.-

“hmm” yeoja itu menjawab lembut dengan tetap memainkan ponsel miliknya. Dua buah earphone menutupi kedua telinganya rapat. Begitu asik dengan dunianya sendiri. Siwon tersenyum ketika bibir yeoja itu menggumam tak jelas. Sepertinya ia tengah mendengarkan sebuah lagu.

“yaa!!” gadis itu bereaksi cepat ketika siwon melepaskan sebelah earphone lalu meletakkan benda itu pada telinganya sendiri.

“kau memiliki dunia yang harus kumasuki” ujar namja itu ringan.

“tapi akan sulit mendengarkan musik jika hanya satu telinga yang tertutup” timpalnya. Ia menatap siwon garang. Membuat namja itu menautkan alisnya bingung.

“wae?!”

Gadis itu menghela nafasnya ringan. “kau tidak dengar musik sialan ini begitu menggema?” siwon mengerjap pelan. Ah,, benar. Meskipun berada diruang VVIP tak membuat mereka kehilangan musik keras dari arah bawah.

Siwon kemudian tersenyum “memangnya apa lagi yang kau harapkan dari sebuah pub?”

“pulang”

“kita belum lama disini”

“jika belum lama maksudmu adalah dua setengah jam, Mungkin kau perlu mendatangi seorang psikiater”

Siwon kembali terkekeh pelan. Mengeratkan rangkulannya pada pinggul hye yo lalu memandangi wajahnya yang terlihat semakin kesal.

“cepat kembalikan earphone ku!”

Yeoja itu merengek. Mengerucutkan bibirnya lucu ketika siwon menolak untuk mengembalikan penyumpal telinganya itu. siwon mendekat, berniat menggoda kekasinya lebih jauh.

“jangan marah”

Namja itu berbisik pelan. Menghembuskan nafas hangatnya disekitar telinga hye yo. Ia kembali tersenyum ketika yeoja itu bergidik pelan. Menggetarkan bahunya yang terlihat meremang.

“kau..” ia berbalik. Menunjuk wajah siwon dengan tatapan garang. Siwon tertawa pelan. Menyingkirkan telunjuk yeoja itu lalu dengan cepat menyambar bibir tipisnya. Mereka terkekeh pelan dalam ciuman. Merasa sama-sama lucu dengan keadaan.

Bermula dari kecupan ringan hingga siwon mulai mencoba melumat bibir gadisnya. Memperdalam rangkulan pinggangnya dan terasa dorongan kecil dari tubuhnya. Hye yo terkesiap ketika tubuhnya terasa mulai oleng.

“tuan choi..” ujarnya pelan saat pagutan mereka terpaksa ia lepaskan. Ia menahan dada siwon dengan kedua telapak tangannya kemudian menatap namja itu dalam.

“oh, maaf. Aku melewati batas”

Siwon tersenyum kikuk. Disambut sebuah anggukan oleh hye yo sebelum akhirnya ia mengecup pelan bibir hye yo dan menegakkan tubuhnya cepat. Namja itu melepas earphonenya lalu menatap sekitar yang terasa hening.

Tatapannya seketika terpaku pada tiga namja yang tengah tersenyum memperhatikannya. “kufikir malam ini akan berakhir dengan desahan panjang” hyuk jae bergumam lepas.

“aku telah bertaruh untuk kemenanganmu. Ck, kau membuatku kalah, bodoh” rutuk donghae.

“sudah kukatakan, dia tak akan berani membawa wanita itu menuju ranjang” timpal kyu hyun.

Hye yo merengut kesal. Tipe wanita terhormat yang tak pernah ingin disamakan dengan para wanita simpanan tiga namja brengsek didepannya. Bukannya tidak tau, dua tahun lebih mengenal siwon membuatnya tak mungkin tak bersentuhan dengan tiga iblis jahanam itu.

Bagi hye yo, ada sisi yang harus ia hormati mengingat tiga orang yang lebih sering ia sebut ‘bajingan’ itu adalah sahabat karib tunangannya. Sementara disisi lain, ia sendiri adalah wanita bermartabat yang diajarkan dengan baik bagaimana harus menjaga diri dari pria hidung belang seperti sahabat kekasihnya itu.

Baginya, virginitas yang selalu dipertaruhkan untuk sebuah mobil oleh ketiga sahabat siwon itu adalah segalanya. Bukan hal sepele yang harus ia jajakan demi kepuasan dirinya dan tentu saja namja lain.

Mungkin awam ketika di zaman semodern ini membicarakan sex, tapi bagi hye yo tetap saja meski pub bukanlah tempat asing baginya, kata terlarang itu tetap tak akan menyinggahinya hingga ia bertukar cincin nanti. Tidak!

Siwon sering membicarakan mereka. Bertaruh demi keperawanan dan mendapatkan sesuatu yang eksklusif seperti guci antik, perhiasan limited edition atau bahkan mobil keluaran terbaru. Bahkan baru-baru ini ia dengar hyuk jae bertaruh untuk kerelaannya dijamah siwon pada sebuah ranjang panas.

Oh tidak! Sangat tidak akan pernah terjadi. Dua tahun cukup baginya untuk mengancam siwon agar tak berbuat senonoh. Mungkin sekedar kecupan ringan bukanlah hal yang tabu. Well, dua tahun ini berjalan baik. Dan siwon pun ia rasa bukanlah tipe pria brengsek seperti sahabatnya. Meskipun, ya.. naluri pria seperti seorang choi siwon sangat besar untuk selalu melahap bibir tipisnya.

“well, kurasa siwon bukan bajingan seperti kalian” cecar hye yo cepat.

“jika tuntutan nalurinya tak kau anggap bajingan, mungkin kau perlu tau beberapa hal mengenai nafsu”

“oh, berhenti membual lee hyuk jae!”

“aku hanya ingin sahabatku bahagia”

“dengan mempertaruhkan keperawananku? Apa yang akan kau dapat?” hye yo terlihat semakin kesal. Meskipun cara wanita itu mengatur emosi haruslah diacungi jempol.

Hyuk jae menaikkan bahunya acuh “mungkin sebuah pulau di hawaii” ucapnya.

“hanya itu?”

“tidak,, tentu saja dengan villa dan wilayah pantai yang luas. Keperawananmu adalah yang paling mahal, kau tau”

“aish, kau..” hye yo hampir saja berdiri tegak ketika tangan siwon mengamit jemarinya. Menatapnya lembut seolah menyadarkan hye yo akan pengendalian emosi yang telah ia miliki selama ini. yeoja itu bernafas tenang. Mengaturnya cepat sebelum perasaannya kembali bergejolak. Seharusnya ia tak terpancing. Bukankah selama ini memang itu yang selalu mereka bicarakan?

‘Keperawanan’

Pembicaraan khas tiga orang bajingan didepannya. “kali ini kau lolos, bajingan”

“oww.. aku takut, sayang”

“yakk!!”

“wae? Apa yang salah? Apa aku berkata salah?” hyuk jae menampilkan ekspresi super polos miliknya sebelum menoleh pada hye yo lalu memohon meminta pertolongan pada siwon. Kamuflase acting agar suasana tak pernah padam. Dan bagus sekali karena dua  orang dibelakang mereka tertawa kencang disambut kekehan kecil milik siwon.

Banyak yang mereka harapkan dan salah satunya adalah cara merajuk hye yo pada siwon yang sangat menggemaskan. Well, hubungan mereka tak pernah buruk. Seburuk apapun hye yo memperlakukan mereka, tak akan pernah ada kata benci yang menyelimuti. Mereka harus tau, jika mereka adalah orang-orang penting dalam hidup siwon dan tak perlu menjadi musuh, tak perlu pula untuk menjadi sok akrab. Mereka cukup menjadi diri sendiri agar tak ada yang berbeda untuk siwon.

Mereka bertiga berdecak kesal ketika siwon terlihat tersenyum lalu mengaitkan jemarinya pada hye yo dan berdiri. “aku harus pulang. Sudah larut” ujarnya cepat. Tak ingin hye yo lebih terpancing ocehan sampah lee hyuk jae yang sebenarnya sangat menghibur “masukkan saja tagihannya dalam rekeningku” ucapnya sebelum berlalu.

__

Pagi itu seorang namja nampa menyeret keluar seseorang lainnya. kyu hyun. wajah kelelahannya begitu kentara ketika yeoja didepannya terus mencengkram erat pergelangan tangannya. Seolah berkata jika namja itu tak boleh pergi dari hadapannya.

“kau boleh pergi” kyu hyun melepaskan genggaman tangannya dan berujar datar.

“tapi kyu..”

“kubilang pergi. dan tolong jangan kembali”

“aish kau. aku serius!!” namja itu menggeram kesal dan menggerutu pelan. Sudah berkali-kali ia mengusir wanita didepannya dan sudah untuk yang keberapa kali pula wanita itu terus menolak untuk pergi.

“aku juga. Jadi kumohon pergilah..”

“tapi kyu..”

“ya tuhan noona! Aku tidak perduli!” bentak kyu hyun kemudian. Ia memejamkan matanya erat ketika ujung kepalanya kembali terasa berdenyut.

“dia eommamu, bodoh!”

“oh, lalu kau fikir dia menganggap kita apa?” kyu hyun menatap wanita itu garang. Menunjukkan ketidaksukaan yang sangat berlebihan. “pergilah dan jangan pernah bicarakan wanita itu padaku!” kyu hyun berbalik dan membanting pintu dengan keras.

Tak ada yang mampu berbicara ketika semua mata memperhatikan pertengkaran dua beradik itu didepan pintu masuk ruangan kerja direktur mereka. Semua mata memandang tak percaya saat kyu hyun membanting pintu kuat didepan cho ahra.

Selama ini, tak pernah sekalipun namja itu bersikap buruk kendati tak ada yang tak tau tabiat brengsek dalam dirinya. Semua orang tau, kyu hyun sangat mencintai wanita yang satu itu. satu-satunya saudara kandung yang ia miliki. Satu-satunya wanita yang ia paling lindungi selama ini.

Cho ahra. Kakaknya.

Semua mata tampak menunduk ketika ahra berbalik menatapi mereka. Tak ada yang berani bahkan untuk sekedar bertanya apa yang terjadi. Terlalu takut untuk berurusan dengan apapun yang menyangkut direktur mereka. Mereka memilih diam.

Ahra kemudian kembali berbalik dan mendaratkan kepalan tangannya sebanyak tiga kali pada pintu ruangan kyu hyun “demi tuhan jika kau terus seperti ini aku akan membencimu, cho kyu hyun!!” teriaknya.

Ahra berjalan cepat. Semakin berlari ketika pandangan seisi kantor menatapnya lekat. Ia menangis. Meraung keras didalam sebuah lift dan kembali berlari saat pintu lift terbuka. Sebelah tangannya menutup erat mulut dan sesekali menghapus air mata.

Ia terus berlari melewati pintu otomatis dan sedikit terhenti ketika bahunya menghantam sesuatu dengan keras. Ia meminta maaf dan kembali berlari. Tak banyak yang ia tau hingga ia mendengar suara teriakan seseorang dan seketika tubuhnya terjatuh keras.

Ahra menoleh. Melihat seorang disampingnya tertelungkup diam. Ia merangkak cepat dengan air mata yang mengalir deras. “chogio,, chogio.. apa kau baik-baik saja?”

Tubuhnya bergetar ketika tak ada yang bergerak disana. Ia semakin menangis kencang dan kerumunan terasa semakin menyesakkan. Dia pembunuh? Apa yeoja itu mati? Berjuta pemikiran menghinggapi kepalanya hingga sebuah suara terdengar meringis.

“engh.. aw..”

Ahra tersentak kuat. Kedua matanya segera menoleh cepat dan mendapati yeoja didepannya bergerak dan bersuara. “kau terluka? Apa kau baik-baik saja?” tanyanya cepat.

Yeoja itu tak menjawab. Ia hanya melirik sebentar lututnya yang penuh darah kemudian kembali meringis. Ahra yang mengerti segera mendekatkan diri dan membawanya menuju kantor.

Tak ada tempat yang lebih dekat untuknya membawa yeoja itu selain kantor. Kyu hyun dapat menghubungi dokter dan setidaknya ahra tak perlu merasa sangat bersalah karena faktanya, yeoja itu adalah penyelamat hidupnya.

“noona!!”

ahra menoleh ketika kyu hyun meneriaki namanya kuat. Kemudian namja itu berlari menghampirinya dan memeluknya kuat. “maaf. Aku minta maaf. Apa kau terluka?”

Ahra terdiam. lalu menatap yeoja disampingnya datar. “dia? Dia menyakitimu?” tanya kyu hyun.

Belum sempat ahra menjawab kyu hyun dengan cepat menarik pergelangan tangan yeoja itu kuat. Membuatnya meringis kesakitan dan pada akhirnya mengeluarkan air mata.

“apa yang lakukan pada noonaku, hah?!!”

-TBC-

45 thoughts on “Fabulously Castle part 1

  1. syrfaa says:

    mau comment authornim ^^
    sebenarnya aku baca di bebykyuhae, tp alangkah lebih baik comment di tuan rumahnya kan ya xD

    menurutku ini ceritanya fresh bangetttt suka sama yg beginian, high socialita, Si brengsek nan tampan hyukjae. Bayangin tampang belagunya jadi orang brandal kaya sukses wkwk
    dapet banget tampang mereka jd CEO muda sukses hihihi
    siiiip lanjut terus ya authornim.. Aku tunggu :))

  2. HyukgumFiction says:

    iya. belakangan aku juga lagi suka mereka jadi sekelompok anak brengsek yang suka mainin wanita.
    ahaha, thanks for coming ya syrfaa:)

  3. Gummy eunhyuk says:

    Paling suka kalo ff main cast ya eunsihaekyu jdi bad boy tpi nti taubat ber jama’ah

  4. monkfish86 says:

    Suka banget ma kombinasi 4 cowo ini dengan karakter playboy tampang yg brengsek tapi punya otak dan sukses pokonya sukaaa.. selalu suka genre dan karakter yg begini banyak2 bikin ff bginian ya thor..

  5. naina says:

    prok prok prok *tepuk tangan*
    daebakkk bgtttt, ide cerita2 bener2 bagus di tambah tulisan author yg makin rapihhh ajah..
    imagenya si eunhyuk jadi kembali keasal lagi ya? Haha *dihajar*
    nyesel aku baru baca sekarang😦 tpi gpp udah dari pda ga baca sama sekali hihi😀

  6. @uliezgaem says:

    annyeong aq pendatang baru thor😉

    sumveh ga bisa ngebayangin namja2 ketcehh berparas innocent tp berkelakuan brengsek,, kecuali siwon… karakter berbeda dr karakter yg sering di pake author laen buat mereka….

    seru bgt ceritanya,, feelnya dpt… pling suka pas part tunangannya siwon beradu mulut sm hyukjae😉

    good job thor,, ff nya keren😉

  7. tiwi says:

    3 CEO yg sukses sekaligus mesum. ckckck
    Kyu ketularan yadonh hyungnya ne. hehee
    next

  8. hosiy says:

    Donghae yang manis dan manja,disini berubah jadi namja berengsek ~kkkk tetep semangat author nya🙂

  9. Yuslianratih says:

    Annyeong autor aku reader baru^^
    Aku ga harus ngasih berapa jempol(?) buat autor`a DAEBAKK bangett ff,
    Karakter bad boy 3 CEO itu bikin greget,!!
    Cara penulisan autor`a rapihh bangett^^
    Kerenn🙂

  10. adelcho says:

    duh badboy semuany… kecuali tua choi yg mendingan

  11. KyuDevi_ says:

    Annyeong autor perkenalkan saya reader baru^^
    Devi imnida
    Ff mu wowww bangett thor~ karakter mereka di sni bener bener bikin geregetaan ,-
    EunHae harus tobat tuh #plak,
    Di sini cuma tuan choi yang lempeng (?)
    And feel`a dapet banget^^

  12. Clara Putri says:

    Wow keren banget keren liat mereka walaupun mainin cewe penasaran mereka berubah ga yah nanti.

  13. naki says:

    trnyta g cm kyu yg mnarik,tp smua pribadi jg mnarik,pny sifat beda2 tp prshbtanya yg pling q sk🙂

  14. nmelindawati says:

    suka sama ceritanyaaaa aaaaa ….. suka sama pribadinya 4 cowo itu ya meskipun rada jelek hihihihi

  15. clee says:

    Wah daebak!
    Aku kira ceritanya bakal fantasy tentang vampire atau sejenis nya;_;
    Tapi ternyata tentang pria pria chaebol tampan! Haha

    Baru baca awalnya aja udah suka! Apalagi donghae nya disini jadi player wooohoohooo. ♡~♡

    Tapi kayaknya kadar kekayaan mereka udah dalam taraf level gila haha.😄

  16. riana says:

    Annyeong,,,aku reader baru di blog ini,,, riana imnida , aaah,,,nemu cerita yg beda di sni,,,klo liat karakter kyuhyun begini sih sering nemu, tapi kalau 3 hyung’y ikut2 jdi ‘bajingan’ juga kan seruu,,,4 cowo yg paling di nanti semua perempuan, authorny keren buat ide cerita begini,,,semangat yaa ^_^

  17. gaemsaaaa says:

    Jadi mereka b4 jadi chaebol dan gila wanita kecuali siwon yg setia sama tunangannya..
    Ceritanya menarik, bikin penasaran.
    Itu kyu knp benci sama ibunya sendiri..

  18. Kiky says:

    Hai,aq reader ruw d’blog ini !!salam kenal:)
    4 ceo yg sangat kece badai,truz kyuhyun,eunhyuk dan donghae jadi player,yg setia cuma siwon,tapi penasaran siapa2 kira2 yg bkl menangin hati 3 orang i2 ??

  19. Quiny says:

    Annyeeeooong!! Hehehe suka suka suka ceritanya sepertinya bikin penasaran, tapi suka pembawaan ceritanya terus cast nya banyak jadi engga monoton ke 1 cast aja :3 aku lanjut next capt terlebih dahulu~

  20. nita says:

    Suka ma mrk ber4 yg berperan sebagai cowo2 brengsek tapi penuh pesona dg wajah tampan,kekuasaan, dan harta..tapi lebih menantika kisah eunhaekyu karna mrk yg blm pnya pasangan, klo won kan dah ada cewenya

  21. HANI says:

    Udah tau blog ini dari sebulan kemaren.. tapi belom sempet baca.
    Mumpung besok libur jadi baca dehh. Suka banget deh ff yang castnya banyak. Cowok cowok kaya tapi brengsek ya mereka. Hae sama eunhyuk parah deh, cium cewek gampang bgt haha. Penasaran sama cerita siwon, dia kan udah punya cewek. Konfliknya gimana ya hehe

  22. Sapphire says:

    ,Persahatan CEO 3 brengsek’ yg kaya raya

  23. little devil says:

    dari baca teaser.a uda bikin greget, apalagi main cast.a 4 casanova itu,,buat author maaf baru komen soal.a aq juga baru baca crita.a hari ini,,,salam kenal🙂

  24. rhaaa18 says:

    Ahh pkonya selalu bagus, tak bisa menggambarkan apa yang harus di ucapkan chingu selain kata Bagus :p
    Mereka ber-4 jadi bad boy yg sangat luar biasa, tapi ttep salut dong sama siwon oppa :*

  25. nissa says:

    ceritanya bgus.klau pngen pw gimana cara dapetinnya

  26. shin jihyun says:

    wah, mereka jadi badboy nih.. suka nih sama bad boy gini,, hehe.. tapi tetep salut sama siwon dan hye yo..

  27. Chokyulate says:

    ya ampun.. saking kaya nya mereka sampe taruhan pake mobil segala, dan yg jdi bahan taruhanya itu lho..hadeuh..
    salut deh sama Hye Yo tunangannya Siwon, walaupun berada ditengah2 empat cowok itu tpi dia bisa mempertahankan sesuatu yg sangat berharga…😀
    jdi penasaran sama konflik keluarga Kyuhyun.. Kyuhyun sayang banget ya sama noona nya, sampe orang yg nolongin Ahra dibentak kayak gitu, kasian… padahalkan dia nolongin. kira2 siapa cewek yg nolongin Ahra..bakal ikut jdi cast kah???

  28. nadia1 says:

    wuahhh 4 shbt brengsek? hem mengerikan
    author sy readrrs baruuu anyeong

  29. Lia mela says:

    Wow
    ini FF PALING GILA SEPANJANG GUE BACA BANYAK FF!
    Gila yang keren /nahloh/. Donghae ikan manisku yang lembut jadi cassanova high class. Omigot omigot /oke abaikan/
    Me. New reader yg tersesat. Salam kenal ^^

  30. BebyPanda says:

    , izin bca thor, beby reader bru..
    hihi..
    Ya ampun cwo2 tampan, kya dan sempurna tp brengsek.. Sapa cwe yg bza menaklukan’y?

  31. ceacil says:

    Annyong…
    Reader baru nih. Salam kenal, ya… skalian Ijin baca ya…
    sbenernya ngeliat ff ini di bebykyuhae, tp kyknya lebih enak di wp authornya lgs.
    Ceritanya keren. Bner2 nyeritain sosialita dunia modern. Cuma rada bingung sama percakapannya. Penasaran gmana caranya 3 ceo yg suka main cewek bner2 jatuh cinta… ^^

  32. anyeong author aku reader baru d sini salan kenal….
    huwaaa ceritanya kereeen author….

  33. citra says:

    halo salam kenal reader baru nich….
    mau tinggalin jejak dulu

  34. minrakyu says:

    oh jadi siwon udah punya tunangan n udah insaf,,
    tinggal KyuEunHae lagi nie yg jadi penjahat kelamin,,
    kkkk….

    kayanya bakalan makin seru nie cerita mereka..

  35. pn1228 says:

    yah, mereka smua jdi brengsek kyk gtu. tpi gx papa deh. ntar jga pada tobat. eon, lanjut chapter selanjut nya🙂

  36. dewi says:

    masih binggung dengan ceritanya.
    tapi lanhut chapter sselanjutnya ya…

  37. Ewiq kim says:

    yeah hy im new readers… widih nemuin ast 4 bias gue dan emp[at 4nya brengsek sialan banget … ok lebih baik sy lanjutin bacanya

  38. wiranti says:

    Wah daebak , 4 pengusaha yang brengsek😀 kecuali siwon yang setia . Hehehehe. Jarang jarang ada ff yg tema begini thor. Nyesel saya baru baca sekarang. Hehhehe

  39. mkdJY says:

    Mantap crtanya …lanjut

  40. aernis97 says:

    halo thor, aku reader baru
    ijin baca ya ^^

  41. dewi says:

    Lanjut ya thor

  42. Kim rae gun says:

    Hay toor .. Aq baru bka blog nya nih ..waaah 4 sekawan yg bener” bejat walaupun siwon ga sebejat yg 3 itu .. Ahaha aq ijin baca selanjutnya yaaa gomawo

  43. dias puspita says:

    Penasaran niih,,izin baca kelanjutannya yaa..

  44. iyin88 says:

    Aq suka banget cerita yg kek gini.
    Sekumpulan cow brengsek yg brtman, kaya, tampan, sexy dan di puja hahaha…

  45. dewi says:

    kyuhyun beneran sayang banget ya ma ahra lanjut ya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s