Fabulously Castle [Prolog]

fabulously castle

Judul         : Fabulously Castle

Author      : HyukgumSmile

Genre        : romance, friendships

Rating       : PG-17

Main Cast  : Cho kyu hyun, Lee hyuk jae, Lee donghae, Choi siwon

 


 

Ruangan itu senyap. Tenang dengan keheningan yang menciptakan kesan privasi paling sempurna. Desain wallpaper yang bertekstur kontemporer dengan warna hitam diselingi garis merah menambah kesan mewah sekaligus eksotis didalamnya.

“dua minggu!” seorang namja tampak baru saja melewati ambang batas pintu sebelum melangkahkan kakinya gagah bertekstur menuju ruangan. Ia bergumam nyaring sebelum memperbaiki letak kerah setelah formal bernuansa biru branded rancangan desainer ternama negaranya -andre kim lalu menyerobot cepat brandy snifter berisikan whisky dari sebuah nampan hitam bawaan seorang pelayan.

Namja itu menjatuhkan sebentar jemarinya pada ujung dagu lalu mengerling genit menggoda. Ia berjalan menyeruput pelan minumannya lalu berhenti didepan sebuah meja bilyard berukuran besar.

Membuat tiga orang lainnya menoleh cepat sebelum dua diantaranya yang terlihat serius dengan porselen hitam putih itu kembali melanjutkan aktivitas mereka. Satu diantaranya bahkan menggeleng pelan sedangkan seorang lain tersenyum meremehkan.

“heii, dua minggu!” namja itu kembali berujar. Melirik sebentar para moderator biduk catur sebelum beralih pada seorang namja yang tengah menunduk pada meja bilyard.

Namja itu nampak berhenti sebelum menggosok sebuah chalk pada cue dari bumpernya dan kembali terlihat membidik sebuah cue ball didepannya “satu minggu” ujarnya datar.

Ia berdiri tegap setelah ujung bola bernomor 4 berhasil terlihat menghilang diujung pocket lalu menatap namja didepannya. Mata tajam itu menghunus dalam pupil. Menekankan jika ke-otoriter-an kuasanya sangat sulit untuk dikalahkan.

“cukup mengagumkan” seorang tinggi jangkung menyahut dengan nada datar tanpa menoleh. Lebih memilih untuk menatap lekat lawan mainnya yang tampak tengah serius memperhatikan biduk catur mereka. “dan kau?” tanyanya kemudian.

Sejurus ia berdiri tegak meneruskan gerakannya hingga ujung punggungnya bertemu sapa dengan punggungan kursi lalu menyatukan jemarinya membentuk segitiga dan meletakkan ujung bibirnya disana. Topangan siku yang tegas itu membuatnya terlihat cemerlang, penuh wibawa dan peka terhadap segala hal.

Hening. Tak ada suara apapun. Semua orang memperhatikan dengan baik bagaimana namja ‘yang ditanyai’ itu mengerutkan sebelah alisnya dan tetap terfokus pada sebuah khight dan bishop miliknya bergantian.

“Lee Hyuk Jae-ssi, kau paham betul jika aku tengah menanyaimu” namja jangkung itu kembali berujar. Mendapati seseorang didepannya masih berdiam diri dan terfokus. Sebuah senyuman miring ia ukir dengan manis disana. Tau betul, keadaan saat ini akan sangat mengasikkan.

Tak lama namja didepan itu tampak berbinar. Kedua matanya tampak lebih cerah sebelum tangannya bergerak merubah posisi sebuah biduk catur lalu “skak! Mati kau choi!” gumamnya jelas.

Ia menarik sebuah biduk kecil transparan yang terbuat dari sandblast kokoh anti pecah yang diukir indah dan terlihat berkilauan itu lalu menegakkan tubuhnya. “hng? Aku?” ia berujar polos tanpa desakan.

“jangan bertingkah bodoh! kau sudah jauh terlihat bodoh tanpa melakukan apapun” seorang didepan meja bilyard menyahut dingin. terdengar nada penasaran dan jengah secara bersamaan.

Tatapannya mulai terlihat tak bersahabat setelah ia berjalan ringan lalu menjatuhkan diri pada tepian meja hijau itu. menenggelamkan sebelah tangannya dalam jahitan saku celana yang rapi dan membungkus tungkainya indah.

Seluruh mata terpaku, menatap ‘ia yang sedang ditanya’ yang terlihat bergerak pelan. Namja itu menopang kedua sikunya pada tangan kursi. Memainkan biduk kecil itu pada daerah bibirnya kemudian tersenyum penuh remehan. Menyunggingkan senyum separo khas penguasa congak.

“kurang dari empat puluh delapan jam” ujarnya ringan.

Seorang yang tadinya datang dengan sangat bersemangat terlihat terkejut. Membesarkan bola matanya tak percaya “yang benar saja!” protesnya.

“kau bisa minta catatan penting itu pada pengawal yang kau bayar untuk membuntuti kami, tampan” namja itu meluruskan kedua sikunya. Meletakkan biduk catur dan berbicara tanpa menoleh.

Ia tersenyum saat seorang didepannya tampak menyunggingkan senyum yang tak jauh berbeda. Senyum penuh kelicikan dan seringai kepuasan. “letakkan saja kunci mobil kalian diatas meja dan bersiaplah untuk melihat orang lain memacunya dijalanan”

“apa lagi yang kalian pertaruhkan?” namja jangkung itu memajukan diri. mencoba mencari sebuah penjelasan yang lebih rinci.

“keperawanan anak gadis kim” namja yang dipanggil hyuk jae itu menyahut dengan tatapan mata penuh kepekatan pesona ala lelaki dewasa bergairah. Kharisma ‘player’ terkuar jelas dari manik hitam mencekam itu.

“dan kau telah menaklukkan seorang..”

“kim haneul”

Kedua namja itu menyeringai senang. Ada rasa bangga dibalik seringai lebih lebar milik lee hyuk jae dan ada rasa simpatik begitu dalam dalam seringai seorang didepannya. “seperti biasa” ujar namja jangkung itu tersenyum acuh kemudian kembali bersandar.

“yeah. Entah otak mereka sedang berada dalam taraf kebodohan tingkat berapa hingga mengajukan taruhan konyol seperti ini” hyuk jae tampak ikut menyandarkan diri sebelum sebelah tangannya terangkat memanggil seorang pelayan “sekalipun memberikanku seorang super ‘cupu’ seperti gadis itu, tak akan merubah apapun mengenai pesonaku yang tak pernah terkalahkan. Benar kan, tuan lee?”

Namja itu melirik seorang berbaju biru yang terlihat tengah menyeruput wisky miliknya. Ia mengusap bibir bawahnya pelan sebelum merangkul pinggul seorang yeoja lainnya “well, mungkin kali ini kau sedang beruntung”

Namja bernama lee donghae itu tampak tersenyum miring sebelum mengulum lembut bibir yeoja didepannya. Membuat tiga namja lainnya mendengus pelan dan kembali pada kegiatan mereka masing-masing.

“apa yang kau dapatkan?” namja jangkung itu kembali bertannya. Menyeruput orange juice miliknya.

“heii berhentilah meminum perasan buah seperti itu. bisakah kau mulai menegak vodka?” lee hyuk jae tampak berujar pelan dan dibalas dengan sebuah kernyitan kasar pada kening namja itu.

“bermimpi saja kau tuan. Hye yo masih membutuhkan namja kekar untuk ia gandeng menuju pesta kebun minggu depan”

“oh, wanita itu lagi”

“jangan berkomentar”

“kenapa tidak kau tiduri saja dia?” hyuk jae tampak menyandar. Memainkan sebuak leggo ditangannya dengan ekspresi tak sedikitpun perduli.

“hss~ andai aku bisa”

“itu mudah, seret dia menuju ranjangmu malam ini. aku bertaruh untuk sebuah S2000 Modulo Climax” hyuk jae melirik namja didepannya antusias. Menilik apakah namja itu berani mengingat sifatnya yang terlalu memilih berbagai tidakan tidak dalam konteks yang ‘menyenangkan’.

“aku sudah memesannya sebulan sebelum mobil itu diluncurkan”

“shit! Ayolah, choi. Ini menyenangkan” hyuk jae mengumpat pelan sebelum kedua bola matanya terlihat lebih antusias.

“esensi menyenangkan selalu berbeda untuk kita, kau cukup pintar untuk sekedar mengerti” namja bernama siwon itu tampak berdiri tegak sebelum menilik jejeran makanan diatas meja pantri.

“kau memesan makanan italy?” siwon tampak melirik seorang namja yang menunduk didepan meja bilyard. Namja itu diam, tak merespon sedikitpun ucapannya.

“cho kyu hyun” siwon kembali bergumam.

“kau pernah makan di pizza peel?” siwon menatap namja itu malas lalu mengedikkan kedua bahunya “lalu apa perlu kau tanyakan mengenai makanan keseharianmu, choi?”

Siwon berbalik dan mengambil sepotong pizza didepannya. Tak begitu perduli lalu mulai mengecap cita rasa makanan pesanan itu. ia mendecak, setidaknya tak pernah mengecewakan. Seperti biasa.

“dan berhentilah bertindak seperti pemburu kuliner”

Siwon berbalik. Ada yang salah? Apa kyu hyun berbicara dengannya? Oh tidak, wajah namja itu tampak sedikit kusut dan menggelap. Hanya ada beberapa alasan tertentu yang membuatnya seperti itu.

Dan kali ini siwon yakin karena kekalahan telaknya dalam permainan konyol mereka. Ck, tuan muda cho memang tak pernah ingin kalah. As always.

“kau terlihat sedikit mendung” siwon berjalan menuju jendela lalu berdiri memunggungi pemandangan lantai dua yang indah.

“diamlah” namja itu tampak lebih kusut. Satu hal yang memancing insting liar siwon untuk terus menggodanya.

“kau tampak kekanakan” siwon menenggelamkan tangannya yang terbebas kedalam kantung jeans ketat miliknya lalu sebuah sunggingan senyum puas tercipta ketika dengan jelas namja yang tengah ia goda tampak berdecak kesal.

Oke, pocket itu tak lagi tunduk padanya.

Siwon semakin tersenyum ketika namja itu membanting bumper miliknya lalu berbalik. Menemukan decakan bergairah seorang lee donghae dengan wanita didalam kuasanya “shit! Telanjangi wanita itu dikamar atas atau aku akan melemparnya dari lantai ini lee donghae!”

Gadis itu tampak berhenti. Mengernyit takut saat donghae masih menekan kuat pinggulnya. Namja itu menopang siku lalu menatap kyu hyun malas. Ia kemudian tersenyum sebelum meremas bokong gadis dibawahnya. Membisikkan sesuatu yang dibalas oleh anggukan dan senyum malu dari gadis itu.

Namja itu menarik dalam tengkuk gadis diatasnya melumatnya ganas sebelum gadis itu berdiri dan berjalan keluar ruangan. “oh, jangan rusak mood gadisku, brengsek” ujarnya kemudian.

Donghae berjalan menuju hyuk jae dan melemparkan sebuah kunci di atas meja “lamborgini. Sesuai perjanjian” ia tersenyum saat hyuk jae menatap kunci itu tak perduli. “kali ini pada siapa?” tanyanya kemudian.

Hyuk jae terdiam. kali ini ia tampak antusias dengan menurunkan leggo miliknya dan menatap donghae dengan pandangan menantang. “krystal. Sore ini penerbangan dari london” namja itu menyandar kemudian menjadikan lengannya sebagai bantalan kepala “malam ini akan lebih panas dari dugaanku. Dia perawan”

Hyuk jae dapat melirik seringai pada bibir tipis donghae. Donghae tampak lebih dari antusian, krystal, pasti menyenangkan, batinnya. Ia merebut sebuah brandy snifter penuh wisky milik hyuk jae. menegaknya dalam sekali nafas lalu menatap namja itu tak perduli.

“terserahmu, aku mulai panas” donghae membuka kancing atasnya sebelum berbalik meninggalkan meja.

“ingin bercinta sepagi ini?” teriak hyuk jae.

“Ya,” donghae tak berpaling “jalang itu menungguku diatas” sambungnya kemudian.

 

-END-

Tolong tinggalkan komentar. Meski sebaris namun berharga. Aku bakal lanjutin Ffproject ini seandainya kalian mau. ini masih prolog dan karakter wanitanya belum akan aku munculkan. happy reading:)

With love, Park Ji Yeon.

12 thoughts on “Fabulously Castle [Prolog]

  1. ahiru kitagawa says:

    sebenernya aq lupa dah pernah komen di sini pa belom… dah lm g baca ff… ada yg kurang aq ngerti sih… mungkin karna otak aq ja yg g pinter… btw aq suka ma ceritanya…

  2. naki says:

    Kesan prtma adlah….WAW!!!!!!
    kbetulan q reader bru ni chingu,annyeong….🙂
    brhbung q sk bca ff kyu,cb bca prolognya lgsg trtrik ma crtnya,ngbayangin pria2 casanova,hehehe ok deh q mw bca part awal n strusnya😀

  3. nmelindawati says:

    masih rada bingung sama alur ceritanya , secara ini kab baru prolog yaaa .. oke next

  4. gaemsaaaa says:

    annyeong..
    Aku reader baru thor..
    Kmrn pas buka blog nemu rekomen blog ini, hehe
    pas buka castnya kok cowok semua, eh stlh baca emg sengaja blum dikasi tau^^
    Ijin baca next part y thor :))

  5. henycweet says:

    annyeong aq reader baru slm knal..😀 baru nemu blog ini..hihihi..ky’y seru ni..

  6. alviena says:

    annyeong,,,
    aku reader baru,,,
    bru nemu ff ny,,, bgus pnasaran,,,,

  7. khajokyu says:

    Khidupan para pria kota?.temanya bagus eon,alurnya jga gk terlalu cepat dan EYDnya pas

  8. rhaaa18 says:

    Pertamanya kurang dimengerti tapi lama kelamaan.. Damn ! Ceritanya menarik suka sama penggambaran dan penulisannya ,, keep writing😉

  9. Chokyulate says:

    annyeong.. aku reader baru disini. salam kenal🙂
    msih agak bingung sih dibagian prolognya😛 tpi kyaknya bakalan menarik deh ceritanya karena ada empat cowok ganteng dan keren2 disini…apalagi dengan semua yg mereka punya. bikin meleleh pokoknya. pesona mereka emang ga bisa ditolak walaupun mereka kayaknya bad boy disini..

  10. minrakyu says:

    ahai..ini ceritanya keren deh..
    duh 4 cowok tampan kaya raya emang bener2 penjahat wanita mereka nie..

  11. wiranti says:

    Annyeong thor readers baru disini . Hehhehe masih belom ngerti sih alur nya . Tp kayanya cerita tentang pertualangan 4 casanova ? Hehehhe. Ada yoona nya ga thor. ? Figthing.

  12. dias puspita says:

    Astagaaaaa,,baca prolognya lumayan ngerii,,wkwkkkkk… Woooowww pemburu keperawanan dg taruhan mobil, ohhh ohhh oooohhhh…
    Siwonn kayaknya alim and sayang sm pacarnya yaaa…
    Aku dri pertama suka sm gaya bahasa and cara penyampaia kata2 yg km buat saeng,,terutama ff unexpected makanya aku jelajahin google brgkali K̶̲̥̅̊ά̲̣̣̣̥ṁ̭̥̈̅̄υ̲̣̥ punya rumah sendiri utk menuangkan hasil karya2mu,,ehhh tyta nemu,,jadi mampir main deeeehhh..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s